Melanjutkan posting-an pagi ini, dan untuk 'highlight' agar lebih spesifik. BBNI strong buy. Ingat, cautious selective buying rule when you are in the phase of market uptrend under pressure. Sedikit clue, ada pada posting-an sebelumnya pagi ini di bawah. Tambahan, chart BBNI menunjukkan kesiapan harga untuk 'reversal'/berbalik arah short-term dari fase konsolidasi terhadap indeks (RSC-relative strength comparative 52 weeks).
'+' --- On *Thu, 11/18/10, positif01 <[email protected]>* wrote: From: positif01 <[email protected]> Subject: [saham] Uptrend under Pressure To: Date: Thursday, November 18, 2010, 10:36 AM Outlook short-term NYSE/Nasdaq dan BEI sejak beberapa hari lalu sudah diturunkan/disesuaikan menjadi "Uptrend under pressure". Dua fase lainnya yang dijadikan panduan investasi dalam siklus indeks: "Market in confirmed uptrend' dan "Market in correction." Slogan aksi ringkasinya: "Market in confirmed uptrend" = Waktu terbaik untuk membeli saham "Uptrend under pressure"= Berhati-hati dan siap untuk menjual "Market in correction"= Jangan membeli. Kumpulkan dana tunai. Adapun 'trading' juga dapat mengambil manfaat dari status/outlook bursa/indeks karena 'mood' dan probabilitas trading juga mengikuti 'mother nature' atau 'market average' (indeks-indeks utama bursa), meski tidak 'exactly the same'. So, dalam kondisi 'under pressure' 2 hal utama yang dicermati secara serius adalah, 1) memperhatikan porto Anda secara detil, apakah 'personality'/karakter dan fluktuasi saham dalam waktu belum lama menunjukkan gejala yang mulai kurang bersahabat - jika ya, maka 2) bersiap untuk 'defensive selling', artinya persentase penurunan sudah sejauh apa (bagaimana 'selling rule' Anda?) dan adakah 'profit' yang masih dapat diselamatkan. Tidak harus melepas semua porto untuk mengumpulkan dana tunai dalam fase 'under pressure', tetapi juga tidak bersikap keras kepala jika personalitas porto Anda memang sudah berubah negatif secara signifikan. 3) Ikuti pasar ("don't fight"). Bagaimana dengan membeli ('new buys")? Secara umum dalam fase 'under pressure': "hold off on new buys' atau tahan beli saham baru. Namun demikian, secara teknis Anda masih bisa membeli saham selama fase 'under pressure' hanya fokus dan ikuti benar ritme indeks dan sektoral. Extra hati-hati dan fokus kepada saham yang benar-benar memiliki fundamental kokoh dan jelas, serta konfirmasi untuk masuk dari 'technical chart.' Untuk kondisi beberapa hari ke depan sembari memantau pergerakan komoditas dan indeks USD terhadap mata-mata uang utama dunia ('hard currencies'), ritme pasar akan lebih condong kepada sektor defensif. Pilihan terbatas dengan probabilitas terbaik di BEI sebagaimana NYSE adalah ritel, dan 'to some extent with selective screening' konsumer. Perhatikan betul faktor/sentimen M&A atau merger and acquisition. But, I don't recommend Bakrie-related. Selain sub-sektor di atas, untuk hari ini, for specific case, pilihan cautios/defensive trading jatuh pada BBNI. Silakan cermati sendiri chart-nya, dan jika memantau progres market pagi ini selama masa-masa 'reversal' awal terlihat bahwa harga tertahan kuat di 3.850. Harapan turun dari sebagian 'bargain hunter' di harga bawah, sepertinya sukar untuk terealisasi. Untuk beberapa waktu ke depan, at least in a very short term, including scalping/momentum play, BBNI memiliki potensi 'surge'/kenaikan yang cukup untuk 'nice profit' kantong di kondisi yang kurang bersahabat. '+'
