*Saham AS Masih Lanjut Positif, Tetapi Volume Mendingin*
Saham-saham AS masih melanjutkan pergerakan di teritori positif Jumat. Dua
dari empat indeks utama berhasil menembus 'multiyear highs', akan tetapi
'turnover' (volume perdagangan) menurun di kedua bursa.
Indeks Nasdaq melanjutkan sesi ke-8 naik dengan 0,8%, dan tutup di level
tertinggi sejak 31 Desember 2007. Sementara S&P 500 naik 0,6% dan tutup
tertinggi setelah 19 September 2008. Komposit NYSE dan Dow masing-masing
naik 0,5% dan 0,4%. Volume perdagangan turun tajam di bursa Nasdaq dan
melemah di NYSE.
Selama minggu lalu, Nasdaq naik 1,8%, S&P 500 1,3%, komposit NYSE 0,9% dan
Dow 0,2%. Secara umum, sesungguhnya akan lebih baik jika kenaikan disertai
dengan peningkatan volume perdagangan yang signfikan. Sejauh ini, indeks
belum sepenuhnya mampu mendaki dengan kekuatan penuh.Meskipun Nasdaq naik 8
hari berturut-turut, namun enam di antaranya dengan volume yang menurun.
Dan, pada Selasa lalu, dianggap sebagai jalan di tempat ('stalling') yang
dihitung sebagai tambahan distribusi, ketika kenaikan sangat tipis dengan
volume yang meningkat. Jika indeks hanya naik sangat tipis dengan volume
yang besar, hal itu menandakan banyak 'funds' atau pengelola dana insititusi
yang tengah melakukan penjualan ('selling into the day's strength'). Malam
nanti, 13 Desember 2010, Senat AS akan mengambil keputusan mengenai
disetujui atau tidaknya 'tax cut deal' yang disponsori pihak Gedung Putih
dan kubu Republikan. Setelah persetujuan Senat, proposal ini akan diajukan
ke Kongres. Proposal 'tax cut deals' ini telah menjadi salah satu
katalisator positif utama indeks AS untuk bertahan di teritori positif
selama minggu ini, dan menyebabkan penurunan harga obligasi AS.
Tidak ada data ekonomi yang akan dirilis Senin. Data kunci yang akan dirilis
pada minggu ini, di antaranya Selasa: keputusan Bank Sentral AS, Indeks
Harga Produsen, penjualan ritel; Rabu: Indeks Harga Konsumen, 'Empire State
factory index'; Kamis: 'jobless claims', 'housing starts'; dan Jumat:
'Philly Fed index'.
Outlook US Market: 'Market in Correction'
'+'