Salam Smua nya, Sekedar info (Boleh percaya / boleh tidak)
katanya Manajemen KRAS itu berantakan , saya dengar aja udah garuk2x kepala,,,,,, kalo mau tau lebih detil bisa email saya secara pribadi PS: ini hanya info (tidak ada maksud apa2x) boleh percaya, boleh tidak Best Regard matahari ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: SHM <[email protected]> Sent: Tuesday, December 14, 2010 3:55:39 Subject: Re: [saham] KRAS BESOK TURUN / NAIK Ini murni pendapat saya tentang KRAS. Selama msh menjadi polemik di ranah Politik, sepertinya KRAS akan bergerak di kisaran 1200 an."Mereka-mereka" ini akan mengangkat kembali permasalahan IPO KRAS , kalau seandainya harga mulai melambung.... Moga2 tidak benar pendapat saya ini. Salam Erat Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ________________________________ From: "Faried" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 13 Dec 2010 13:37:19 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] KRAS BESOK TURUN / NAIK Pak Handoyo kalau sangsinya mereka harus lepas sahamnya belum tentu mereka masih pegang barangnya... Paling mereka kena penalty saja Powered by Telkomsel BlackBerry® ________________________________ From: "Handoyo Pribadi" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 13 Dec 2010 13:33:49 +0000 To: [email protected]<[email protected]>; [email protected]<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] KRAS BESOK TURUN / NAIK KRAS: Bapepam: 5 Sekuritas (MPI, SS, UKHS, BBS, dan MA) Langgar Proses Pembelian Saham IPO KS Bapepam-LK mengatakan 5 Perusahaan Efek (Sekuritas) terbukti melanggar proses pemesanan saham PT Krakatau Steel Tbk (KS), karena mereka adalah pihak yang terafiliasi. Menurut Ketua Bapepam Fuad Rahmany, kelima sekuritas ini memesan 980 ribu lembar saham atau setara dengan 0,03% dari total saham yang ditawarkan sebanyak 3,155 miliar lembar. "Berdasarkan peraturan dalam 9.A.7 tentang material dan benturan kepentingan, ada 5 perusahaan efek terafiliasi yang membeli," papar Fuad. "Sekuritas tsb adalah MPI, SS, UKHS, BBS, dan MAS," tegas Fuad. Disinyalir/diduga sekuritas tsb adlh Minnapadi Investama. Samuel Sekuritas, UOB Kay Hian Securities, Bapindo Bumi Sekuritas, dan Masindo Artha Securities. Empat sekuritas ini termasuk dalam 52 broker yang menjadi agen penjual saham IPO KS. Kepala Biro PKP Sektor Riil Bapepam Anis Baridwan mengatakan siap memberikan sanksi tegas terhadap pihak-pihak terafiliasi yang berbukti membeli saham IPO KS. Khusus 5 perusahaan efek (sekuritas), Bapepam telah melakukan proses pemeriksaan pekan lalu. Menurut Fuad, pihaknya akan melakukan penyelidikan intensif terkait pihak-pihak terafiliasi yang terbukti membeli saham IPO KS. Padahal dalam peraturan 9.A.7 disebut, pihak terafiliasi dilarang membeli saham IPO perusahaan.
