*Indeks AS Turun* Saham-saham AS turun di kedua bursa utama Rabu setelah 'rebound' pada pagi hari gagal bertahan di akhir sesi. Sejumlah saham 'leaders' mengalami penurunan. Pada awal sesi pergerakan saham 'mixed' setelah Bank Sentral AS menyatakan bahwa 'output' pabrikan naik untuk bulan kelima berturut-turut. Namun demikian, seiring dengan penguatan dollar, yang sebagian besar dipengaruhi kekhawatiran utang zona Eropa, indeks mengalami kontraksi. Sentimen negatif 'intraday' bertambah setelah lembaga pemeringkat Moody memperingatkan Spanyol bahwa peringkat utangnya dapat diturunkan sewaktu-waktu.
Komposit NYSE turun 0,7%, S&P 500 0,5% dan Nasdaq 0,4%. Ketiga indeks tersebut sebelumnya sempat naik antara 0,1% dan 0,6%. Volume perdagangan meningkat di kedua bursa. Jumlah saham yang turun mengalahkan saham yang naik dengan rasio 2-1 di NYSE, dan 8-5 di Nasdaq. Data ekonomi yang akan dirilis Kamis: initial jobless claims, housing starts, building permits dan Philly Fed index. Saham berperingkat tinggi yang akan rilis lapkeu, di antaranya: Actuant dan Winnebago Industries. Adapun kondisi pasar saham Indonesia, masih dimungkinkan terjadinya 'technical rebound' pada hari ini atau Jumat mengingat pasar telah mendiskon/bereaksi mendahului bursa regional sehingga indeks berpotensi bergerak anomali, dan melemahnya 'selling pressure' memberikan peluang untuk sementara keluar dari area jenuh jual. US market outlook: 'Market in Correction' '+'
