Aksi akuisisi dalam bentuk LBO (leveraged buy out) dengan transaksi yang
luar biasa besar (mega) oleh private equity firms kembali akan mewarnai
tahun 2011 sebagaimana terjadi pada tahun 2010. Diperkirakan nilai LBO 2011
akan meningkat US$15 miliar atau Rp150 triliun dibandingkan 2010. LBO telah
meningkat tajam pasca krisis keuangan global 2008. Setidaknya US$211 miliar
(Rp2.110 triliun) transaksi LBO ditutup tahun 2010 dan naik dari USD121
miliar di 2009. Meningkatnya kepercayaan private equity firms dan kreditur
atas prospek ekonomi global di luar intermezo fluktuasi beberapa guncangan
regional, telah mendorong agresivitas pengambilan resiko di tengah gencarnya
likuiditas pasca quantitative easing AS dan Eropa.

Indonesia sendiri mencatat prestasi aksi private equity terbesar di 2010
dengan 'buyout' Matahari Department Store oleh CVC sebesar US$1 miliar (Rp10
triliun) sehingga memasukkan Indonesia ke dalam radar global private equity
deals untuk pertama kalinya. Data dari Reuters menunjukkan bahwa lima negara
teratas dari sudut nilai transaksi yang akan menjadi target LBO oleh private
equity firms di 2011 adalah Brazil, India, Cina, Malaysia dan Indonesia.

"Private equity investments in emerging markets totaled $18.3 billion for
the year to date, up 110 percent from the same period in 2009, Thomson
Reuters data showed. Overall, emerging markets accounted for 8.7 percent of
private equity investments this year compared with 7.3 percent last
year. The top five countries targeted by value of deals were Brazil, India,
China, Malaysia and Indonesia."

 http://www.reuters.com/article/idUSTRE6BG02Z20101217

'+'

Kirim email ke