Ajan Wen, sudah saya sebut dalam posting pagi ini yang bertajuk "IHSG Naik,
Maintain Weak Subsector (hindari) Komoditas & Bank". Saya nukilkan:

Proyeksi IHSG 2011 'in tact' positif. Namun demikian, beberapa subsektor
sudah jenuh dan dalam posisi jual, menyesuaikan prospek 2011. Tentang 2 hal
tersebut, komoditas dan bank sudah beberapa kali saya singgung dalam posting
saya.

Khusus untuk bank, masih lanjut pelepasan/penjualan mengingat overvaluasi
dan prospek kenaikan suku bunga di 2011. Beberapa bank berukuran
small/medium masih punya prospek mengingat potensi aksi korporasi dan
valuasi yang masih rendah, seperti INPC. Perhatikan price to book value
emiten bank yang sudah meroket. Yang jelas, BSIM tidak sepatutnya berada
pada harga saat ini karena harga pantasnya di Rp215 saja. Jual saham ini,
tidak masuk akal. BBNI pun masih melanjutkan jalan terjal, dan Anda sudah
sepatutnya profit taking sejak beberapa waktu lalu.

'+'

2010/12/20 Ajan Wen <[email protected]>

>
>
> Om positif, kalo bsim gmana analisanya? Thx....
>
> Extended by M€
> ------------------------------
> *From: * positif01 <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Mon, 20 Dec 2010 09:28:26 +0700
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *[saham] ASING-indikator distribusi: HINDARI BJBR
>
>
>
> Indikator teknikal distribusi asing mengacu kepada rilis rutin data BEI dan
> kriteria distribusi/teknikal 52 minggu maka untuk perdagangan hari ini
> waspadai/hindari saham-saham berikut yang berpotensi mengalami distribusi
> oleh asing pada hari ini (20 Desember):
>
> BJBR
>
> Cat: Daftar ini bukan merupakan 'exhaustive list' distribusi, melainkan
> saham yang mendapatkan estimasi prioritas utama distribusi harian.
>
> '+'
>
>   
>

Kirim email ke