*Saham AS Ditutup 'Mixed' dalam Volume Ringan*
Saham-saham AS Senin memulai minggu perdagangan yang pendek ini dengan
ditutup 'mixed', terlepas dari munculnya serangkaian berita akuisisi. S&P
500 dan Nasdaq kembali menyentuh 'highs' tertinggi beberapa tahun terakhir
dengan masing-masing mencatat kenaikan 0,3% dan 0,2%. Komposit NYSE naik
tipis 0,1%, sementara Dow terpeleset 0,1%. Volume perdagangan anjlok di
kedua bursa, namun demikian volume Jumat yang dipengaruhi oleh aksi
'quadruple witching' atau likuidasi kontrak opsi dan 'future' mengurangi
bobot perbandingan Senin dan Jumat. Jumlah saham yang turun ('decliners')
sedikit di atas saham yang naik ('advancers') di NYSE dan Nasdaq. Volume
perdagangan diperkirakan akan tetap ringan atau menipis selama menyambut
liburan Natal. Sejumlah saham 'leaders' masih menunjukkan aksi pasar yang
ciamik.
Selasa besok beberapa emiten unggulan yang akan merilis lapkeu: CarMax,
Finish Line, Nike, Red Hat dan Tibco Software.
Sementara bursa Indonesia kembali mematangkan hari kedua dari awal rangkaian
'rebound' reli Santa Claus-nya menjelang akhir Desember. Meski indikator
'market average' utama IHSG melemah 0,35% setelah menguat Jumat, pelemahan
tersebut harus dilihat dalam konteks menyeluruh pergerakan harga Senin
kemarin. IHSG Senin berhasil ditutup dalam zona 1/3 atas atau mendekati
level tertinggi 'intraday'-nya di 3,591.290 setelah sempat terpeleset di
3.537,668 (-1,2%). Meminjam istilah William O'Neill dalam memetakan momentum
'reversal from the bottom' (How to Make Money in Stocks 4th ed., hal. 2200,
aksi IHSG kemarin disebut 'closed in the upper half of that day's price
range' yang menjadi bagian serangkaian awal reli.
Kondisi positif pergerakan IHSG di sesi 2 tersebut mendapatkan justifikasi
lebih lanjut dengan ditutup menguatnya indikator 'broad market' lainnya,
LQ45. Dikenal sebagai kumpulan saham-saham Indonesia berkualifikasi likuid
dan 'leaders' maka menguatnya LQ45 merupakan konfirmasi kembalinya para
'leaders' untuk memimpin reli bursa Indonesia menyambut awal tahun 2011.
Kedua aksi indikator utama bursa Indonesia ini ditopang dengan 'turnover'
atau volume perdagangan yang meningkat dibandingkan Jumat lalu. Sinyal
konfirmasi lain yang positif.
US market outlook: 'Market in Confirmed Uptrend'
Indonesia market outlook: 'Market in Confirmed Uptrend'
'+'