Mohon petunjuk,
Ada beberapa sekuritas online yg menawarkan fee murah, ada yg malah
menawarkan lebih kecil dari 0,3% (total fee jual dan beli), bagaimana
memilih yg aman tapi murah.
Terima kasih petunjuknya.


On 12/29/10, Prof. Roy Sembel <[email protected]> wrote:
>
> Terkait dgn posting2 ttg window dressing,
> Berikut ini artikel saya yg versi awalnya terbit di Investor Daily
> beberapa  waktu lalu.
>
> Cuplikan artikel:
> ".. Rata-rata return IHSG di bulan Desember 4,8% .."
>
> "..Jadi, berdasarkan kedua metode tersebut, prediksi IHSG pada akhir
> Desember 2010 berada pada kisaran 3593 s/d 3788 ..."
>
> Semoga bermanfaat.
>
> salam,
> Roy Sembel
>
> ===
>
>
> DESEMBER CERIA DARI WINDOW DRESSING
>
> Prof. Roy Sembel, Guru Besar FE UKI, Jakarta;
>
> Penulis buku The Art of BEST WIN (BEcoming Smarter, Tougher, and Wiser
> Investors)
>
> Direktur Bursa Berjangka Jakarta
>
>
>
>                  Aneh tapi nyata! Kalau harga barang didiskon, orang
> berebut membelinya. Sebaliknya, saat harga saham diskon besar (seperti
> pada kuartal 4 tahun 2008), orang malah takut belanja saham. Belanja
> saham justru ramai pada saat harga sudah naik banyak seperti sekarang
> ini. Manusianya sama, tetapi cara berpikirnya bisa berbeda pada waktu
> yang berbeda. Cara berpikir konsumsi rupanya berbeda dengan cara
> berpikir investasi.
>
>                  Bulan Desember, saat banyak orang menerima THR akhir
> tahun, konsumsi akan bertempur dengan investasi. Di satu sisi ada obral
> besar menjelang Hari Raya Natal dan liburan akhir tahun. Mal dan pusat
> perbelanjaan semakin ramai, baik berisi orang yang benar-benar belanja
> maupun orang yang sekadar window shopping. Di sisi lain, ada peluang
> investasi berupa fenomena yang sering diacu sebagai ‘window
> dressing’ akhir tahun.
>
> Window dressing maksudnya bukan window shopping pakaian, melainkan upaya
> mendongkrak indikator kinerja lewat quick fix / tambal sulam di akhir
> periode. Logika sederhana dari window dressing adalah bahwa pengukuran
> kinerja biasanya berdasarkan indikator prestasi pada akhir periode,
> dalam hal ini akhir tahun. Oleh karena itu, para profesional bisnis
> berlomba-lomba untuk membuat angka-angka yang mempengaruhi indikator
> kinerja menjadi baik pada akhir tahun agar kierja mereka terlihat baik.
> Logika serupa berlaku untuk harga-harga saham menjelang penutupan tahun.
>
>                  Logikanya begitu. Masalahnya, seringkali sesuatu yang
> tampaknya logis, kenyataannya tidak begitu. Contohnya, dulu orang
> berpikir adalah logis matahari bergerak mengelilingi bumi. Kenyataannya
> bumi-lah yang berotasi. Jadi pertanyaannya, apa benar terjadi window
> dressing terhadap harga-harga saham di akhir tahun?
>
>                  Ada logika tandingan yang menyatakan bahwa harga saham
> seharusnya mencerminkan informasi yang tersedia dan relevan. Investor
> bereaksi merespon informasi dengan melakukan transaksi jual / beli
> sehingga harga akan mencerminkan informasi. Logika ini terkenal dengan
> nama Efficient Market (EM). EM dipopulerkan oleh Professor Eugene Fama
> dari University of Chicago. Sudah ada setumpuk bukti akademis yang
> mendukung EM. Kendati begitu, ada juga fenomena yang bertentangan dengan
> logika EM sehingga disebut anomali. Berdasarkan logika EM, seharusnya
> tidak ada perbedaan perilaku harga antar bulan, minggu, hari, jam, atau
> menit. Pasalnya, informasi bisa datang kapan saja dengan berita yang
> baik / buruk, dan pelaku pasar bereaksi ketika informasi tiba.
>
>                  Jadi, kalau ada hari-hari tertentu, minggu-minggu
> tertentu, atau bulan-bulan tertentu yang memberikan hasil yang berbeda
> bagi investor, maka investor seharusnya akan menyesuaikan pola
> investasinya berdasarkan informasi tersebut. Sebagai dampaknya, harga
> yang terlalu rendah (tinggi) akan naik (turun). Al hasil, ujung-ujungnya
> harga kembali normal sehingga selanjutnya imbal hasil (return) yang
> diperoleh investor akan kembali normal pula.
>
>                  Untuk menjawab keraguan terhadap keberadaan window
> dressing saham di akhir tahun, mari kita lihat perilaku pergerakan
> Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama 17 tahun terakhir 1994-2010.
> Berdasarkan data di Tabel 1, terlihat bahwa rata-rata return IHSG di
> bulan Desember (4,8%) memang tertinggi dibanding bulan-bulan lainnya
> (Januari-November) digabung (0,9%). Bulan dengan rata-rata return
> terburuk adalah bulan Agustus (-4,8%). Down-side risk (risiko kejatuhan
> terburuk) untuk bulan Desember juga terbaik (return terburuk di bulan
> Desember hanya -3,0%, yaitu pada tahun 2000). Kejatuhan terburuk terjadi
> di bulan Agustus 1997 (-31,5%) dan Oktober 2008 (-31,4%). Jadi memang
> bisa dikatakan bahwa Desember merupakan bulan ceria bagi para investor
> saham di Indonesia.
>
>
>
> Tabel 1. Return (%) IHSG berdasarkan bulan, periode 1994-2010
>
>
>
> Indikator
>
> Bulan
>
> 12
>
> 11
>
> 10
>
> 9
>
> 8
>
> 7
>
> 6
>
> 5
>
> 4
>
> 3
>
> 2
>
> 1
>
> 1-11
>
> Rata-rata
>
> 4,8
>
> 2,7
>
> -1,1
>
> -0,4
>
> -4,8
>
> 0,9
>
> 2,4
>
> 3,6
>
> 3,2
>
> -0,1
>
> -0,5
>
> 3,2
>
> 0,9
>
> Tertinggi
>
> 16,0
>
> 28,4
>
> 12,0
>
> 13,6
>
> 13,1
>
> 14,6
>
> 13,4
>
> 18,2
>
> 25,8
>
> 12,2
>
> 4,6
>
> 21,0
>
> 28,4
>
> Terendah
>
> -3,0
>
> -19,7
>
> -31,4
>
> -19,4
>
> -31,5
>
> -9,8
>
> -8,9
>
> -13,7
>
> -15,0
>
> -11,0
>
> -9,4
>
> -8,6
>
> -31,5
>
> 2010
>
> ??
>
> -2,9
>
> 3,8
>
> 13,6
>
> 0,4
>
> 5,3
>
> 4,2
>
> -5,9
>
> 7,0
>
> 9,0
>
> -2,4
>
> 3,0
>
> 3,2
>
> Keterangan: Bulan 1 = Januari, bulan 2 = Februari, dst nya, bulan 12 =
> Desember.
>
> Sumber: Database CAPITAL PRICE (http://www.capitalprice.com)
>
>
>
>              Karena Window Dressing ditenggarai terjadi menjelang
> penutupan tahun, maka perlu juga dipilah kenaikan harga saham di bulan
> Desember menjadi paruh pertama versus paruh kedua. Hasil riset
> menunjukkan bahwa paruh kedua Desember menyumbang lebih dari ¾
> dari return di bulan Desember. Selain itu, down-side risk-nya juga jauh
> lebih rendah dibanding angka paruh pertama (-1,65% yaitu pada paruh
> kedua Desember 1998, versus -8,93%, yaitu pada paruh pertama Desember
> 1997). Jadi kesimpulannya, data yang tersedia mendukung dugaan terjadi
> window dressing saham di Indonesia pada paruh kedua Bulan Desember.
>
>
>
> Tabel 2. Return (%) IHSG Bulan Desember, periode 1994-2010
>
> Indikator
>
> Paruh pertama
>
> Paruh kedua
>
> Rata-rata
>
> 1,18
>
> 3,71
>
> Tertinggi
>
> 11,06
>
> 9,80
>
> Terendah
>
> -8,93
>
> -1,65
>
> Sumber: Database CAPITAL PRICE (http://www.capitalprice.com)
>
>
>
>                  Lalu apa pentingnya hasil riset ini bagi investor saham
> di tengah bulan Desember 2010 ini? Berita baiknya adalah bahwa
> berdasarkan data tersebut, biasanya paruh kedua Bulan Desember 2010
> merupakan periode baik bagi investor saham di Indonesia. Kendati begitu,
> ada satu hasil riset lagi yang perlu diperhatikan. Selama 1994-2009,
> korelasi antara return paruh pertama dan paruh kedua Desember adalah
> negatif (-0,45). Ini berarti bila paruh pertama Desember return saham
> tinggi (rendah), maka paruh kedua cenderung rendah (tinggi). Menggunakan
> persamaan regressi linier sederhana, keterkaitan antara return paruh
> kedua Desember (Y) dan return paruh pertama Desember (X) adalah Y =
> 4,08% - 0,31241 X
>
>
>
>
> (4,5 % , 2,7%)
>
>
> Gambar 1. Return paruh pertama Desember vs paruh kedua Desember
>
>
>
> Berita buruknya adalah paruh pertama Desember 2010 return sudah relatif
> tinggi, return IHSG sudah naik 4,5% dibanding akhir November 2010.
> Dengan menggunakan persamaan regresi linier sederhana tersebut, maka
> prediksi untuk return paruh kedua Desember 2010 adalah 2,7%, sehingga
> level ISG akhir Desember 2010 diprediksi menjadi 3788.
>
> Tahun 2010, juga merupakan tahun yang memiliki pola return bulanan
> berbeda dengan pola rata-rata retunr bulanan 1994-2009.  Secara
> statistika, korelasi antara return bulanan 2010 dan return rata-rata
> bulanan 1994-2009 negatif (-0,116). Artinya, pada saat return rata-rata
> historis bulan ke t tahun 1994-2009 (RHISTORISt) relatif  tinggi, justru
> return pada bulan tersebut untuk tahun 2010 (R2010t) cenderung relatif
> rendah. Menggunakan persamaan regresi linier sederhana, retun pada bulan
> ke t tahun 2010 (R2010t) = 3,5% - 0,36 (RHISTORISt). Menggunakan
> persamaan ini, maka return IHSG bulan Desember 2010 diprediksi menjadi
> 1,75%, sehingga level IHSG akhir Desember 2010 diprediksi menjadi  3593.
>
> Jadi, berdasarkan kedua metode tersebut, prediksi IHSG pada akhir
> Desember 2010 berada pada kisaran 3593 s/d 3788. Tentu saja angka
> tersebut bukanlah harga mati atau prediksi eksak. Ada banyak sekali
> faktor yang mempengaruhi pergerakan harga saham yang tidak
> diperhitungkan dalam prediksi sederhana tersebut, seperti faktor ekonomi
> makro (krisis ekonomi Eropa, currency war, dll), pergerakan harga
> komoditas (emas, minyak, CPO/Olein, dll), dan faktor persepsi risiko
> (seperti ketegangan Korut-Korsel, dampak Wikileaks, dll).
>
> Selain ada window dressing saham, masih ada lagi window dressing laporan
> keuangan. Dampak window dressing laporan keuangan akhir tahun 2010 baru
> terjadi saat laporan keuangan tahunan diumumkan, yaitu sekitar bulan
> April 2011. Sekadar tambahan informasi, bulan Mei dan April adalah bulan
> dengan return saham rata-rata tertinggi kedua dan ketiga (3,6% dan 3,2%)
> setelah bulan Desember. Tambahan lagi, biasanya pada akhir tahun
> harga-harga komoditas dunia (seperti emas, minyak, CPO, dll) akan
> mengalami re-alignment. Sebagai contoh, dari data historis, rata-rata
> rasio antara harga emas (dalam US$ per troy ounce dan miyak dalam US$
> /barrel) adalah sekitar 13-15, dan alih tahun biasanya akan regressi ke
> nilai rasio tersebut.
>
>
> Apapun realisasi yang akan terjadi di paruh kedua Desember 2010, tetap
> perlu diingat tips bijak berinvestasi: Pahami instrumen investasinya,
> cocokkan dengan situasi lingkungan investasi dan profil anda
> (karakteristik pribadi, tujuan investasi, kebutuhan cashflow, dll),
> lakukan manajemen risiko dengan diversifikasi (alokasikan dana anda ke
> dalam beberapa instrumen, seperti deposito, obligasi/reksadana
> pendapatan tetap, properti, komoditi, dll), dan pantau kinerja investasi
> anda secara periodik. Last but not least, jangan lupa untuk terus
> berinvestasi mengembangkan diri anda (Knowledge, Skills, and Attitude)
> untuk bersiap menghadapi tantangan dan merebut peluang di tahun 2011 dan
> di tahun-tahun selanjutnya. Selamat berinvestasi!
>
>
>

-- 
Sent from my mobile device


------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke