*Saham AS naik di tengah Lambatnya Perdagangan* Indeks-indeks utama AS bergerak beriringan untuk pertama kalinya dalam minggu ini dengan ditutup naik Rabu. Indeks komposit NYSE naik 0,4% dan Nasdaq 0,2%. Dow dan S&P 500 naik tipis masing-masing 0,1%. Semua indeks utama, kecuali Nasdaq, menyentuh titik 'high' baru selama 2 tahun terakhir. Namun demikian, volume perdagangan masih rendah di kedua bursa dan sekali lagi ada di bawah volume rata-rata.
Data ekonomi yang akan dirilis Kami: 'Initial jobless claims', Chicago PMI dan 'pending home sales'. Sementara, pasar saham Indonesia diperkirakan masih akan melanjutkan aksi reli 'window dressing' pada hari terakhir perdagangan 2010. Investors/traders disarankan untuk awas terhadap potensi 'pull-back' saham-saham perbankan khususnya 'big caps' menyusul rilis kebijakan baru BI yang antara lain menaikkan GWM valas dan batas saldo harian pinjaman luar negeri, serta kewajiban mengumumkan 'prime lending rate'. Kebijakan-kebijakan baru yang dikeluarkan sebagai antisipasi terhadap tekanan inflasi dan rupiah akibat serbuan dana asing ini pada akhirnya akan mendorong bank untuk menurunkan 'net interest margin' yang merupakan sumber penghasilan utama perbankan. Selain itu, dengan kondisi 'bullish leg' yang memasuki tahun ke-3 yang berpotensi membatasi ruang gerak 'upside' mayoritas saham maka pilihan atas saham-saham mid-caps untuk 'intermediate investment' selama 2011 menjadi prioritas. US market outlook: 'Market in Confirmed Uptrend' Indonesia market outlook: 'Market in Confirmed Uptrend' '+'
