Om Heru, 22 ne ane mungutin...jual in BMRI dulu dah...sbg obat penawar BORN :D ªªKªªKªª =D ªªKªªKªª =)) ªªKªªKªª Salam Erat Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal nya Cuuuaaan Teruuusss...!
-----Original Message----- From: "heru" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 5 Jan 2011 07:37:16 To: Saham<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] BI rate Bmri or bbri om? Xixixixixi.... Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Wed, 5 Jan 2011 14:29:01 To: SHM<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] BI rate Om JS, Plizzz welcome banking action....sapa yg kemarin dah mungutin?? Aneee..♓έ;)♓έ;)♓έ;)♓έ Salam Erat Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal nya Cuuuaaan Teruuusss...! -----Original Message----- From: "JsxSniper" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 5 Jan 2011 14:24:35 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: RE: [saham] BI rate Rabu, 05/01/2011 14:13 WIB BI Rate Tetap Kokoh di 6,5% Herdaru Purnomo - detikFinance <p>Your browser does not support iframes.</p> <a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=31&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a3db6179' border='0' alt='' /></a> Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan tingkat suku bunga acuannya yaitu BI Rate sebesar 6,5%. Berarti selama 18 bulan berturut-turut, BI Rate berada di level 6,5%. Demikian disampaikan oleh Gubernur BI Darmin Nasution dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (5/1/2011). "Inflasi akan meningkat di 2011 terutama dari gangguan pasokan bahan-bahan makanan dan penyesuaian harga-harga dari pemerintah atau administered price. Inflasi 2011 diperkirakan 5 plus 1%," ujar Darmin. Darmin mengatakan perlu diwaspadai tekanan inflasi di tahun 2011 terutama karena gangguan pasokan bahan-bahan makanan akibat situasi anomali cuaca yang terjadi belakangan ini. Dalam kesempatan tersebut, Darmin mengakui tingginya laju inflasi di 2010 akibat anomali cuaca ini. "Inflasi tinggi juga dialami di beberapa negara kawasan," jelas Darmin. Sementara untuk menghadapi risiko derasnya aliran modal asing dan besarnya ekses likuiditas domestik, Darmin menegaskan akan memperkuat bauran kebijakan moneter dan makro prudential. Dalam kesempatan tersebut, Darmin juga mengatakan pemulihan ekonomi global saat ini masih dibayangi oleh risiko krisis utang negara-negara Eropa. Namun kinerja ekonomi emerging market tetap menunjukkan pemulihan. Namun peningkatan harga komoditas jadi risiko tersendiri. "Respon kebijakan bank sentral negara maju adalah menahan suku bunga di level rendah. Sementara beberapa bank sentral di emerging market meningkatkan suku bunganya, dan pengelolaan inflow serta stabilitas nilai tukar," tukas Darmin. (dnl/qom) Blog : jsxsniper.blogspot.com FB : Jsx Sniper From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Sono Puspahadi Sent: 05 Januari 2011 14:22 To: [email protected] Subject: Bls: [saham] BI rate mestinya tetap ya..... entah kalo Juni 2011... ngarep.com --- Pada Rab, 5/1/11, Djoni <[email protected]> menulis: Dari: Djoni <[email protected]> Judul: [saham] BI rate Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 5 Januari, 2011, 1:34 PM bagaimana dgn BI rate ? naik atau tetap ? kapan pengumannya ?
