Kalau gitu ambil BRAU nya.....dikumpulin sama asing tuh..pasti kan bukan tanpa 
alasan...



________________________________
From: positif01 <[email protected]>
Sent: Mon, 10 January, 2011 3:08:39 PM
Subject: [saham] BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company

  
BNBR punya segudang rencana untuk ekspansi kiprahnya tidak hanya pada skala 
nasional tetapi juga internasional. Dengan meminjam bendera Vallar, Plc., laju 
BNBR di jantung pasar keuangan internasional dengan tercatat sebagai emiten 
pada 
London Stock Exchange, telah menarik perhatian banyak pelaku pasar keuangan 
internasional. Sukses dengan 'swap transaction'-nya (bukan 'actual share sale') 
bersama Vallar, Plc. yang diarsiteki oleh Nathaniel Rothshild dan veteran 
pedagang komoditas internasional, James Campbell, BNBR tidak hanya menguasai 
BUMI dalam proporsi yang sama sebelum 'swapping', tetapi juga sekaligus menjadi 
pengendali Vallar, Plc yang segera berubah nama menjadi Bumi, Plc, dengan 
persentasi saham 43% didampingi oleh Recapital sebesar 25%.
 
Sebagaimana dinyatakan oleh Rothschild sendiri, bahwa memandang Vallar sama 
dengan mengerling Bakrie (“Let’s be under no illusions. The Bakrie family and 
the family behind Recapital will be the biggest shareholders of this group. It 
will be an Indonesian natural resources champion right on the doorstep of 
China.”). Oleh karena itu, relasi Vallar dan Grup Bakrie yang direpresentasikan 
melalui kendaraan investasi BNBR akan bersifat simetrikal atau bersinggungan 
secara langsung. Bagi para pelaku perdagangan internasional potensi relasi 
Vallar-BNBR menjadi target perdagangan 'arbitrage' yang menarik.
 
Baik, Indra Bakrie selaku perwakilan pemilik BNBR, dan Rothschild sendiri telah 
menegaskan rencana terbesar mereka untuk menjadi salah satu pemain komoditas 
terbesar dunia. sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, Indra Bakrie menyatakan 
sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, “What we need to do is to be able to be the 
biggest supplier of coal in the world and to be able to do that, we have a way 
now,” Bakrie said in London. “It was a dream only before. Before we met 
Vallar.” 
Hal ini diamini oleh Rothschild yang menegaskan bahwa, "Indonesia is a sleeping 
giant,” Rothschild says. “One scratches one’s head to think why isn’t there a 
mining champion out there already and hopefully we are in the process of 
showcasing one in the years ahead.” .
 
Menimbang beberapa faktor penting di bawah maka BNBR sulit untuk ditolak telah 
menjadi salah satu favorit kuat untuk setidaknya intermediate investment selama 
2011 dengan potensi 'upside surge' yang sangat signifikan. Jika waran BNBR yang 
akan jatuh tempo pada 28 Maret nanti harus di-exercise pada harga Rp620 maka 
potensi 50% dari exercise price tersebut sudah memberikan potential gain hingga 
300%. Oleh karena itu dengan kisaran harga Rp69-70 saat ini sebagaimana acuan 
presentasi BNBR pada akhir November lalu 
(http://www.bakrie-brothers.com/investor_relation/company_presentation/), 
rekomendasi 'buy' untuk investasi layak diberikan kepada saham ini. Ringkasnya:
 
1. Dengan net asset value (NAV)/saham sebesar Rp119, maka market price pada 
kisaran harga Rp70 memberikan diskon sekaligus potensi sebesar at least 58%;

2. Per penutupan Jumat lalu, indeks FTSE yang merepesentasikan bursa London 
turun 0,58%, namun saham Vallar justru tidak hanya mampu bertahan, tetapi tetap 
naik sebesar 1,34% dengan total nilai perdagangan di atasRp1triliun 
(http://finance.yahoo.com/q?s=VAA.L). Jumlah yang tidak sedikit untuk akumulasi 
yang tentu didasari atas proyeksi positif emiten ini ke depan. Bahkan di 
Frankfurt Stock Exchange, Vallar berhasil naik 5,04% 
(http://finance.yahoo.com/q?s=XVA.F&ql=0);
 
3) Secara teknikal, chart BNBR menunjukkan pola dan upaya untuk keluar dari 
'pressure' selama masa krisis dengan menembus MA200-nya'

4) Hingga saat ini belum ada satupun media lokal Indonesia yang memberitakan 
rencana strategis Vallar yang sudah menjadi pengetahuan umum beberapa 
traders/investors kunci komoditas, dan hal ini menjelaskan mengapa harga Vallar 
meningkat pada akhir tahun 2010 dan awal 2011, dan ternyata diikuti juga oleh 
akumulasi asing atas BNBR pada awal tahun 2011. Informasi yang diperoleh dari 
sumber dekat pihak-pihak terkait ini, bahkan sudah muncul dalam beberapa media 
internasional. Namun tidak Bloomberg atau Reuters memberitakan lebih detil 
perihal akuisisi ini. Karena sudah diberitakan secara terbatas maka dengan 
demikian kualifikasi informasi ini sudah tidak lagi sebagai insider 
information. Safe to say bahwa Vallar/BNBR sedang mempersiapkan akuisisi satu 
world leading coal company dari Amerika Utara, Australia atau Mongolia. Namun 
demikian, dari sumber terpercaya, opsi terbesar jatuh pada coal company dari 
developed market. Disebutkan juga bahwa Xstrata yang merupakan thermal coal 
company terbesar di dunia menjadi target dimaksud. Pihak Vallar sendiri sudah 
mendiskusikan alternatif pembiayan dengan pihak Chinese Investment Coroporation 
(CIC) yang sekaligus merupakan kreditur BUMI. Akuisisi ini direncanakan akan 
rampung pada akhir Januari atau awal Pebruari sebagaimana ("The company will be 
considering further acquisitions “not before the prospectus for Bumi Plc is 
released ... so by the end of January, beginning of February”, according to a 
person close to the company.")
 
Buy BNBR karena fluktuasi temporer pull-back awal tahun telah mengembalikan 
posisi harga pada posisi Desember sebelum informasi akuisisi ini dirilis pada 
awal Januari lalu. Tempting buying.
 
NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda. Tidak 
terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan perhitungan Anda 
(TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa tindakan Anda ketika Anda 
benar atau salah. 'Let your profit run, cut your losses short': Maksimalkan 
laba, potong segera rugi. 

 
'+'
 


      

Kirim email ke