Bsk bisa rebound kah bnbr ?
mohon analisanya para sesepuh...

Regard,
AURORA
SVD SUMBAR

On Jan 10, 2011, at 6:08 PM, positif01 <[email protected]> wrote:

Yakin pada chart itu bagus, kuncinya keyakinan atau 'conviction'. Namun dalam 
selective cases, prinsip chart adalah refleksi psikologi yang mengejawantah 
dalam supply and demand, didahului sebagai ekses atau akibat dari pengetahuan 
atau 'knowledge'. Siapa yang tahu lebih dulu akan bisa mengetahui chart-nya 
akan bagaimana :d.  Oleh karena itu, para market technician atau chartist 
mengenal sekaligus mengakui atau 'admit' bahwa hampir semua indikator teknis 
adalah 'lagging' atau 'trend-following' kecuali satu dua 'valid divergence'.
 
Pengetahuan yang diperoleh sebelum jadi pengetahuan umum masuk dalam kategori 
'insider information' yang merupakan delik pidana pasar modal. Itulah 
penting-nya pemberitaan sebelum Anda memaklumatkan informasi di arena 
perdagangan terbuka yang sering buas. News coverage atau liputan media adalah 
your exception atau argumentasi Anda bahwa Anda sedang tidak melakukan insider 
information, bukan membuktikan apakah Anda sudah mengetahui lebih dulu.
 
Harus lebih paham dong ya sekarang? Toh, Mas Katrin atau Mbak Kusumo ini 
pilihannya juga BNBR kan?
 
'+'
2011/1/10 katrin <[email protected]>
 
Gak perlu di counter lah..  :d itu kan berita umum yang semua orang bisa baca :d
percaya chart ajah...ini chart yg saya punya dan yakin..:d
interpretasi nya masing-2 :d tp bisa on the way up kan... :d
hati-2 itu weekly chart :d..don't expect instant profit :d

kalau trading base on news, hati-2 dgn segala un-confirmed news :d 

2011/1/10 <[email protected]>

 
Setuju. Mana nih counternya? :)

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

From: Nirwana <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 10 Jan 2011 17:11:35 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata

 
agree ... so mana counternya .... let me us choose the best one for us


2011/1/10 Akhmad Akhmad <[email protected]>
 
klo gak sependapat, beri argumen atau konter berita yang lebih 
baik/detail/dalam. 
klo gak suka secara personal, gak usah dikemukakan di milis lah, japri aja 
langsung...  

From: katrin <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, January 10, 2011 3:45:52 PM
Subject: Re: [saham] Fwd: BNBR-Vallar Akuisisi Xstrata

 
ada lagi info nya yang lebih ????? :p

you're a newsman....stick to it please.... :d
don't try to be more....... :d

2011/1/10 positif01 <[email protected]>
 
Free to say and share, no longer insider information as this has been largely 
known. Relevant excerpt. BNBR.
 
Vallar is set to be transformed this month under a complex deal that will see 
it become a vehicle for Indonesia’s powerful Bakrie and Roeslani families in 
order to list their interests in London.
 
The company will be considering further acquisitions “not before the prospectus 
for Bumi Plc is released ... so by the end of January, beginning of February”, 
according to a person close to the company.
 
Vallar is currently ooking at a coal mine in Mongolia as well as coal assets in 
Australia and North America, although the latter two regions are seen as more 
probable targets.
“[Vallar] is in the market for a $1bn business in a western economy so 
Australia and America is more likely [than Mongolia],” said the person.

In December, Mr Rothschild, Vallar’s chairman, held discussions with the China 
Investment Corporation, which holds $1.9bn of debt in Bumi, in which further 
potential acquisitions were discussed. It is understood that CIC could be 
prepared to provide up to $100m in finance for the coal acquisitions being 
considered.

Daren Morris, Mr Rothschild’s partner in Vallar, told the Financial Times he 
hoped the company would join “the bottom quarter” of the FTSE 100 by the summer.

Acquisitions in North American or Australia could see Vallar overtake Xstrata 
as the world’s largest producer of thermal coal.
 
 


---------- Forwarded message ----------
From: positif01 <[email protected]>
Date: 2011/1/10
Subject: BNBR-Vallar Akuisisi Top World Coal Company
To: 


BNBR punya segudang rencana untuk ekspansi kiprahnya tidak hanya pada skala 
nasional tetapi juga internasional. Dengan meminjam bendera Vallar, Plc., laju 
BNBR di jantung pasar keuangan internasional dengan tercatat sebagai emiten 
pada London Stock Exchange, telah menarik perhatian banyak pelaku pasar 
keuangan internasional. Sukses dengan 'swap transaction'-nya (bukan 'actual 
share sale') bersama Vallar, Plc. yang diarsiteki oleh Nathaniel Rothshild dan 
veteran pedagang komoditas internasional, James Campbell, BNBR tidak hanya 
menguasai BUMI dalam proporsi yang sama sebelum 'swapping', tetapi juga 
sekaligus menjadi pengendali Vallar, Plc yang segera berubah nama menjadi Bumi, 
Plc, dengan persentasi saham 43% didampingi oleh Recapital sebesar 25%.
 
Sebagaimana dinyatakan oleh Rothschild sendiri, bahwa memandang Vallar sama 
dengan mengerling Bakrie (“Let’s be under no illusions. The Bakrie family and 
the family behind Recapital will be the biggest shareholders of this group. It 
will be an Indonesian natural resources champion right on the doorstep of 
China.”). Oleh karena itu, relasi Vallar dan Grup Bakrie yang direpresentasikan 
melalui kendaraan investasi BNBR akan bersifat simetrikal atau bersinggungan 
secara langsung. Bagi para pelaku perdagangan internasional potensi relasi 
Vallar-BNBR menjadi target perdagangan 'arbitrage' yang menarik.
 
Baik, Indra Bakrie selaku perwakilan pemilik BNBR, dan Rothschild sendiri telah 
menegaskan rencana terbesar mereka untuk menjadi salah satu pemain komoditas 
terbesar dunia. sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, Indra Bakrie menyatakan 
sebagaimana dikutip oleh Bloomberg, “What we need to do is to be able to be the 
biggest supplier of coal in the world and to be able to do that, we have a way 
now,” Bakrie said in London. “It was a dream only before. Before we met 
Vallar.” Hal ini diamini oleh Rothschild yang menegaskan bahwa, "Indonesia is a 
sleeping giant,” Rothschild says. “One scratches one’s head to think why isn’t 
there a mining champion out there already and hopefully we are in the process 
of showcasing one in the years ahead.” .
 
Menimbang beberapa faktor penting di bawah maka BNBR sulit untuk ditolak telah 
menjadi salah satu favorit kuat untuk setidaknya intermediate investment selama 
2011 dengan potensi 'upside surge' yang sangat signifikan. Jika waran BNBR yang 
akan jatuh tempo pada 28 Maret nanti harus di-exercise pada harga Rp620 maka 
potensi 50% dari exercise price tersebut sudah memberikan potential gain hingga 
300%. Oleh karena itu dengan kisaran harga Rp69-70 saat ini sebagaimana acuan 
presentasi BNBR pada akhir November lalu 
(http://www.bakrie-brothers.com/investor_relation/company_presentation/), 
rekomendasi 'buy' untuk investasi layak diberikan kepada saham ini. Ringkasnya:
 
1. Dengan net asset value (NAV)/saham sebesar Rp119, maka market price pada 
kisaran harga Rp70 memberikan diskon sekaligus potensi sebesar at least 58%;

2. Per penutupan Jumat lalu, indeks FTSE yang merepesentasikan bursa London 
turun 0,58%, namun saham Vallar justru tidak hanya mampu bertahan, tetapi tetap 
naik sebesar 1,34% dengan total nilai perdagangan di atasRp1triliun 
(http://finance.yahoo.com/q?s=VAA.L). Jumlah yang tidak sedikit untuk akumulasi 
yang tentu didasari atas proyeksi positif emiten ini ke depan. Bahkan di 
Frankfurt Stock Exchange, Vallar berhasil naik 5,04% 
(http://finance.yahoo.com/q?s=XVA.F&ql=0);
 
3) Secara teknikal, chart BNBR menunjukkan pola dan upaya untuk keluar dari 
'pressure' selama masa krisis dengan menembus MA200-nya'

4) Hingga saat ini belum ada satupun media lokal Indonesia yang memberitakan 
rencana strategis Vallar yang sudah menjadi pengetahuan umum beberapa 
traders/investors kunci komoditas, dan hal ini menjelaskan mengapa harga Vallar 
meningkat pada akhir tahun 2010 dan awal 2011, dan ternyata diikuti juga oleh 
akumulasi asing atas BNBR pada awal tahun 2011. Informasi yang diperoleh dari 
sumber dekat pihak-pihak terkait ini, bahkan sudah muncul dalam beberapa media 
internasional. Namun tidak Bloomberg atau Reuters memberitakan lebih detil 
perihal akuisisi ini. Karena sudah diberitakan secara terbatas maka dengan 
demikian kualifikasi informasi ini sudah tidak lagi sebagai insider 
information. Safe to say bahwa Vallar/BNBR sedang mempersiapkan akuisisi satu 
world leading coal company dari Amerika Utara, Australia atau Mongolia. Namun 
demikian, dari sumber terpercaya, opsi terbesar jatuh pada coal company dari 
developed market. Disebutkan juga bahwa Xstrata yang
 merupakan thermal coal company terbesar di dunia menjadi target dimaksud. 
Pihak Vallar sendiri sudah mendiskusikan alternatif pembiayan dengan pihak 
Chinese Investment Coroporation (CIC) yang sekaligus merupakan kreditur BUMI. 
Akuisisi ini direncanakan akan rampung pada akhir Januari atau awal Pebruari 
sebagaimana ("The company will be considering further acquisitions “not before 
the prospectus for Bumi Plc is released ... so by the end of January, beginning 
of February”, according to a person close to the company.")
 
Buy BNBR karena fluktuasi temporer pull-back awal tahun telah mengembalikan 
posisi harga pada posisi Desember sebelum informasi akuisisi ini dirilis pada 
awal Januari lalu. Tempting buying.
 
NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda. Tidak 
terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan perhitungan Anda 
(TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa tindakan Anda ketika Anda 
benar atau salah. 'Let your profit run, cut your losses short': Maksimalkan 
laba, potong segera rugi.
 
'+'










      

Kirim email ke