Mengulas singkat hasil sesi 1, IHSG berhasil bertahan di teritori positif
dengan tekanan jual yang berkurang, khususnya dari asing. IHSG setidaknya
mendapatkan kembali pijakan yang kokoh (regain ground) untuk berselancar
positif di sisa sesi hari ini dan minggu ini.

Dorongan jual asing menyusut drastis pada sesi 1 dibandingkan selama
'pull-back', khususnya 3 hari terakhir. 'Nett sell' asing di pasar reguler
hanya sebesar Rp78,6 miliar, dibandingkan dengan Rp500-800 miliar selama 3
hari sebelumnya. Referensi yang lebih 'reliable' merujuk kepada pasar
reguler yang lebih bersifat terbuka dan tidak rentan 'managed' atau
'engineered' (rekayasa) sebagaimana pasar negosiasi. Nilai total transaksi
asing pada pasar reguler (dalam hal ini terbesar pada lajur 'sell') sebesar
Rp951 miliar masih di bawah 1/3 nilai total transaksi bursa pasar reguler
sebesar Rp2,9 triliun menunjukkan magnitude pergerakan jual asing yang
semakin terbatas.

Jika keadaan di atas dapat berlanjut sebagaimana sejumlah instrumen teknikal
dan pergerakan bursa regional/global dan 'inter-market' sejauh ini
'confirm', maka IHSG akan dapat memula reli-nya yang terhenti 'pull-back'
reaksioner.

Saham-saham untuk 'intermediate investment' mendapatkan lagi momentum yang
tepat untuk terus akumulasi. Rekomendasi 'intermediate' tetap pada DGIK,
ELSA, BNBR. Potensial lain untuk waktu yang lebih pendek BMTR ('resume'
threatened cup and handle) dan IPOL (potential upsurge) juga layak dikoleksi
dan buy asing masih berlanjut. Pilihan 2010 seperti MPPA juga masih tetap
atraktif sebagai salah satu alternatif defensif. Perhatikan juga potensi
MRAT untuk 'follow-on' effect dari IPO MBTO besok.

'+'

 *NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda.
Tidak terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan
perhitungan Anda (TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa
tindakan Anda ketika Anda benar atau salah. 'Let your profit run, cut your
losses short': Maksimalkan laba, potong segera rugi. *

Kirim email ke