Sepengetahuan saya, baik Danareksa maupun Schroders bisa beli langsung di 
Sekuritasnya. Dua2nya bisa beli ritel, bahkan utk schroders minimum pembelian 
sebesar Rp.100 rb :)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sat, 1 Jan 2011 08:38:43 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010


Bisa langsung beli ke danareksa ya ? Bukannya harus beli dibank produknya?  Spt 
bnp paribas n schroders



[Ei] Entertainment Indonesia
Models & Artist Management
www.entertainmentindonesia.com


Wisma Virby
jl.Manggar Blok G.10 No.20
Pondok Kelapa Jakarta Timur
13450.
phone : (6221) 8640130

www.entertainmentindonesia.com

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Sat, 1 Jan 2011 08:32:40 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010

Reksadana Danareksa menyediakan layanan reksadana dgn setoran rutin sebesar 
minimal 250 rb/bln selama 3 tahun or 5 tahun. Jd ga perlu masukin duit langsung 
segepok. :)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "heru" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 1 Jan 2011 08:28:51 
To: Saham<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Evaluasi Trading 2010

Sharing nubitol...

Cakep om, ini baru beneran buat benchmark, ane dulunya ikutan unit link salah 
satu asuransi, lebih milih unit link karena bisa cicil dananya, gak langsung 
setor segepok dana...

Masuk 20 okt 10
Porto ane posisi skrg -5%, kalau hitung dari total dana di setor ± -2% dari 
total dana

Akhir Januari, planning utk stop trading, karena porto ane mulai terbentuk 
sesuai idaman ☺, mau mid-term (sesuai rencana awal)

Sumber ane :
- website idx, ksei, bloomberg
- milis ini
- chart nexus
- mbah google

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Dimas Yoga <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 1 Jan 2011 13:33:45 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Evaluasi Trading 2010

Dear rekan milis,

Bagaimana jika kita evaluasi hasil trading di tahun 2010 yang lalu? Yang
saya ingin bahas bukan ratio win/lose, tetapi lebih mengarah ke growth
portofolio total. Kita mulai dari saya dulu ya, hehe... Overall di tahun
2010 ini portofolio trading saya masih -0,8%.. Yup, bapak ibu ngga salah
baca, portofolio total saya masih minus ditengah hiruk pikik pasar yang
bullish ini, hehe..

Sekedar catatan, saya mulai trading tanggal 27 Agustus 2009 setelah
sebelumnya sejak tahun 2008 berinvestasi di reksadana saham, jadi kalau
sampai tanggal 30 Desember 2010 itung-itung setahun lebih 3 bulan lah ya,
cuma biar gampang hitungnya aja, sejak saya pertama kali trading sampai
dengan kemarin tanggal 30 Desember 2010 portofolio saya ya masih
segitu-segitu saja tuh, hehe...

Evaluasi ini berguna bagi saya pribadi untuk berkaca dan mawas diri terhadap
skill saya. Niat awal trading karena pada awalnya saya tidak puas dengan
kinerja reksadana saham yang saya miliki (Schroder Dana Prestasi Plus) dan
ingin coba-coba trading saham sendiri, tapi ternyata.. jangankan
mengalahkan... menyamai kinerja mereka saja ternyata ngga mudah ya.... dan
setelah saya evaluasi, disamping faktor skill, memang faktor manajemen
emosi/psikologi dan kedisiplinan dalam trading saya yang masih payah...

Dari hasil evaluasi ini saya mungkin akan mengalokasikan 80-90% dana saya di
reksadana saham saja, selain less stress juga aktivitas kerja kita
sehari-hari kita tidak terlalu terganggu dengan ikut banyak milis dan forum,
ikut kursus trading, beli banyak buku dan baca e-book trading, beli software
trading, ikut langganan rekomendasi saham berbayar, analisa chart hampir
setiap hari, oprek-oprek indikator untuk cari holy grail (meskipun holy
grail ngga pernah ada, tapi minimal mendekati lha, hehehe... ), baca laporan
keuangan (meskipun ngga terlalu ngerti karena bukan orang akunting,
hehehe...), pantau rumor corporate action (apalagi kalo mau bagi deviden,
hehehe... ), dan curi-curi waktu kantor buat lihat running trade, dan lain
sebagainya, fiuhhhhhh.... memang proses menuju trader profesional tuh berat
juga yah, hehehe......

Kemungkinan saya mau invest di reksadana Panin Dana Maksima, mengingat di
tahun 2009 dia punya growth 125% dan di tahun 2010 pun growth-nya pun ngga
jelek-jelek amat 102% (sumber : http://www.infovesta.com/), sedangkan
sisanya sekitar 10-20% saja yang akan saya gunakan untuk trading, itupun
saya akan benar-benar trading di saham yang memiliki trend naik (minimal
midterm/3-4 bulan kebelakang kalo dilihat secara "big picture" EMA tuh saham
lagi naik dan harga saham lagi diatas EMA 20, hehehe...), lihat chart hanya
lihat chart weekly (kalau ini lebih untuk meminimalkan unsur spekulasi dan
tentu saja menunggu konfirmasi, meskipun kadang sering telat masuk atau
telat jual tapi gapapa, yang penting saya harus belajar disiplin hehe.... )
punya fundamental perusahaan yang baik (baik disini dilihat dari segi GCG,
punya long-term growth, dan punya pertumbuhan earnings yang stabil), punya
kapitalisasi pasar minimal Rp1T (small to mid-cap), dan punya fraksi harga
minimal Rp10 atau Rp25 (sudah kapok dah trading saham yang punya fraksi
harga Rp1 dan Rp5, too volatile hehehe...)

Saya bukan agen penjual reksadana, dan tidak dalam rangka promosi apa-apa,
silakan teman-teman evaluasi diri seobjektif mungkin, apakah effort yang
dikeluarkan dengan hasil yang didapat, apakah worthed atau tidak (at least
sampai dengan saat ini ya...), tapi kalau untuk kedepan sih saya anggap
waktu, uang, serta pengertian keluarga yang tidak pernah mengeluh ketika
hampir tiap malam (bahkan di hari libur...) kita analisa chart adalah sebuah
investasi yang akan berguna jika saya kelak trading kembali dalam porsi dana
yang lebih besar, hehehe.... Saya murni hanya ingin sharing dan ingin dapet
feedback dari teman-teman dan senior semua, menurut teman-teman apakah
langkah saya sudah tepat? Mengingat umur trading saya juga baru seumur
jagung (baru juga 1 tahun, hehehe...)


Salam Sukses 2011 dan TETAP SEMANGAT... !!,
Dimas

Kirim email ke