*
Wall Street Raih Level Penutupan Terbaik
Kamis, 13 Januari 2011 | 07:36 WIB
SHUTTERSTOCK
TERKAIT:

   - Saham AIG Meroket, Bursa AS
Positif<http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/28/08225613/Saham.AIG.Meroket..Bursa.AS.Positif>
   - Dow Jones Kembali Sentuh Level
Tertinggi<http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/17/07520192/Dow.Jones.Kembali.Sentuh.Level.Tertinggi>
   - Dow Jones Sentuh Level
Tertinggi<http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/15/08073199/Dow.Jones.Sentuh.Level.Tertinggi>
   - Wartawan dan
Saham<http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/04/0307013/Wartawan.dan.Saham>
   - Wall Street "Rally" untuk Kedua
Harinya<http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/12/03/08013667/Wall.Street..quot.Rally.quot..untuk.Kedua.Harinya>
   - GramediaShop: Laskar Pejuang 9 Wanita
Wirausaha<http://www.gramediashop.com/book/detail/9789792779059>
   - GramediaShop: Membangun Bisnis Sekolah
Online<http://www.gramediashop.com/book/detail/9789792778168>

NEW YORK, KOMPAS.com — Bursa AS ditutup kian kokoh karena kecemasan utang
Eropa mereda. Penguatan terutama dipimpin sektor keuangan setelah Eropa
terus meningkatkan upaya mengatasi krisis utang, dan bank-bank AS bakal
menambah jumlah dividen. Hal ini mengangkat saham-saham sektor perbankan.

Selain itu, berlanjutnya reli harga komoditas juga mengangkat saham-saham
berbasis komoditas.

Alhasil, indikator saham utama Wall Street berhasil meraih level penutupan
terbaik sejak tahun 2008. Indeks Dow Jones Industrial Average, misalnya,
ditutup menguat 83,56 poin (0,72 persen) pada 11.755,44. Ini merupakan level
penutupan tertinggi sejak 11 Agustus 2008.

Indeks S&P 500 bertambah 11,48 poin (0,90 persen) ke 1.285,96. Level yang
terakhir terlihat akhir Agustus 2008. Indeks komposit Nasdaq naik 20,50 poin
(0,75 persen) ke posisi 2.737,33 yang merupakan level penutupan terbaik
sejak November 2007.

Olli Rehn dari Komisi Ekonomi dan Urusan Keuangan Uni Eropa, mengatakan,
dana talangan (bailout) Eropa harus diperluas. Jepang kemungkinan
memperpanjang pembelian obligasi Eropa. Portugal bahkan sukses menjual  1,6
miliar dollar AS surat utang.

Kepala strategi investasi Janney Montgomery Scott LLC, Mark Luschini,
menyebut, ada harapan krisis zona euro akan mulai berkurang. Di AS, lembaga
keuangan terbesar, JPMorgan Chase & Co, berpeluang meningkatkan dividennya
setelah memperoleh persetujuan dari The Fed.

"Kami optimistis terhadap ekonomi global dan pendapatan perusahaan pada 2011
yang mestinya mendukung aset berisiko," ujar Mark. (Kontan/Dupla Kartini)
*

Kirim email ke