Ternyata yg MBTO beda tidak jauh dengan EMDE, sungguh beruntung pesan 50 lot hanya dijatah 1 lot.
--- Pada Kam, 13/1/11, positif01 <[email protected]> menulis: Dari: positif01 <[email protected]> Judul: Re: [saham] Update BNBR (MBTO bagaimana ??? ) Kepada: "Saleh Dwi Mardiyanto" <[email protected]> Cc: [email protected] Tanggal: Kamis, 13 Januari, 2011, 1:53 PM Sudah dijawab dari tadi pagi di milis sebelah, OB. from positif01 <[email protected]> to [email protected] date Thu, Jan 13, 2011 at 10:23 AM subject Re: [ob] Kenapa MBTO tidak akan seperti EMDE mailed-by gmail.com hide details 10:23 AM (3 hours ago) Ada kalanya tepat mengantisipasi, ada kalanya tidak tepat. Kali ini meleset. Tapi, yang ingin meneruskan bertahan ke sesi berikutnya, silakan. Pilihan masing-masing dengan resiko tanggungan masing-masing. Market masih bergerak dengan laju sama rata ke semua sektor, dengan dorongan ekstra untuk big caps, sementara waktu. Untuk investasi, tidak perlu pusing, tetap maintain di mid-caps. Untuk trading, perhatikan betul arah market average dan bobot penguatan sektoral karena market uptrend is still under pressure. Ingat selalu footer-nya: NB: Ingat selalu, 'risk/money management' dalam setiap transaksi Anda. Tidak terlalu penting, berapa sering Anda benar atau salah dengan perhitungan Anda (TA, FA dan lainnya), tetapi yang lebih penting apa tindakan Anda ketika Anda benar atau salah. 'Let your profit run, cut your losses short': Maksimalkan laba, potong segera rugi. '+' 2011/1/13 Saleh Dwi Mardiyanto <[email protected]> Bro +, MBTO bagaimana??? --- Pada Kam, 13/1/11, positif01 <[email protected]> menulis: Dari: positif01 <[email protected]> Judul: [saham] Update BNBR Kepada: Tanggal: Kamis, 13 Januari, 2011, 6:32 AM -Vallar Plc a.k.a BNBR, Rabu ditutup naik 4,69% di bursa London (http://finance.yahoo.com/q?s=VAA.L) dan +10,91% (biar tidak salah, ditulis huruf: SEPULUH koma sembilan satu persen) di bursa Frankfurt (http://finance.yahoo.com/q?s=XVA.F&ql=0). -'Turnover' atau total nilai transaksi selama Januari 2011 sudah mencapai Rp215 miliar dan selama Desember 2010 Rp330 miliar. -Masih ingat Standard Oil, salah satu konglomerasi klasik dunia yang menguasai industri perminyakan di awal 1900-an dengan tokoh sentralnya John. D. Rockefeller? Kalau baca sejarah yang sepertinya tidak banyak diketahui orang, salah satu penerusnya Nelson A. Rockefeller, pernah menjabat sebagai Wakil Presiden AS ke-41. Nelson Aldrich Rockefeller (July 8, 1908 – January 26, 1979) was the 41st Vice President of the United States under Gerald Ford, and the 49th Governor of New York, as well as serving the Roosevelt, Truman, Eisenhower and Nixon administrations in a variety of positions. He was also a noted businessman, art collector, and philanthropist. (http://en.wikipedia.org/wiki/Nelson_Rockefeller). Kira-kira mengingatkan atas rencana apa dan siapa ya? -Berita dari Vallar Plc yang disampaikan secara resmi kepada London Stock Exchange kemarin mengenai 'reverse takeover' dengan BNBR terhadap BUMI dan BRAU (http://www.londonstockexchange.com/exchange/news/market-news/market-news-detail.html?announcementId=10760127): Further to the announcement of 16 November 2010, Vallar provides the following update. The terms of the Acquisition remain as announced on 16 November 2010. -Rumor yang menyebutkan Moody akan men-downgrade anak usaha BNBR, BUMI, dipastikan tidak benar dan tidak beralasan karena sebagaimana dipampangkan oleh Moody di situsnya Long Term Rating BUMI Ba3, Not on Watch. Jika tidak 'on watch' bagaimana bisa disesuaikan/'downgrade'? '+'
