Boleh sumbang saran yach.
Yang ingin saya katakan mungkin seperti ini :
Bayangkan anda melihat beberapa ruangan dan tiap ruangan ada banyak meja,dan 
tiap meja di isi oleh para pemain kartu (tentu main kartu dengan uang). 
Analogikan ruangan-ruangan tsb dengan bursa, meja-meja dengan emiten, dan para 
pemain dengan trader, speculator dan bandar (saya tidak menyebut investor).
Ketika sebagian pemain meninggalkan meja (keluar dari permainan), yang lain 
mungkin akan bertanya "apa yang salah dengan kartu-kartu di meja ini". 
Mungkin masalahnya bukan di kartu-kartu itu, bukan di "TA" dan "FA"-nya, tetapi 
masalahnya mungkin di meja lain dan diruangan lain menjanjikan keuntungan yang 
lebih besar. 

Betul, Pak, masih banyak (masih ada) meja-meja di ruangan yang sama yang 
menjanjikan keuntungan cukup besar. Tetapi kebanyakan saat Oktober itu (per 
hari ini sudah lebih baik) yang begitu itu hanya yg midcap dan smallcap. Dalam 
dunia dengan aliran bebas modal ini, modal dengan mudah dipindah-pindahkan, 
mencari tempat yg paling menguntungkan termasuk modal local berbaju Asing.

Jadi, sekarang mungkin saatnya mulai melakukan selective buying, tetapi pasti 
keuntungannya (baik anda ambil saham big cap, midcap, smallcap) kemungkinan 
besar hanya akan terjadi kalau (mohon maaf)  para pemain besar itu aktif lagi, 
yaitu saat mereka yg memegang bigcap (penentu composite) saat ini 
"merealisasikan" kerugiannya dan melepas sahamnya (sehingga composite index 
turun) untuk dibeli lagi oleh para pemain besar yang keluar tadi. 
Kalau tidak, "sideways" ini akan bertahan beberapa minggu, sampai laporan 
keuangan tahunan / quarter I emiten keluar.

mohon maaf kalau analisa amatiran ini tidak berkenan.
   
Financial success is a “matter of having the right habits”, Make sure that you 
have the right role models. Strive for rational behaviour, good habits, and 
proper temperament (Warren Buffet)

  ----- Original Message ----- 
  From: [email protected] 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, January 18, 2011 9:53 AM
  Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi)


    
  Kalau 3 bln msh gini jg gmn? Msh sorry ga:) 

  Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] 
  Sender: [email protected] 
  Date: Tue, 18 Jan 2011 02:52:14 +0000
  To: Saham Groups<[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi)


    
  Hehe jangan menyalahkan BEI mereka kan tidak jadi trader / transaksional?
  Kalau jadi trader ( harian) ya memang begitu, mana ada saham yang naik terus 
menerus? Kalau sudah 'cuan' banyaknya mestinya ada waktu keluar dan istirahat 
lah sbntr (bisa jadi saham tetap naik? Tp kan wajar), jadi tidak ada yg menang 
setiap hari sepanjang tahun (kalau ada saya mau taruh duit d hehe), kalau saya 
main longterm 2-3bln penurunan begini belum terlalu serius (sory..!) Karena 
masih banyak yang hijau .....

  Salam 

  Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------------------------------------------------------------------------

  From: uci sanusi <[email protected]> 
  Sender: [email protected] 
  Date: Sun, 16 Jan 2011 23:26:43 -0800 (PST)
  To: <[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi)


    

  Pa Sumarna

  Ya memang tahun 2010 berlari begitu kencang ya bursa kita. tapi yang jadi 
sorotan saya adalah jika ada saham yang harganya melonjak dalam waktu dekat 
oleh BEI dikategorikan sebagai UMA (Unusual Market Activity) Tapi jika ada 
saham yang melorot harganya dalam waktu dekat dibiarkan saja pa.

  artinya apa ya? apakah BEI ingin membuat orang susah untuk mendapatkan 
keuntungan di bursa dan melonggarkan orang merugi di bursa? dimana keadilan BEI 
untuk hal tersebut. Mudah2 an ada orang2 BEI yang baca. Baru naik segitu aja 
langsung UMA, tapi kalau ada yang drop banyak bukan UMA tapi crash dan it is 
normal.....apakah seperti itu? kan ga adil itu pa.

  trims






------------------------------------------------------------------------------
  From: Sumarna_gmail <[email protected]>
  Cc: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
  Sent: Mon, 17 January, 2011 2:17:52 PM
  Subject: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi)

    
   

  Berikut adalah "market direction" yang diberikan salah satu group retail 
investor di Singapore (cari saja di google, nanti pasti ketemu) untuk para 
anggotanya mengenai kondisi bursa manca negara pada bulan OKTOBER 2010 :





        Market Valuations 
        PE Ratio 
       
        S&P 500         15,2 
        Singapore 13 
        HangSeng 14,86 
        Jakarta 37,82 
        Shanghai 20,04 
        Malaysia 18 




  dari data di atas, terlihat bahwa bursa Jakarta memang sudah terlalu mahal 
dan sudah sulit memberikan ruang bagi trader,  speculator dan bandar untuk 
"mengumpulkan massa" dan menarik untung dari situ.

  Kinerja Composite tahun 2010 untuk Bursa Jakarta ternyata masih gains kurang 
lebih  +40%, Bursa Malaysia +20% dan Bursa Shanghai losses -15%. Bursa Shanghai 
yang PE Rationya kedua tertinggi dalam rangking di atas, mulai terkoreksi tajam 
sejak pertengahan November 2010.



  Jadi, dari data di atas, secara pribadi (dan begitu juga isi "market 
direction" itu), menurut saya tidak mengherankan kalau sekarang bursa Jakarta 
kita ini mengalami koreksi tajam dan mungkin masih akan terjadi dalam waktu 
dekat ini. Lepas dari kondisi makro ekonomi global, harga komoditas, semua 
analisa TA dan FA, menurut saya yang paling dominan adalah karena buat Local & 
Asing (trader, speculator dan bandar) bursa Jakarta untuk saat ini sudah 
kehilangan daya tariknya karena sudah terlalu kemahalan, kecuali bersedia 
dilakukan koreksi tajam (yang akan mengundang banyak dana masuk lagi) sehingga 
ada ruang untuk mencetak profit lagi.



  Demikian sumbang sarannya, mohon maaf kalau tidak berkenan.



  salam

  sumarna





  Financial success is a “matter of having the right habits”, Make sure that 
you have the right role models. Strive for rational behaviour, good habits, and 
proper temperament (Warren Buffet)



    



  
Financial success is a “matter of having the right habits”, Make sure that you 
have the right role models. Strive for rational behaviour, good habits, and 
proper temperament (Warren Buffet)
  ----- Original Message ----- 
  From: Sumarna 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, January 18, 2011 10:45 AM
  Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi)


Kirim email ke