Setuju, Boss dengan "jas merah", penurunan indeks di awal tahun adalah pola umum yang selalu berulang dan alasannya juga logis (karena pemain besar melakukan repositioning dstnya) :
Contoh Pola tsb : a) Awal 2009 index composite IDX turun sebanyak (-12,6%) durasi +/- 2 bulan, didahului kejatuhan composite IDX di 2008 sebesar (-50%) b) Awal 2010 index composite IDX turun sebanyak (-6,92%) durasi +/- 3 minggu, didahului kenaikan composite IDX di 2009 sebesar + (+75%) c) Awal 2011 index composite IDX turun sebanyak (-8,67%) durasi kurang dari 1 minggu (kemudian naik sedikit) didahului kenaikan composite IDX di 2010 sebesar (+40%) Dari data di atas, mudah dibaca bahwa dalam 2 tahun terakhir index composite IDX telah naik sebanyak 115% (salah satu yang terbaik di dunia); PE Ratio index composite IDX per Oktober 2010 adalah sebesar 38x (posisi per 20 Januari sudah jauh membaik), jauh melebih index Shanghai yang 20x, Kuala Lumpur 18x dan yang lainnya dibawah 15x atau kurang. Dengan melihat data-data di atas, apalagi dengan kondisi perekonomian global yang sulit ini (Euro "lumpuh", China "tightening policy", USA hanya mampu mencetak uang, ~ harga emas per Januari 2011 ini : kurang dari 3 minggu telah merosot sebanyak 80 USD/oz, padahal untuk naik USD 100/oz butuh 7 bulan, menandakan para speculator telah mulai meninggalkan pasar), maka tanpa penurunan PE Ratio saham-saham bigcap yang berarti penurunan harga-harga saham bigcap (karena bigcap yang menentukan index composite), akan sulit rasanya para pemodal besar mulai bergerak lagi karena kecilnya potensi keuntungan yang bisa mereka raih dari pasar modal IDX kita ini. Rasanya "sideways" ini masih akan terus berlangsung berminggu-minggu sampai laporan keuangan tahunan 2010 atau quarter-1 2011 mulai dipublikasikan (awal Maret s/d April 2011), terkecuali terjadi hal yang tidak kita inginkan bersama, yaitu koreksi besar atas angka composite IDX kita, mungkin ke 3300-an (atau kurang ?). Sesudah itu, mudah-mudahan "bullish rally" bisa dimulai lagi. 2011/1/20 positif01 <[email protected]> > > > Anda betul. Dari sekian banyak posting hari ini, semua berkutat kepada apa > yang sedang terjadi hari ini. Tidak ada yang mengulas "jas merah" semua cuma > bersiap "jas hujan". > > Coba, kalau benar para penggiat pasar ini adalah sekelompok yang cermat > dengan teknikal (kalau fundamental tidak perlu ditanya lagi, Moody's sudah > jawab), lihat, cerna, pahami....temukan apa bedanya 'sell-off' 20 Januari > hari ini dengan 'sell-off' 10 Januari lalu? Ingat close 10 Januari yang > turun 4,21% itu di 3479 tidak sampai 1% dari selisih hari ini di kisaran > 3452. > > Coba cari apa bedanya? Can't you see? A pitty if you can't, seperti cerita > ini, not long time ago. > > http://www.businessweek.com/news/2010-01-12/dow-theory-signals-u-s-stock-gains-to-last-technical-analysis.html > > '+' > > 2011/1/20 <[email protected]> > >> >> >> >> Sayang sekali pak/bu +, masih banyak yang mentalnya kurang kuat ngeliat >> "bear" ngamuk ngusir kumpulan "bull" ke dasar jurang. >> Niat anda sungguh mulia, mempertahankan pasukan "bull" spya tetap bertahan >> di garis akhirnya. Well let's see at friday. >> Friday I'm in love or friday I'm in danger. >> >> Salam >> >> Sent from my Berryberry®, powered by sinyal kuat kartu HORE....! >> ------------------------------ >> *From: * positif01 <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Thu, 20 Jan 2011 14:27:36 +0700 >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *[jsxpro-saham] Sudah siap cover belum? Mumpung masih ada koper >> tersisa >> >> >> >> >> > >
