Pergerakan BDMN dan BMRI bisa tolong dijelaskan Om positif, yang satu terbang yang satu masih nyungsep, sementara FA BMRI sangat kuat.
Regs - ia Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Tue, 18 Jan 2011 03:51:41 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi) Sy pikir ya, utk saham2 buat investasi sih ga usah dikhawatirkan, ntar jg rebound. Kalo buat trading..nah itu yg baru hati2, masa sideways cenderung turun gini sy pikir mendingan wait n see aja. :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Tue, 18 Jan 2011 03:01:38 To: Saham Groups<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi) Hehe artinya ekonomi dunia crash? Terjadi 'krisis ekonomi' kayak 2008, itu bkn hny saham kita yang jebol tapi bisa2 juga usaha kita bs bangkrut (buat pengusaha) atau di phk buat karyawan? Bahkan dunia juga goncang? Jadi jika arah kesana belum ada, tenang ajalah, BD kan juga perlu duit masa dia diem-in ???? Saya dulu termasuk yang ancur 2008 tapi toh semua investasi kembali saat ini, 'pengalaman adalah guru terbaik, itu tidak salah! Salam Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Tue, 18 Jan 2011 02:53:52 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi) Kalau 3 bln msh gini jg gmn? Msh sorry ga:) Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Tue, 18 Jan 2011 02:52:14 To: Saham Groups<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi) Hehe jangan menyalahkan BEI mereka kan tidak jadi trader / transaksional? Kalau jadi trader ( harian) ya memang begitu, mana ada saham yang naik terus menerus? Kalau sudah 'cuan' banyaknya mestinya ada waktu keluar dan istirahat lah sbntr (bisa jadi saham tetap naik? Tp kan wajar), jadi tidak ada yg menang setiap hari sepanjang tahun (kalau ada saya mau taruh duit d hehe), kalau saya main longterm 2-3bln penurunan begini belum terlalu serius (sory..!) Karena masih banyak yang hijau ..... Salam Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: uci sanusi <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 16 Jan 2011 23:26:43 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi) Pa Sumarna Ya memang tahun 2010 berlari begitu kencang ya bursa kita. tapi yang jadi sorotan saya adalah jika ada saham yang harganya melonjak dalam waktu dekat oleh BEI dikategorikan sebagai UMA (Unusual Market Activity) Tapi jika ada saham yang melorot harganya dalam waktu dekat dibiarkan saja pa. artinya apa ya? apakah BEI ingin membuat orang susah untuk mendapatkan keuntungan di bursa dan melonggarkan orang merugi di bursa? dimana keadilan BEI untuk hal tersebut. Mudah2 an ada orang2 BEI yang baca. Baru naik segitu aja langsung UMA, tapi kalau ada yang drop banyak bukan UMA tapi crash dan it is normal.....apakah seperti itu? kan ga adil itu pa. trims ________________________________ From: Sumarna_gmail <[email protected]> Cc: [email protected]; [email protected]; [email protected] Sent: Mon, 17 January, 2011 2:17:52 PM Subject: [saham] Wajar koreksi Bursa Jakarta (dan masih akan terjadi lagi) Berikut adalah "market direction" yang diberikan salah satu group retail investor di Singapore (cari saja di google, nanti pasti ketemu) untuk para anggotanya mengenai kondisi bursa manca negara pada bulan OKTOBER 2010 : Market Valuations PE Ratio S&P 500 15,2 Singapore 13 HangSeng 14,86 Jakarta 37,82 Shanghai 20,04 Malaysia 18 dari data di atas, terlihat bahwa bursa Jakarta memang sudah terlalu mahal dan sudah sulit memberikan ruang bagi trader, speculator dan bandar untuk "mengumpulkan massa" dan menarik untung dari situ. Kinerja Composite tahun 2010 untuk Bursa Jakarta ternyata masih gains kurang lebih +40%, Bursa Malaysia +20% dan Bursa Shanghai losses -15%. Bursa Shanghai yang PE Rationya kedua tertinggi dalam rangking di atas, mulai terkoreksi tajam sejak pertengahan November 2010. Jadi, dari data di atas, secara pribadi (dan begitu juga isi "market direction" itu), menurut saya tidak mengherankan kalau sekarang bursa Jakarta kita ini mengalami koreksi tajam dan mungkin masih akan terjadi dalam waktu dekat ini. Lepas dari kondisi makro ekonomi global, harga komoditas, semua analisa TA dan FA, menurut saya yang paling dominan adalah karena buat Local & Asing (trader, speculator dan bandar) bursa Jakarta untuk saat ini sudah kehilangan daya tariknya karena sudah terlalu kemahalan, kecuali bersedia dilakukan koreksi tajam (yang akan mengundang banyak dana masuk lagi) sehingga ada ruang untuk mencetak profit lagi. Demikian sumbang sarannya, mohon maaf kalau tidak berkenan. salam sumarna Financial success is a “matter of having the right habits”, Make sure that you have the right role models. Strive for rational behaviour, good habits, and proper temperament (Warren Buffet)
