Yang ikut '+' tentu sudah siap2 menjual.. Sementara yg menunggu signal TA lg siap2 beli. Pas lahh... Ada cuan ada beli...
'++' emang yahud.. -----Original Message----- From: Faris <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 26 Jan 2011 15:30:19 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Ini kira-kira enaknya diapain ya? Om Positif ada benarnya, supaya ada keseimbangan informasi, bahkan mencela/mengejek analyst yg salah pun OK2 aja.... supaya nanti bisa doubt everything.... :)) --- On Wed, 26/1/11, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: Re: [saham] Ini kira-kira enaknya diapain ya? To: [email protected] Received: Wednesday, 26 January, 2011, 1:47 PM Udah kaya yg paling bener aja ... Eling napa pak... Malu2in aja Biasa aja nanggapinnya dong... (Saya juga biasa lohhh.. Cuma ingetin aja)Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!From: positif01 <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 26 Jan 2011 13:41:45 +0700ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Ini kira-kira enaknya diapain ya? Bagaimana kalau yang bilang mau "melorot" ke 3200 di bawah ini karena tidak "melorot" malah "menyorot", diberi sanksi kita "pelorotin" celananya...sesuai dengan istilahnya "nge-short". Bagaimana? :d Bahkan sejumlah sekuritas seperti PT Bahana TCW Investment Management, PT Mandiri Manajemen Investasi, dan PT Manulife Asset Management memprediksi, indeks akan melorot 6,8% menjadi 3.200. (http://investasi.kontan.co.id/v2/read/investasi/57384/Mengapa-investor-asing-melepas-saham-Indonesia) '+'
