Mumpung masih melek nih pak, looo pak pengencuan sendiri masi utak atik chart 
ya?


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Wed, 26 Jan 2011 18:27:27 
To: SHM<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Koran Malam

Tiduuuuur tiduuuur dah pagii ♓έ;)♓έ;)♓έ;)♓έ 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Wed, 26 Jan 2011 18:10:51 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Koran Malam

Koran Malam - IHSG Weekly review :
www.sahambagipemula.blogspot.com


Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Wed, 26 Jan 2011 17:37:22 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Detikcom: Harga Indomie Naik Cepek

Sori just sharing...
Kalau saya sih lebih prefer keep INDF daripada ICBP walaupun indomie produknya 
ICBP.

Alasannya sbb:
Ketika Grup Salim meng-IPO-kan ICBP, tujuannya murni hanya untuk mencari duit 
sebanyak-banyaknya, yang akan dipake buat bayar utang, gak lebih dari itu. 
Makanya harga IPO ICBP tinggi banget, mencapai Rp 5,395 per saham. Kalau pake 
kinerja ICBP yang terakhir yaitu kuartal III 2010, harga tersebut mencatat PBV 
10.4 kali, mahal! Maka wajar kalau kemudian harga ICBP cuma bisa naik sebentar 
ke level 6,000, untuk kemudian terus turun hingga terakhir berada di posisi 
4,700.

Lalu kenapa kok sepertinya ga ada upaya dari Grup Salim untuk menjaga harga 
saham ICBP ini untuk setidaknya tetap berada diatas harga IPO-nya? Karena Grup 
Salim bukan tipikal Grup Bakrie yang doyan ngutak atik harga saham. Mereka 
lebih suka berbisnis di sektor riil: bikin Indomie, lalu menjualnya ke 
masyarakat. Jadi, hampir seluruh saham-saham Grup Salim, termasuk INDF dan 
ICBP, harganya dibiarkan untuk mengikuti harga pasarnya. Dan harga wajar ICBP 
pada saat ini, secara fundamental memang di level 4,000-an. Harga 4,700 
mencatat PBV 9.0 kali, masih sangat tinggi. Ini karena Grup Salim menaruh 
sebagian besar utang INDF ke dalam neraca ICBP, sehingga ekuitas ICBP kecil 
sekali, tapi sebaliknya, utangnya guedee. Tapi dari sisi laba bersih, PER ICBP 
cuma 12.7 kali, masih wajar. Itu karena pendapatan ICBP memang sangat besar, 
hasil dari jualan sekian juta bungkus Indomie setiap harinya.

Sumber: http://teguhidx.blogspot.com/2011/01/icbp-dan-bjbr.html

Disc On yah...
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: [email protected]
Sender: [email protected]
Date: Wed, 26 Jan 2011 16:35:32 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Detikcom: Harga Indomie Naik Cepek

Dan produk icbp indomie mie kriting masih paling mahal diantara mie2 instan 
lainnya dan teutep laris manis....lanjutkan menanjak terus ICBP!!!


Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: jaja <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 26 Jan 2011 19:57:32 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Detikcom: Harga Indomie Naik Cepek

yoi pak. 
untungnya supply cabe ini seasonal. 
gampang naik n gampang banget turun

dulu product bombastis mie nusantara (dulu indf) gagal total.
tapi approach differensiasi product per lidah umumnya bagus, trutama bunkus ijo 
rasa sotonya)
saya lihat beberapa anak kos memang ga pernah buka shacet cabenya..

[email protected] escribió:

>Terutama berat cabe keringnya... Hihihi...
>Mungkin indomie perlu memikirkan penjualan indomie 'ekonomis' yg tanpa
>cabe, yg harganya lbh murah.
>Luar biasa sekali cabe ini, harga per kgnya lebih mahal daripada harga
>daging... --'
>
>Cheers,
>
>Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>Teruuusss...!
>
>-----Original Message-----
>From: "Tukang Siomay" <[email protected]>
>Date: Wed, 26 Jan 2011 12:06:58 
>To: <[email protected]>
>Reply-To: [email protected]
>Subject: Re: [saham] Detikcom: Harga Indomie Naik Cepek
>
>Begini saja.
>Coba beli Indomie sebelum harga naik terus ditimbang isinya ada berapa
>gram ? Nanti kalau harga Indomie sudah naik, beli lagi terus ditimbang
>lagi. Ada perubahan tdk ?
>Sent from my BlackBerry®
>powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>
>-----Original Message-----
>From: iwanibe <[email protected]>
>Sender: [email protected]
>Date: Wed, 26 Jan 2011 18:59:31 
>To: <[email protected]>
>Reply-To: [email protected]
>Subject: Re: [saham] Detikcom: Harga Indomie Naik Cepek
>
>Pak, sharing aja nih..
>kira-kira naik cepe nya nutup harga bahan baku (gandum, minyak goreng,
>dan
>cabe) gak yach ?
>
>Salam,
>Iwan
>
>2011/1/26 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>
>> Detikcom: Harga Indomie Naik Cepek
>>
>>
>http://www.detikfinance.com/read/2011/01/26/141920/1555005/6/harga-indomie-naik-cepek
>>
>>
>> Hmmm.......harga jual naik cepe, lumayan ngga terasa dikonsumen :)
>>
>> INDF nunggu giliran saja untuk ngejos ke 7500 tahun 2011 ini :)
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>>
>> ------------------------------------
>>
>> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar
>saham.
>>
>> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN
>ADMIN
>> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU
>MENJUAL
>> EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
>> INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
>>
>> [email protected] untuk berhenti dari milis saham
>> [email protected] untuk bergabung ke milis saham
>> Yahoo! Groups Links
>>
>>
>>
>>


Kirim email ke