Cabutnya kayak cabut singkong gitu deh :) 
-----Original Message-----
From: budy darmawan <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 29 Jan 2011 23:15:34 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: Bls: [saham] Garuda IPO

gmn cara nyabutnya pak?? emang bisa???

regards,

budy darmawan,s.h.

--- Pada Sab, 29/1/11, [email protected] <[email protected]> menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: Bls: [saham] Garuda IPO
Kepada: [email protected]
Tanggal: Sabtu, 29 Januari, 2011, 11:45 AM















 
 



  


    
      
      
      












Temen saya pesen 2M udah di cabut tuh serem katanyaSent with CuanWannabe v.88  
Powered by Shortsell From:  Noviati Prihatini <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Sat, 29 Jan 2011 19:37:21 +0800 (SGT)To: <[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: Bls: [saham] Garuda IPO

 



    
      
      
      pesan di mandiri, danareksa, bahana dapat 100 % utk BB
waow takut...
kabur.... wushhhh...
heheheh


Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sab, 29 Januari, 2011 17:40:02
Judul: Re: [saham] Garuda IPO








 



    
      
      
      












Tergantung, local masih. Kalu di foreign macam changi or europe kan ketat jd 
dia juga ontimeSent with CuanWannabe v.88  Powered by Shortsell From:  
"hakitrader" <[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Sat, 29 Jan 2011 17:26:37 +0700To: <[email protected]>ReplyTo:  
[email protected]
Subject: Re: [saham] Garuda IPO

 



    
      
      
      


Penyakit kronis garuda adalah penyakit sering  terlambat, 
apakah sekarang sudah sembuh belum ya? Kalau terlambat kadang-kadang sampai 
beberapa jam bukan hanya beberapa menit.
 
 

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  [email protected] 
  To: [email protected] 
  Sent: Saturday, January 29, 2011 4:23 
  PM
  Subject: Re: [saham] Garuda IPO
  
  
  
  Ngomong2 soal terbang pake garuda. Menunya dr taun ke taun msh itu2 aja. Mi 
  udang. Omelet telur with sosis. atau nasgor. Ampe bosen
  Sent with CuanWannabe v.88 Powered by Shortsell 
  

  From: "Daenk☺" <[email protected]> 
  Sender: [email protected] 
  Date: Sat, 29 Jan 2011 06:07:44 +0000
  To: Milis Saham Irwan<[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Garuda IPO
  
  
  
  
Tetap menarik Pak, kl ga da pesawat susah jg kerja keluar 
  kota,heeee.....

Piiiiisssss....

------Original 
  Message------
From: stock gainer
Sender: Milis Saham Irwan
To: Milis 
  Saham Irwan
ReplyTo: Milis Saham Irwan
Subject: Re: [saham] Garuda 
  IPO
Sent: Jan 29, 2011 13:06

memang industri penerbangan nggak 
  menarik...apalagi kalau kena dampak
harga minyak.

On 1/29/11, [email protected] <[email protected]> wrote:
> 
  Sepertinya begitu bung tonny.
>
> Let see
>
> 
  Regard
> Krisna Putra Darma
> 
  xna-investment.blogspot.com
>
> sent from 
  BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> 
  Sender: [email protected]
> Date: 
  Sat, 29 Jan 2011 05:00:42
> To: <[email protected]>
> 
  Reply-To: [email protected]
> 
  Subject: Re: [saham] Garuda IPO
>
> Waduh....belum tanggal mainnya 
  udah dibilang gagal yakk...nanti jd byk yg ga
> mau bayar pemesanannya 
  nih...hehehe....
> Powered by TK.Berry®
>
> -----Original 
  Message-----
> From: sahamvalas <[email protected]>
> 
  Sender: [email protected]
> Date: 
  Fri, 28 Jan 2011 19:57:22
> To: <[email protected]>
> 
  Reply-To: [email protected]
> 
  Subject: [saham] Garuda IPO
>
> numpang copas dr 
  sbelah
>
> Baca-baca berita terakhir soal IPO Garuda, banyak yang 
  menyebutkan kalau
> IPO-nya ternyata akhirnya nggak laku. Lebih dari 
  separuh saham yang dilepas
> hanya diserap oleh penjamin emisinya, alias 
  gak diserap oleh investor
> publik. Padahal jumlahnya sudah dikurangi 
  dari 9.4 milyar menjadi hanya 6.4
> milyar lembar saham saja. 
  Oversubscribe yang terjadi pun hanya 1.3 kali.
> Hmm, apakah karena 
  harganya mahal? Mungkin nggak juga.
>
> Harga saham Garuda memang 
  mahal, terutama kalau dilihat dari sisi
> fundamental. Tapi kalau cuma 
  itu masalahnya, seharusnya tidak sampai membuat
> masyarakat jadi nggak 
  berminat terhadapnya. IPO-IPO sebelum Garuda juga
> ditetapkan pada 
  harga mahal, namun minat masyarakat tetap saja tinggi.
> Martina Berto 
  (MBTO) contohnya, oversubscribe yang terjadi (atau setidaknya
> yang 
  diklaim penjamin emisinya) mencapai 11 kali.
>
> Jadi apa 
  masalahnya? Ada beberapa poin. Pertama, waktu penyelenggaraan
> IPO-nya. 
  Seperti kita ketahui, Garuda menggelar IPO pada saat sekarang ini,
> 
  dimana kondisi market mulai ‘istirahat’ setelah terus menerus menguat 
  sejak
> September tahun lalu. Seharusnya, Garuda menggelar IPO-nya pada 
  Oktober atau
> November lalu, yaitu ketika IHSG lagi tinggi-tingginya. 
  Nyatanya pada
> periode tersebut, banyak sekali perusahaan yang 
  menggelar IPO karena
> memanfaatkan momen pasar yang lagi bullish, dan 
  mereka memang sukses
> menjaring dana sebesar-besarnya dari masyarakat. 
  Sepanjang September –
> Desember 2010 lalu, gak pernah kedengaran ada 
  kabar yang menyebutkan bahwa
> ada saham IPO yang gak 
  laku.
>
> Nah, para pihak-pihak yang berkepentingan dengan IPO 
  Garuda ini seharusnya
> mengerti bahwa meski harga saham Garuda 
  ditetapkan pada harga terendah
> sekalipun, harga tersebut akan tetap 
  dinilai mahal, karena fundamental
> Garuda memang buruk. Jadi? Mereka 
  seharusnya menjual Garuda ketika IHSG lagi
> dipuncak, sama seperti 
  perusahaan-perusahaan swasta. Investor ketika itu
> sedang sangat 
  bersemangat, sehingga mereka akan lebih fokus pada status
> BUMN-nya 
  Garuda (sehingga secara spekulatif sahamnya mungkin masih bisa
> 
  melejit, dan juga karena didukung kondisi market yang kondusif), 
  daripada
> fundamentalnya. Alhasil, seperti IPO-IPO lainnya yang sukses, 
  IPO Garuda
> kemungkinan besar juga akan diserap habis oleh 
  publik.
>
> Tapi sayangnya, IPO BUMN yang digelar ketika itu malah 
  Krakatau Steel
> (KRAS), yang secara fundamental jauh lebih baik dari 
  Garuda. Seharusnya, IPO
> Garuda-lah yang digelar ketika itu, dan IPO 
  KRAS baru digelar sekarang.
> Memangnya kenapa? Karena yang namanya 
  bullish di market itu gak pernah
> bertahan selamanya. Selalu akan ada 
  masa dimana harga-harga saham akan
> kembali ke level normalnya 
  masing-masing, sehingga indeks sahampun akan
> terkoreksi, juga untuk 
  kembali ke level normalnya. Jadi jika Garuda baru
> menggelar IPO-nya 
  sekarang ini, maka itu sudah sangat terlambat, karena
> bullish di 
  market sudah keburu pergi. Kalau dilihat dari tindakan
> Kementerian 
  BUMN yang mengurangi jumlah saham Garuda yang dilepas hanya
> karena 
  faktor market yang lagi lesu, maka sepertinya mereka gak p

Jabat Erat; 
  
#Daenk☺#
  


    
     

    










    
     








    
     

    










    
     

    
    


 



  











Kirim email ke