Setuju.....kalau menurut sy sistem negara kita yg hrs diperbaiki dibarengi Dg perbaikan karakter....bangsa kita kan bangsa yg banyak omong dari pada banyak bekerja.....
Regards Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Wed, 9 Feb 2011 10:37:49 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Mungkin ini yang bikin index merosot akhir2 ini....(Moga2 bukan). Kenapa presiden yang selalu disalahkan? Negara kita punya sistem yg seharusnya bisa mengatur bidangnya masing2, SBY bukan tuhan yang bisa melakukan ketepatan dan kecepatan tindakan secara sempurna, mereka hanya bisa mengeritik, tapi apakah mereka memberikan solusi? Apakah mereka berperan aktif dlm membantu masalah di pemerintahan? Kinerja para anggota fraksi2 yang harus dipertanyakan, Kinerja menteri yang seharusnya dievaluasi, Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "Taufik arie w" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 9 Feb 2011 10:23:00 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Mungkin ini yang bikin index merosot akhir2 ini....(Moga2 bukan). PAN : Perlu Reshuffle Kabinet atau Reshuffle Presiden? Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menilai instabilitas ekonomi, politik dan hukum yang terjadi saat ini bukan disebabkan kinerja menteri yang tidak maksimal.Menurut Sekretaris FPAN Teguh Juwarno, persoalan yang ada disebabkan oleh ketidaktegasan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam mengambil keputusan."Yang bermasalah bukan menterinya tapi presidennya, menteri kan cuma anak buah yang menjalankan perintah komandannya," ujar Teguh kepada INILAH.COM, Selasa (8/2/2011).Anggota Komisi I DPR ini mencontohkan instabilitas di bidang politik dan hukum diakibatkan oleh kebijakan-kebijakan SBY sendiri.Misalnya kasus boikot Bibit-Chandra oleh Komisi III DPR dikarenakan ketidaktegasan SBY dalam memutuskan perkara Anggodo Widjojo dengan cara membentuk Tim Delapan.Kemudian dalam kasus mafia pajak, Presiden SBY kembali mengambil kebijakan membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum yang malah berbenturan dengan Polri dan Kejagung."Melihat perkembangan pemerintahan dalam menangani persoalan, lama-lama saya berpikir jangan-jangan problemnya bukan di menteri tapi di presidennya yang tidak tegas," ucap Teguh.Oleh karena itu, Teguh menilai reshuffle kabinet menjadi tidak efektif jika Presiden SBY selalu tidak tegas dan menunda-nunda penyelesaian masalah."Dalam tugas, tidak ada prajurit yang salah, tapi komandan yang harus tanggung jawab dong," tambahnya.http://nasional.inilah.com/read/detail/1220422/perlu-reshuffle-kabinet-atau-reshuffle-presiden Powered by Telkomsel BlackBerry® ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
