Penjualan mobil group Astra januari 2011 naik, dibandingkan Des 2010 ataupun Jan 2010. Makanya beberapa hari terahir ini, ASII naik terus. Jangan jual Bro, tahan teruuuus. kalaupun BBM naik atau ada pembatsasn atau ada pajak progresif sesuai dgn jumlah mobil yang dimilki, paling2 turun sebentar, habis itu naik lagi. Lihat sejarah !
--- Pada Jum, 18/2/11, Daud Hardjakusumah <[email protected]> menulis: Dari: Daud Hardjakusumah <[email protected]> Judul: Re: [saham] Timur Tengah Siap Panaskan Kembali Harga Minyak Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 18 Februari, 2011, 5:45 PM Sell ASII? hehe enak aja. Perlu diketahui, orang indonesia itu paling kaya di dunia. Harga mobil paling mahal ya di indonesia :) Daud Muhamad Samsudin Hardjakusumah [email protected] sidaut.blogspot.com From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Fri, February 18, 2011 1:12:47 PM Subject: Re: [saham] Timur Tengah Siap Panaskan Kembali Harga Minyak Sy pikir ngga ada atau sangat lemah hubungan antara harga bbm naik dgn penjualan mobil. Hanya akan mengurangi pemakaian mobilnya saja, tdk mengurangi minat beli. Bila nanti harga saham otomotif turun, itu sy pikir hanya reaksi psikologis sesaat saja, tdk akan berpengaruh signifikan dlm jk panjang. :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphoneFrom: sinta sari <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 18 Feb 2011 09:14:47 +0700To: <[email protected]>ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Timur Tengah Siap Panaskan Kembali Harga Minyak Minyak naik, bensin mahal, berarti penjualan mobil bakal terus turun. SELL ASII...!!! Pada 18 Februari 2011 09:06, budi harlino <[email protected]> menulis: Gejolak di Timur Tengah semakin meluas! Bahkan Iran, Aljazair, Yordania, Bahrain, dan juga Libya sedang dilanda demonstrasi besar-besaran! Harga Minyak diprediksi bakal makin membara menuju level 100 Dollar…!!!!! Terus collect saham batu bara….!!!!! Timur Tengah Siap Panaskan Kembali Harga Minyak OKEZONE.COM: Harga minyak mentah di Asia masih berada di kisaran USD85 per barel dengan terus dibayangi kekhawatiran investor seputar gejolak politik di Timur Tengah yang bisa saja mengganggu pasokan minyak mentah dunia. Sebagaimana dikutip dari Associated Press (AP), Kamis (17/2/2011), harga minyak mentah untuk pengiriman Maret naik empat sen ke posisi USD85,03 per barel di perdagangan elektronik di New York Merchantile Exchange (Nymex) pada tengah hari waktu Singapura. Sementara itu, di London, minyak mentah Brent untuk pengiriman April terus meroket hingga 20 sen ke posisi USD103,98 per barel di bursa ICE Futures. Demonstrasi besar-besaran di Tunisia dan Mesir untuk menggulingkan penguasa di negara tersebut telah memicu sejumlah aksi serupa di Iran, Aljazair, Yordania, Bahrain, dan Libya. Hal itu tentunya sangat membuat investor bersikap was-was. Pasalnya, Iran adalah produsen nomor empat terbesar di dunia, sementara itu Aljazair dan Libya juga merupakan negara pemasok minyak mentah penting di dunia. (adn)(rhs)
