biasanya suka ada koq targetnya dan stop lossnya...kalo emang mau diikutin...
regards, budy darmawan,s.h. --- Pada Ming, 20/2/11, Jati Negara <[email protected]> menulis: Dari: Jati Negara <[email protected]> Judul: Bls: [saham] Analisa "Katanya" Kepada: "[email protected]" <[email protected]>, [email protected] Tanggal: Minggu, 20 Februari, 2011, 4:51 AM Kalau menyangkut soal kemaluan sih, ybs mungkin memang nggak punya malu. Lempar batu sembunyi tangan. Orang lain pusing, emang gue pikirin ?Yang penting misi sukses. --- Pada Sab, 19/2/11, [email protected] <[email protected]> menulis: Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: [saham] Analisa "Katanya" Kepada: "[email protected]" <[email protected]>, [email protected] Tanggal: Sabtu, 19 Februari, 2011, 3:45 PM Analisa "Katanya" adalah suatu jurus yg paling ampuh bagi sebagian besar trader, karena tidak perlu mikir lagi. Cukup ikuti saja "Katanya" sianu, cukup ikuti saja rekomendasi katanya sianu yg ada di Milis, siapa yg paling sering benernya, atau yg sering dipuji, maka makin banyak yg mengikuti "Katanya" sianu Sebetulnya tidak ada yg salah, krn ini merupakan jalan pintas yg paling mudah. Namun masalah timbul bila yg dibeli, harganya turun terus, biasanya "katanya sianu" tdk memberikan opsi atau petunjuk yg tegas apa bila "salah tebak" karena menyangkut masalah kemaluannya yg gede. Sehingga yg beli saham tsb kehilangan arah/petunjuk, harus diapakan saham yg nyangkut ini. Prinsip "Ketidak Pastian" didunia saham, harus benar2 diyakini trader seperti kita meyakini sebuah agama, tidak bisa ditawar2 lagi. Kalo ada yg sepakat dgn prinsip ketidak pastian ini, maka yg penting adalah bagaimana melindungi modal kita. Pertimbangan melindungi modal sebagai prioritas utama, karena 90% dari trader yg ada didunia ini adalah yg bangkrut, atau trader yg sukses yg pernah bankrut. Munkin teman2 yg sudah sukses dan punya pengalaman ini, boleh donk sharingnya, kiat2 bagaimana melindungi modal kita dari kebangkrutan. Rgds
