Major non-controling shareholders GIAA dipastikan bakal 'secondary
offering'. Meski belum tentu ada strategic investor yg berminat. Value
investor institusional (foreign bank) satu-dua mungkin baru berminat setelah
diskon harga yang besar. Kisaran Rp300-an baru dapat memulai minat, not
necessarily interested, dan harga diperkirakan akan digiring ke bawah dalam
minggu-minggu mendatang. Bahana dan Danareksa kemungkinan segera secondary
offering saham GIAA tersebut.

Financial Times menyebutkan Jumat lalu,

Bahana is seeking support from other state-owned companies and may have to
sell equity, possibly to a foreign bank, two of which have expressed
interest. Bahana declined to comment on whether it was seeking emergency
funding, but confirmed its working capital fell 60 per cent to about $10m.

Danareksa, the only state-owned investment bank, will also need to be
recapitalised, another banker involved in the IPO said.

'+'

Kirim email ke