<p>Saya yakin kalian ngga akan suka sama orang yang 'hitung2an'. Kasarnya, 
seperak dua perak aja ditagih. Pernah ngerasain?</p>
<p>Dalam berteman, kalau bisa jangan 'hitung2an'. Dari kecil saya lebih milih 
&amp; lebih sering untuk ntraktir teman hari ini, next time dia yang nraktir 
saya; daripada makan kita hari ini bayar sendiri-sendiri. Emang ini banyak pro 
dan kontranya. Kalau ketemu orang yang sukanya cuma ditraktir gimana? </p>
<p>Nah, beberapa waktu lalu di twitter @billyboen saya men-share 1 ajaran dari 
ayah saya, yang ternyata dapat banyak tanggapan: </p>
<p>"Kalau kamu bisa mentraktir orang lain, berarti kamu 'lebih"</p>
<p>Karena ajaran my Dad inilah, sekarang kebiasaan saya untuk mentraktir orang 
sudah tidak bisa saya hilangkan (memang ngga pengen saya hilangkan). Apakah 
saya hanya traktir mereka yang sosial statusnya di bawah saya? TIDAK! 
Seringkali saya mentraktir mereka yang jauh lebih kaya raya dibandingkan saya. 
Koq bisa? Bukannya enakan ditraktir? </p>
<p>Pemikiran saya bukan begitu. Saya berpikir, "Harga makanan yang saya bayar, 
murah banget dibandingkan waktu yang dia berikan untuk mau makan sama saya." 
</p>
<p>Dalam konteks ada yang ulang tahun saja, saya selalu tidak ingin melontarkan 
pertanyaan iseng seperti yang sering dilakukan oleh banyak orang, "Wah ultah, 
kapan nih traktir2nya?"</p>
<p>FYI aja, di Amerika... yang ultah itu yang ditraktir oleh teman-temannya! 
Koq bisa? Kalau menurut saya make sense. Yang ultah kan mau senang2, koq malah 
disuruh ntraktir? Kaya seolah-olah untuk bisa bareng teman-temannya, teman2nya 
harus 'dibeli'... harus ditraktir. Semakin kaya seseorang, semakin perayaannya 
meriah.</p>
<p>Coba bayangkan kalau sistemnya dibalik. Yang ultah yang ditraktir oleh 
teman-temannya. Yang ultah akan benar2 senang. Dan berapa sih biaya untuk 
traktir makanan 1 orang, kalau dibagi misal ber-10 atau ber-20?</p>
<p>Dalam dunia bisnis pun seperti itu... orang yang ngga 'hitung2an' akan lebih 
mudah untuk mendapatkan teman (lebih kuat daripada hanya network). Dan ini 
pasti berimbas ke bisnisnya. </p>
<p>Biasakan dari sekarang untuk ngga 'hitung2an', biasakan untuk memberi, bukan 
menunggu untuk diberi. Berusahalah untuk menjadi orang yang 'lebih'.</p>
<p>Billy Boen<br>
www.billyboen.com</p>
<p>Twitter: @billyboen<br>
Facebook: billyboenYOT</p>
<p>Sent from Yahoo! Mail on Android</p>


Kirim email ke