http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1235612/banyak-investor-asing-melir
ik-saham-untr

 

INILAH.COM, Jakarta - Saham UNTR, Senin (14/2) akan menguat karena valuasi
yang murah didukung positifnya sentimen market. Investor asing pun banyak
yang akan melirik saham ini.

Yuganur Wijanarko, senior researcher HD Capital mengatakan, potensi
penguatan saham PT United Tractors (UNTR
<http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=untr.jk&t=3m&q=c&l=off&z=m&a=v&p=s> )
awal pekan ini terbuka, terutama karena valuasinya masih murah. Selain
karena positifnya sentimen grup dan pengaruh dari penguatan market.

Bagi investor yang mempertimbangkan valuasi, bisa membeli saham UNTR sebagai
alternatif selain PT Bumi Resources (BUMI
<http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=bumi.jk&t=3m&q=c&l=off&z=m&a=v&p=s> ).
Dia merekomendasikan buy dengan target di level Rp27.000 per unit dalam 6
bulan ke depan. "Saya melihat, investor asing pun banyak melirik UNTR ini,"
katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Jumat (11/2) saham UNTR ditutup menguat Rp400 (1,80%) jadi
Rp22.550, dengan intraday tertinggi mencapai Rp22.600 dan terendah Rp21.600.
Volume transaksi mencapai 9,01 juta unit saham senilai Rp99,9 miliar dan
frekuensi 1.259 kali. Berikut wawancara lengkapnya.

Di antara saham-saham batu bara, mana yang paling Anda rekomendasikan?

Saya lebih suka UNTR. Saya melihat potensi penguatan awal pekan ini. Salah
satunya karena faktor valuasi. Price Earning Ratio (PER) emiten yang
bergerak di bidang penyewaan mesin-mesin konstruksi ini, merupakan yang
paling murah saat ini setelah BUMI.

Karena itu, bagi investor yang mempertimbangkan valuasi, bisa membeli saham
UNTR sebagai alternatif selain BUMI. Valuasi BUMI di level 16 kali sedangkan
UNTR di level 16-17 kali di 2010. UNTR berpeluang mengarah ke level
resistance Rp23.500 dan Rp21.500 sebagai level support-nya.

Jika valuasinya sama dengan BUMI, mengapa harus pilih UNTR?

Valuasi UNTR dan BUMI memang tidak jauh berbeda. Hanya saja, UNTR tidak
memiliki masalah utang seperti BUMI. Saya melihat, investor asing pun banyak
melirik saham ini.

Bukankah UNTR kurang likuid dibandingkan BUMI?

Memang begitu. Hanya saja, bermain di saham ini lebih aman karena rasio
utangnya kecil. Bermain di saham BUMI lebih bersifat spekulatif.

Selain faktor valuasi, apa lagi yang bisa jadi pendongkrak saham ini?

Sentimen grup. UNTR berpeluang naik awal pekan ini mengikuti pergerakan
saham-saham di grup Astra. Sebab, pajak progresif ternyata tidak berpengaruh
pada berkurangnya penjualan mobil di PT Astra Internasional (ASII
<http://ichart.finance.yahoo.com/z?s=asii.jk&t=3m&q=c&l=off&z=m&a=v&p=s> ).

Sentimen market bagaimana?

Kondisi itu, didukung oleh sentimen market. Saya memperkirakan, IHSG
<http://ichart.finance.yahoo.com/w?s=%5EJKSE>
http://www.inilah.com/assets/image/graph_icon.gifberpeluang menguat ke level
3.430-3.475 dan 3.330 sebagai level support-nya. Penguatan ini terpengaruh
dari peluang positifnya pergerakan bursa global terutama Dow Jones.

Hal itu dipicu oleh Presiden Mesir Husni Mubarak yang dinyatakan mundur pada
Jumat (11/2) malam. Karena itu, pengaruh positifnya baru akan terdiskon oleh
pasar awal pekan ini. Selama ini market khawatir atas gejolak Mesir. Sebab,
Terusan Suez di negeri itu merupakan kanal perdangangan Asia-Eropa. Saat
presidennya mundur, gejolak Mesir selesai.

Lantas, apa rekomendasi Anda untuk UNTR?

Saya rekomendasikan buy untuk UNTR dengan target di level Rp27.000 per unit
dalam 6 bulan ke depan. [ast]

 

<<image001.gif>>

Kirim email ke