--- On Wed, 16/3/11, sem susilo <[email protected]> wrote:

From: sem susilo <[email protected]>
Subject: [ob] 16 maret
To: [email protected]
Date: Wednesday, 16 March, 2011, 9:14 AM















 
 



  


    
      
      
      
Bicara tentang analisa saham harus berdasarkan data, bukan prakira. Walaupun 
tidak ada keharusan apalagi kewajiban pasar akan mengulangi preseden 
historisnya, namun mengandalkan data, khususnya data historis sama artinya kita 
telah membaca peta jalan yang dipilih oleh pasar. Dari data WORLD EQUITY 
INDICES terlampir (klik gambar 1x dan 1x lagi utk memperbesar), kita dapat
 melihat pararelitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  cendrung lebih dekat 
dengan pasar kawasan ASIA daripada DOW JONES. Walau pasar saham    DOW JONES 
masih dalam tekanan  korektif, di sisi lain indeks saham  KAWASAN ASIA telah 
memberi harapan baru. Kalau  gairah kebangkitan ini dapat dipertahankan, IHSG 
akan punya harapan  ikut terbangun. Kalau itu yang terjadi, perhatikan 
saham-saham berkapitalisasi pasar besar dan sudah terdiscount beberapa hari 
ini, di antaranya  :  ASII, UNTR, BMRI, SMGR, PTBA, BBCA, TLKM, INDY 
http://sahampemenang.blogspot.com/2011/03/analisa-saham-hari-ini-16-maret-2011.html


    
     

    
    


 



  










Kirim email ke