Ada yang mau ngurus KTP sendiri pak, tapi malah di palak sama kelurahan. J

Contoh lain kalo kita kena tilang di jalan, kita ngomel dan mau minta sidang di 
pengadilan, nanti urusannya kalau kita di persidangan berkas enggak ada dan 
diputer2 sampe akhir2 nya bayar juga ke oknum.

 

Mau jujur pak, tapi susah. Jadi orang baik memang gak gampang. J

 

Saya gak nuduh siapa2.. Cuma cerita pengalaman pribadi aja. 

 

Salam cuan,

Tommy Yu

---------------------------------------

Mau Jago Main Saham ? Pake tools yg tepat dong !!
Pake JCSS – JsxPro Channel Swing System – FREE TRIAL 30d

Visit:                    <http://www.jsxpro.com/> http://www.jsxpro.com

YM:                      <mailto:[email protected]> [email protected]

Join Milis:      <mailto:[email protected]> 
[email protected]

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of budy 
darmawan
Sent: Wednesday, March 16, 2011 8:23 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [saham] OOT: Foto Satelit Sebelum dan Setelah Tsunami di Jepang

 

  


kalo menurut saya sih KKN itu karena masyarakat jg yg maunya kaya gitu misal 
contoh simple mau urus KTP, nga mau ribet dan nga punya waktu akhirnya bayar 
orang yg urusin..

regards,
budy darmawan,s.h.

--- Pada Rab, 16/3/11, Tommy Yu - JsxPro.com - <[email protected]> menulis:


Dari: Tommy Yu - JsxPro.com - <[email protected]>
Judul: RE: [saham] OOT: Foto Satelit Sebelum dan Setelah Tsunami di Jepang
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 16 Maret, 2011, 5:07 AM

  

Nah itu KKN memang kaya kanker…

Musti di babat tuntas dari atas kebawah.

 

KKN buat orang malas dan mau terima enak.

Selama KKN masih ada susah majunya Negara kita ini..

Walaupun effort selama ini sudah lumayan ya…. Tapi musti continuous terus 
pemberantasan KKNnya…

 

 

Salam cuan,

Tommy Yu

---------------------------------------

Mau Jago Main Saham ? Pake tools yg tepat dong !!
Pake JCSS – JsxPro Channel Swing System – FREE TRIAL 30d

Visit:                   http://www.jsxpro.com <http://www.jsxpro.com/> 

YM:                     [email protected]

Join Milis:     [email protected]

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
[email protected]
Sent: Wednesday, March 16, 2011 11:57 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [saham] OOT: Foto Satelit Sebelum dan Setelah Tsunami di Jepang

 

  

Bener, tp mreka bs gt krn budaya kerja kerasnya. Mrk ga makmur bgt aja....indo 
yg kaya SDM n SDA malah ga bs kyk gt krn budaya kkn nya bro

Sent from my bb®
powered by docomo

  _____  

From: [email protected] 

Sender: [email protected] 

Date: Wed, 16 Mar 2011 05:03:39 +0000

To: <[email protected]>

ReplyTo: [email protected] 

Subject: Re: [saham] OOT: Foto Satelit Sebelum dan Setelah Tsunami di Jepang

 

  

Itu krn mereka mayoritas penduduknya udah makmur. Sy yakin kl indonesia 
mayoritas penduduknya dah makmur juga sama lah dgn mereka. :) 

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

  _____  

From: "hakitrader" <[email protected]> 

Sender: [email protected] 

Date: Wed, 16 Mar 2011 11:49:31 +0700

To: <[email protected]>

ReplyTo: [email protected] 

Subject: Re: [saham] OOT: Foto Satelit Sebelum dan Setelah Tsunami di Jepang

 

  

Saya kagum sama orang Jepang, menurut tvone pada waktu gempa di Kobe yg lalu, 
super market tidak menaikan harga makanan dan minuman, malahan ada super market 
yg membagikan minuman secara gratis pd penduduk setempat dan tidak ada 
penjarahan. Sedangkan ada 1 supermarket yg menaikkan harga makanan dan minuman  
diboikot orang Jepang sehingga akhirnya menjadi bangkrut. 

http://www.facebook.com/hakie1
http://www.tviexpress.com/andyelia1

----- Original Message ----- 

From: Irwan Ariston Napitupulu 

To: [email protected] 

Sent: Wednesday, March 16, 2011 9:31 AM

Subject: Re: [saham] OOT: Foto Satelit Sebelum dan Setelah Tsunami di Jepang

 

  

Betul sekali Pak Ara, saya baru tersadar, bursa saham Jepang tetap buka 
walaupun negaranya dilanda bencana alam yang sungguh hebat.

Masyarakatnya juga tertib. Bencana alam tidak menjadikan mereka merasa berhak 
untuk melakukan penjarahan. Mereka tetap sabar, menunggu bantuan. Tidak panik. 
Karena, kepanikan sebenarnya tidak membantu mengatasi permasalahan yang 
terjadi, justru malah menambah beban permasalahan karena kita jadi sulit 
berpikir rasional ketika emosi sudah menguasai diri kita.

Begitu juga di trading saham. Seperti yang saya sebutkan kemarin, bahwa kita 
harus tenang dan fokus pada grafik saja bila trading mengandalkan grafik. Bila 
grafik mengatakan sell, maka baru jual. Bila grafik mengatakan masih hold, hold 
sajalah. Bila grafik mengatakan buy, maka jangan pernah takut untuk beli. 
Matikan emosi saat trading, sabar dalam menghadapi segala situasi, agar kita 
bisa berpikir rasional saat mengambil keputusan.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/3/16 <[email protected]>




Dibalik kesedihan, saya sangat kagum akan semangat juang bangsa Jepang ini 
menghadapi kesulitan. 

Tidak cengeng, mereka ingin cepat2 kerja keras membereskan reruntuhan dan 
Nikkei jalan terusss. 

Hebatnya dalam susah dan lapar tidak ada penjarahan. 

Inilah buah dari tempaan hidup di alam bencana yang sudah mereka alami ribuan 
tahun.

Salam
Ara 

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  _____  

From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> 

Sender: [email protected] 

Date: Wed, 16 Mar 2011 08:51:50 +0700

To: <[email protected]>

ReplyTo: [email protected] 

Subject: [saham] OOT: Foto Satelit Sebelum dan Setelah Tsunami di Jepang

 

  

Foto satelit sebelum dan setelah tsunami di Jepang dapat dilihat di
alamat berikut ini:

https://picasaweb.google.com/118079222830783600944/Japan# 
<https://picasaweb.google.com/118079222830783600944/Japan> 

Mata saya sampai basah melihat foto2 yang terpampang walaupun hanya
foto satelit. Saya bisa membayangkan betapa dahsyatnya tsunami yang
melanda Jepang.

Mari, sebagai warga bumi yang terhormat, kita turut mendoakan agar
warga Jepang disana diberi kekuatan dan penghiburan agar mereka bisa
melewat saat2 sulit seperti ini dan semoga banyak negara saling bahu
membahu membantu masyarakat Jepang memenuhi kebutuhannya disaat2 sulit
seperti ini.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

 

 

 



Kirim email ke