*INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan ijin PT Bank Negara Indonesia Tbk untuk mengambilalih PT Bahana Securities.*
"Mereka *business to business*, mengambil alih, sehingga PT Bahana Securities dari segi penataan organisasi bisa berkurang satu BUMN dan menyederhanakan," ujar Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Kamis (17/3). Mustafa menambahkan, PT Bahana Securities masuk ke BNI dapat memperkuat permodalan BNI. PT Bank Negara Indonesia Tbk juga dapat memperkuat bisnis sekuritasnya. Padahal BNI telah memiliki PT BNI Securities yang bergerak di bisnis sekuritas. "BNI akan lebih kuat dengan masuknya PT Bahana Securities," tutur Mustafa. Lebih lanjut ia menuturkan, saat ini baru BNI yang berminat dengan PT Bahana Securities sedangkan PPA belum menyatakan minatnya. Menurut Mustafa, selain memperkuat permodalan dan bisnis sekuritas, masuknya Bahana juga dapat memperkuat properti BNI. Dengan aksi korporasi pengambilalihan PT Bahana Securities oleh PT Bank Negara Indonesia TBk dapat menolong modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) PT Bahana Securities. Hal ini dikarenakan PT Bahana Securities juga menyerap saham PT Garuda Indonesia Tbk yang tidak terserap masyarakat di lantai bursa. Penyerapan saham PT Garuda Indonesia Tbk tersebut mempengaruhi MKBD PT Bahana Securities. Sebelumnya Direktur Utama BNI Gatot Suwondo menuturkan, pihaknya memiliki obligasi rekapitulasi sebesar Rp17 triliun. Pihaknya ingin mengoptimalisasikan penukaran obligasi rekapitulasi tersebut dengan ditukar saham di perusahaan atau BUMN bergerak di industri keuangan termasuk perusahaan sekuritas. Dikabarkan BNI melirik PT Danareksa Sekuritas dan PT Bahana Securities untuk diambilalih untuk mengatasi masalah tersebut -- ^ peace on heaven and earth...^
