IMO, Yup, kuliah itu haruslah. Selain ilmu juga belajar sisdur, protap dan target dan menambah relasi kelak. Misalnya ndak bayar uang kuliah siap2 aja ndak blh ikut ujian. Ndak lulus Statistik 1 eksesnya ndak bs ambil mata kuliah Statistik 2. Ndak rajin liat jadwal ujian lebih parah lagi. Ndak rajin lihat papan nilai, kalau sampai daftar nilai dah dicabut karena papannya kepenuhan, otomatis hrs sibuk ke TU ato ke asst.dosen cari tau nilai kita utk nyusun SKS selanjutnya, de el el.
Sent from my 24-hour email assistance -----Original Message----- From: "PH" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 22 Mar 2011 01:45:31 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] kuliah ngabisin 250 jt Setuju... S1 itu harus. Yah masi muda gitu mereka tau dari mana suka nya apa? Masi banyak yang mencari2 kali dari kuliah mereka baru lebih tau apa yang harus dikerjakan nanti nya. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "Oguds" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 22 Mar 2011 08:01:11 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] kuliah ngabisin 250 jt On Tue, March 22, 2011 7:08 am, Endah Shofiyantie wrote: > Ya rombong baksonya, itu di"bagihasil"kan dengan kaum2 pengangguran dgn > asumsi dapet setoran 50 rebu per hari. Mau wiraswasta, mau kerja, mau > sekolah itu adalah pilihan hidup, yg terpenting menjalaninya dgn sungguh2 > atas pilihan hidupnya. Saya pernah ditanya seorang ibu yg bingung apakah anaknya perlu kuliah, karena anak tersebut tidak tertarik untuk kuliah. Saya sampaikan filosofi ini, ada hak manusia terhadap waktu, dan hak waktu terhadap manusia. Artinya, ada saat2 di mana manusia bisa mengatur waktu, tapi ada juga saat2nya manusia yg dikendalikan waktu. Contoh dalam pekerjaan: deadline. Sebelum deadline, kita bisa mengerjakan tugas semaunya, tapi ketika garis mati itu terlewati, giliran kita dikejar2 tugas yg harus diselesaikan. Nah, kuliah pun analoginya begitu. Ketika momen belajar/kuliah itu masih berada di tangan, gunakan sebaik2nya. Dengan kata lain, jangan berspekulasi terhadap masa depan. Kita tidak pernah tahu apa yg akan terjadi nanti. Bila lalai, tunggulah waktu yg akan mencabik2 semuanya. Tugas orangtua, memastikan hal2 yg benar itu berjalan pada tempatnya. Jangan pakai margin atau chart di sini. :) So, S1 saya kira tidak perlu diperdebatkan, itu harus. Malah kalau bisa dinaikkan jadi minimal S2. Masalah berdagang atau berbisnis, gak ada hubungannya dengan tidak kuliah. Keduanya, ketiganya, keempatnya, dst, bisa berjalan bersama2. -- Tertanda, Oguds [960000031]
