Pendidikan itu penting, disanalah wawasan berpikir secara sistematis terbuka. Sejarah di Indonesia membuktikan bahwa kemerdekaan kita diraih melalui org2 yg berpendidikan, melalui organisasi.
Yang perlu dicapai dlm mencari ilmu adalah prosesnya, bukan NILAI semata. Mencari ilmu tdk hnya di bangku kuliah, di setiap kesempatan dan waktu adalah ilmu. Sent from my WhiteBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: Oguds <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 23 Mar 2011 08:48:17 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re[2]: [saham] kuliah ngabisin 250 jt Tuesday, March 22, 2011, 8:24:12 PM, you wrote: rgc> Just simple... Bill gates org terkaya di dunia aja kayaknya ga rgc> punya gelar s1... Tahun 2007, Harvard (tempat dia DO) memberikan gelar kehormatan (honorary degree). Coba lihat pidato2 dia di berbagai Universitas, "Dropping out of college is not a good idea: Bill Gates", http://www.indianexpress.com/news/dropping-out-of-college-is-not-a-good-idea/609913/. ayc> Indonesia yang memaksa kita untuk bersekolah, karena Indonesia ayc> selalu mengagung2kan title.. Tidak benar juga, jarang yg masih suka bawa2 title. Paling pas bikin undangan kawinan (kapan lagi toh?). Bukan masalah gelar, tapi momentum untuk belajar. Bila wacana belajar formal yg serba teratur saja masih dihadang2, saya khawatir apalagi non formal (yg bisa semau gue). Bill Gates (menurut artikel di atas), juga meneruskan kuliah melalui online cource. Indonesia punya Universitas Terbuka, ada gelarnya pula. Banyak cara untuk kuliah, jangan cari2 alasan yg tidak perlu. Saya kenal banyak sekali orang yg menyesal tidak/putus kuliah dan merasa terlambat untuk itu (terlalu tua). Waktu sudah memakan mereka. -- Tertanda, Oguds [960000031]
