Terima kasih Pak Agus. Kalau dipercaya oleh BEI, saya siap membantu BEI memasyarakatkan pasar modal ke berbagai daerah di Indonesia :)
Untuk lisensi perencanaan keuangan, gelar saya sudah CWM. Gelar ini kira2 posisinya sedikit di atas perencana keuangan. :) Saya lagi berharap bisa meneruskan ke jenjang doktoral, supaya ada alasan saya untuk bisa lebih lama tinggal di dunia ini memuaskan hobi ngajar saya :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/3/30 Agus Surya <[email protected]> > > > Kelihatan koq pak wkt pelatihan dan di M&S, cara menyampaikannya kayak "pak > guru" :) > > Org kayak bang ian, cocok kalo ditunjuk BEI sbg duta pasar modal :) --> > serius lo pak.. :) > utk mengedukasi masyarakat agar mau berinvestasi di pasar modal. > > Ada rencana ambil lisensi perencana keuangan jg pak kyk bang adrian > maulana? > Bakalan klop tuh.. > > > Sent from my WhiteBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > ------------------------------ > *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Wed, 30 Mar 2011 11:13:04 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Obrolan Tentang Inflasi di FB > > > > Hehehe.....bisa saja Pak Agus. Ibu saya dulu guru SD waktu di kampung. > Jadi, saya memang punya darah ngajar sepertinya :) > Eniwe, saya memang jadi pengajar di program CWM di MM UGM Jakarta. Saya > suka ditunjuk untuk mengajarkan modul2 investasi dan saham oleh CWMA, baik > mengajar untuk umum dan juga untuk para karyawan bank lokal serta bank > asing. > > Saya suka melakukan semua itu karena memang saya menikmati proses mengajar. > Ada kepuasan tersendiri ketika kita bisa menjelaskan sesuatu yang terlihat > sulit jadi mudah kepada para peserta :) > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu > > 2011/3/30 Agus Surya <[email protected]> > >> >> >> Wah.. >> Bang ian bakat juga jadi guru.. >> Semoga dengan bangkitnya para middle class maka bangkit pula dunia >> investasi kita terutama di pasar modal. >> >> Sent from my WhiteBerry® >> >> powered by Sinyal Kuat INDOSAT >> >> ------------------------------ >> *From: * Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Wed, 30 Mar 2011 10:31:00 +0700 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *Re: [saham] Obrolan Tentang Inflasi di FB >> >> >> >> Pak Ardi, tabel yg saya kirim pagi ini adalah tabel investasi, alias buy >> and hold, tidak diperjualbelikan, tidak ditradingkan. Anggap saja kita ngga >> pinter menghitung valuasi saham, ngga pinter baca grafik. Tahunya hanya >> punya duit, beli, dan didiamkan saja. Tahunya hanya bisa membedakan bahwa >> perusahaan seperti PT. Astra International itu 10 tahun lagi pun masih tetap >> berdiri dan masih bertumbuh bagus ketimbang perusahaan PT. Ogah Maju yang >> baru beberapa tahun berdiri. Atau, kita bisa membedakan bahwa PT. Bank >> Mandiri 10 tahun dari sekarang tetap masih berdiri dan juga bertumbuh bagus >> ketimbang PT. Bank Ayo Dong Bang, yang asetnya tidak besar, manajemennyapun >> juga masih meragukan. >> >> Kita ngga ngerti hitung valuasinya, tapi percaya saham2 hebat itu jadi >> incaran para fund manager, sehingga harga dipasar adalah harga wajar pada >> masanya. Sehingga ketika kita punya uang, tinggal tutup mata saja beli dan >> simpan. Tidak pedulikan harga naik turun karena mau disimpan lama banget >> kecuali bila perusahaannya ternyata suatu saat kelak ada tanda2 mau berubah >> atau mulai sunset sektornya. >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> >> 2011/3/30 Ardi <[email protected]> >> >>> >>> >>> Tanya sedikit ttg yang ini, bang >>> >>> >>> >>> …ternyata banyak saham2 yg bagus bisa memberikan rata2 keuntungan di atas >>> 25% per tahun >>> >>> >>> >>> Ini maksudnya saham2 pilihan tersebut ditrading atau buy & keep, bang ? >>> >>> >>> >>> Kalau trading, untuk keuntungan 22% strategi tradingnya bisa dishare, >>> bang ? >>> >>> Intraday, daytrading, swing trading atau strategi ada lain? >>> >>> >>> >>> Tuk pegawai kantoran yang gak sempat sll mantau monitor, apa target dana >>> memungkinkan dicapai ? >>> >>> Kebetulan situasi saya agak mirip2 dengan si XYZ >>> >>> >>> >>> >>> >>> Thanks be4 for your reply, bang… >>> >>> >>> >>> >>> >>> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On Behalf >>> Of *Irwan Ariston Napitupulu >>> *Sent:* Wednesday, March 30, 2011 8:17 AM >>> *To:* [email protected] >>> >>> *Subject:* [saham] Obrolan Tentang Inflasi di FB >>> >>> >>> >>> >>> >>> Berikut ini saya copy khan obrolan tentang inflasi yang menurut saya >>> cukup menarik untuk diketahui bersama yang saya copy kan dari wall FB saya. >>> Nama saya hapus karena belum tentu yang bersangkutan bersedia di forward >>> namanya ke milis ini. >>> >>> IAN: Semoga acara malam ini dapat memberikan pencerahan bagi >>> sahabat-sahabat agar sedini mungkin kita mulai mempersiapkan masuk masa >>> pensiun agar kita pensiun kita. Silakan sampaikan data usia dan rata2 >>> pengeluaran per bulan saat ini, untuk saya bantukan perhitungannya, berapa >>> dana yang perlu ada saat awal mulai memasuki usia pensiun nanti agar bisa >>> menikmati usia pensiun dengan hepi2 :) >>> >>> >>> >>> XYZ: Umur 30 , pengeluaran rata-rata 5 juta. Itungnya gimana bang Irwan ? >>> :) Ini hanya ilustrasi yah bang... iseng nanya. Thanks >>> >>> >>> >>> IAN: @XYZ: data yg tidak sesuai keadaan maka perhitungannya juga beda. >>> Tapi okelah, saya coba berikan gambarannya agar mengetahui situasinya. >>> >>> mal >>> style='mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto'>Asumsikan usia >>> pensiun anda nantinya adalah 55 tahun (rata2 karyawan usia pensiun adalah 55 >>> tahun), maka anda akan memasuki usia pensiun di tahun 2036. Saat itu, biaya >>> hidup anda per bulan yg sekarang 5 juta, diperkirakan akan menjadi Rp40,9 >>> juta per bulan. Agar bisa pensiun dengan tenang, dan diasumsikan harapan >>> hidup anda mencapai usia 80 tahun, maka pada saat awal masuk usia pensiun >>> alias di tahun 2036, anda perlu memiliki uang sebesar Rp8,27 milyar untuk >>> diinvestasikan nantinya di instrumen yg bisa memberikan keuntungan >>> 12%/tahun, suatu tingkat investasi yg konservatif untuk ukuran Indonesia. >>> >>> >>> >>> Mungkin anda kaget melihat dana yang dibutuhkan di saat awal mulai >>> pensiun sedemikian besar. Rp8,27 milyar di awal masuk usia pensiun atau >>> dicapai dengan berbagai cara. Cara2 itu antara lain, anda melakukan >>> investasi saat ini sebesar Rp50 juta di investasi yg bisa memberikan >>> keuntungan per tahun 21,71%, sehingga di tahun 2036, uang anda yang Rp50 >>> juta akan me Rp8,27 milyar. >>> >>> >>> >>> Cara lain, bila anda bisa menyisihkan rutin per bulan Rp500 ribu untuk >>> ditambahkan ke investasi, maka anda hanya membutuhkan investasi awal sebesar >>> Rp13,9 juta, dimana investasi tersebut tingkat rata2 keuntungannya per tahun >>> ada 22%. Di acara minggu lalu yg rekamannya sudah saya upload ke youtube, >>> bisa kita saksikan bahwa ternyata banyak saham2 yg bagus bisa memberikan >>> rata2 keuntungan di atas 25% per tahun. Tinggal kita pintar2 mencari dan >>> mengatur porto investasi kita agar bisa tenang saat pensiun nantinya. >>> >>> >>> >>> Bila ada spesifik data kondisi/situasi, maka saya bisa membuatkan >>> perhitungan yang lebih mendekati situasi. Seperti misal, berapa dana awal >>> yang siap diinvestasikan, berapa dana yg mau disisihkan tiap bulan untuk >>> ditambahkan ke investasi, maka saya bisa hitungkan di tingkat investasi yg >>> bisa memberikan keuntungan berapa persen per tahun target investasi yg anda >>> cari sebenarnya agar bisa membantu mewujudkan hari tua yang hepi2 :) >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> KLM: Saya sering lihat hitung2an soal biaya pensiun, kuliah, ? Apakah >>> 25th dari sekarang 5 juta jadi 40,9 juta? Ada komponen yg memang melesat, >>> tapi ada yg malah menurun. Semakin stabil rupiah, inflasi terkendali, 25th >>> lagi rasa2nya jauh dari 8x lipat, tapi hanya 2x lipat saja, alias jadi 10 >>> juta. >>> >>> >>> >>> >>> >>> IAN: @KLM: Kalau anda berasumsi bahwa 25 tahun dari sekarang biaya hidup >>> hanya naik 2x saja alias bila sekarang 5 juta maka 25 tahun lagi hanya jadi >>> 10 juta, maka anda sedang berasumsi bahwa tingkat rata2 inflasi per tahunnya >>> selama 25 tahun mendatang hanya 2,81%. Realitiskah asumsi inflasi hanya >>> 2,81%? Dengan asumsi rata2 inflasi hanya 6% saja, maka biaya hidup yang >>> sekarang 5 juta akan menjadi 21,46 juta. Padahal kita tahu selama ini bahwa >>> biaya hidup dalam realitanya naiknya lebih tinggi dari tingkat inflasi yang >>> terjadi =MsoNormal >>> style='mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto'> >>> >>> Cara gampangnya melihat apakah 25 tahun dari sekarang biaya hidup yg 5 >>> juta akan menjadi 40,9 juta dengan asumsi rata2 tingkat inflasi sebesar >>> 8,42% yg merupakan rata2 inflasi 6 tahun terakhir ini adalah dengan melihat >>> biaya hidup kita ke 25 tahun yang lalu :) >>> >>> >>> >>> Contoh sederhana saja, harga gula 25 tahun yang lalu sekitar 750 perak >>> per kg. Sekarang harga gula sekitar 10 ribu. Ada kenaikan sekitar 12x, alias >>> lebih dari 8x. Ongkos mikrolet sekitar 25 tahun yang lalu, 100-125 perak >>> saja, sekarang 1500-2000 perak alis lebih dari 10x kenaikannya. Harga beras >>> tahun 1986 sekitar 200-300 perak (harga gabah 175 perak), saat ini harga >>> beras a naik lebih dari 20x, bukan hanya 8x. Harga bensin premium tahun 1986 >>> masih 385 perak per liter, sekarang 4500 perak per liter alias ada kenaikan >>> lebih dari 10x. >>> >>> >>> >>> Saya pun 2 tahun yg lalu waktu menemukan hitungan ini tidak percaya, masa >>> sih nantinya akan sebegitu besar? Lalu, saya menemukan cara yg paling >>> gampang untuk mengujinya yaitu dengan melihat ke belakangan alias harga2 >>> atau biaya hidup 25 tahun yang lalu dibanding dengan sekarang. Berapa besar >>> kenaikan yang terjadi. Ternyata kenaikan sejak 25 tahun yg lalu jauh lebih >>> besar ketimbang perhitungan yg saya buat untuk 25 tahun mendatang. >>> >>> >>> >>> Mungkin itu seba an akan melakukan redenominasi rupiah dari 10 ribu >>> menjadi 1 rupiah agar tidak terlihat mengertikan lagi angka2 yang meningkat >>> pesat itu. Jadi, nantinya 25 tahun dari sekarang, biaya hidup yang 5 juta >>> per bulan sekarang, menjadi hanya 4090 saja per bulan tapi dengan uang >>> denominasi baru alias setara dengan 40,9 juta uang sekarang. Boleh percaya >>> boleh tidak, tapi fakta sudah menunjukkan bahwa kenaikan harga2 25 tahun >>> terakhir ternyata jauh lebih tinggi dari perkiraan yang saya buat :) >>> >>> >>> >>> jabat erat, >>> Irwan Ariston Napitupulu >>> >>> >>> >>> >>> >>> >> >> >> > > > >
