*Memahami Dampak Dan Peluang Dari Krisis Jepang* Jepang seperti yang telah kita ketahui pernah dilanda 2 gempa besar yakni gempa yang diikuti tsunami di Tohuku Maret 2011 dan gempa kobe tahun 1995. Walaupun memakan korban jiwa yang lebih besar dibandingkan gempa Kobe, tetapi secara ekonomi tidak berdampak separah gempa Kobe. Bagaimana ini bisa terjadi? Dahulu, gempa Kobe 1995 mempengaruhi wilayah yang menggerakkan perekonomian sebesar 14.4% dari PDB jepang. Sedangkan gempa Tohuku mempengaruhi wilayah yang mencakup sekitar 6% (umumnya adalah sektor pertanian) dari PDB Jepang.
*Setelah bencana, bagaimana pemulihannya?* Berkaca pada gempa Kobe, di kala itu wilayah yang terpuruk mengalami pemulihan ekonomi yang sangat pesat selama 2 tahun akibat program restrukturisasi. Demikian pula hal yang sama diperkirakan akan terjadi dalam proses pemulihan akibat bencana gempa Tohuku. Perekonomian Jepang diperkirakan akan mengalami penurunan yang cukup tajam tetapi dengan program rekonstruksi maka perekonomian akan kembali naik dengan pesat pula. Proyeksi ini diperkirakan akan dapat berjalan apabila permasalahan radiasi nuklir Fukushima dapat teratasi dengan segera. Jika tidak, maka akan terjadi keterlambatandalam proses pemulihan. *Bagaimana nasib Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)? *Saat ini PLTN memasok sepertiga kebutuhan listrik jepang. Tampaknya Jepang akan mulai kembali menata ulang struktur pembangkit energinya dengan melakukan diversivikasi ke energi tradisional seperti minyak bumi, batu bara, dan gas. *Masalah Infrastruktur?* Pemulihan pasca gempa menurut saya kira akan diawali oleh rekonstruksi infrastruktur, seperti sarana transportasi, jalan, kereta, serta listrik, energi, dan sebagainya. Oleh karena itu, diperkirakan akan terjadi pembangunan fisik secara masif dan cepat. Hal ini mengingatkan saya kembali kepada pembangunan di China serta Dubai di kala sebelum krisis global. Akankah sektor komoditi bergairah kembali? Mengapa Infrastruktur yang utama? karena ketersediaan infrastruktur akan memperlancar restrukturisasi. Dengan keterbatasan di Jepang saat ini, kelihatannya Jepang akan banyak mengimpor bahan baku dari negara tetangganya termasuk Indonesia yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang beraneka ragam:) http://wp.me/pPuJx-1ls Disclaimer ON
