Marilah kita close saja thread ini. Mau trading saham kek, mau jual roti kek, jual indomie rebus kek, entrepenur home industri kek, semuanya butuh fokus dan kompetensi dari masing-masing individu. Jika kita jeli, sukses tidak akan jauh-jauh. Jual diri sekalipun, juga butuh jaga badan, penampilan, dll. Contoh nyata: penipuan oleh selly dan rekayasa oleh MD.
Sent from my cuanlicious BlackBerry® smartphone -----Original Message----- From: Susanto Salim <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 2 Apr 2011 00:40:56 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Mana Lebih Beresiko? kalo bagi saya karena tidak mengerti bisnis resto bakery dan salon, maka jelas resiko bisnis rill ini lebih besar dari beli saham ASII INDF dan BMRI. Di bisnis riil kalo dagangan sepi bisa habis modal kita dalam waktu yang relatif singkat. 2011/4/1 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > > > Mana yang lebih beresiko menurut anda saat ini dengan asumsi menggunakan > modal yg sama besar untuk diinvestasikan dengan jangka waktu 8 tahun ke > depan. Catatan, di saham hanya buy saja dan di hold terus alias tidak > ditradingkan dan dividennya di reinvestasikan. > > > Membeli saham ASII (Astra Internasional) > vs > Membuka restoran makanan > > > Membeli saham INDF (Indofood) > vs > Membuka usaha bakery (roti) > > > Membeli saham BMRI (Bank Mandiri) > vs > Membuka Salon Kecantikan > > > Moga2 dengan memberikan pertanyaan ini bisa melihat lebih jelas pemetaannya > terkait resiko :) > Jawabannya saya yakin bisa berbeda2, tapi menarik untuk mengetahui jawaban > dari para sahabat disini agar kita sama2 bisa mengetahui. > > jabat erat, > Irwan Ariston Napitupulu >
