Kan beli prospek, wajar PER nya tinggi. 


________________________________
From: ladyfabia <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Tue, April 5, 2011 3:13:00 PM
Subject: [saham] Re: Rekap Lap Keu FY 2010

  
Bisa macam2 PER rendah selain kurang kepercayaan. Bisa saja memang tidak ada 
yang mau jual sahamnya sehingga harganya tidak bergerak, untuk harga bisa 
bergerak kan perlu ada transaksi. Kebanyakan analis memang mengkalkulasi 
pertumbuhan EPS dan menghitung perkiraan EPS ke depannya akan berada di kisaran 
berapa. Perhitungan ini bisa macam-macam model dan asumsinya, dari yang 
sederhana sampai yang rumit.

Kalau saya yang gampang-gampang saja yaitu menghitung dari PER, kan tinggal 
dikalikan saja. Untuk menghindari perusahaan yang PER rendah karena ada 
penjualan aset, saya bandingkan juga dengan laba usahanya. Mis MPPA dan MLPL 
EPSnya besar karena penjualan aset, padahal laba usahanya kecil. Lalu dilihat 
juga pertumbuhan laba usahanya selama 3 tahun terakhir, untuk menghindari 
jebakan laba usaha yang tiba-tiba besar karena pas dapat order besar yang hanya 
sekali-kali saja.

--- In [email protected], cuanesia@... wrote:
>
> Tepatnya pertumbuhan EPS :) 
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> 
> -----Original Message-----
> From: cuanesia@...
> Date: Tue, 5 Apr 2011 01:34:37 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: cuanesia@...
> Subject: Re: [saham] Re: Rekap Lap Keu FY 2010
> 
> PER rendah itu bukan pasti berarti murah, bisa juga krn emang ga ada aja yg 
> mau 
>beli atau dgn kata lain ga ada yg percaya sama perusahaan itu..sy sekarang sih 
>cenderung tdk terlalu memperhatikan PER, mau lebih memperhatikan EPS.. :) 
>
> Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone


 


      

Kirim email ke