MLPL hendak dikerek ke level 350 oleh beberapa bandar, seiring dengan antisipasi laporan keuangan tahun 2010 yang diperkirakan melonjak jika dibandingkan tahun 2009. Peningkatan laba tahun 2010 didukung dengan meningkatnya penjualan korporasi akibat perbaikan ekonomi global di tahun 2010, efisiensi penggunaan modal kerja, dan laba selisih kurs. Dikabarkan MLPL akan melebarkan kegiatan usaha ke negara-negara Asia, terutama China. Sehingga sebagian besar laba tahun 2010 akan dipakai untuk modal investasi di tahun 2011 dan sebagian dibagikan berupa dividen sebesar Rp. 10 per lembar yang sudah dibayarkan pada tanggal 24 Maret lalu. Kemarin MLPL ditutup menguat 10 poin (+4%) pada level 260 per lembar. Dengan volume perdagangan sebesar 48.81 juta lembar saham senilai 12.21 milyar rupiah. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
