TA akan berjalan mulus jika volume tinggi.... jika volume rendah yang jalan 
bandar analysis....heheheh

oleh karena itu sering kita temui prediksi TA meleset bukan karena TA nya 
salah...secara TA sudah benar tapi karena instrumen nya volume rendah dan 
bandar 
analyisis sangat kuat. bukan lagi hukum pasar yang berjalan tapi hukum 
bandar....contoh yang volume tinggi adalah Forex... untuk saham di NYSE itu ada 
saham citibank yang sehari volume nya bisa mencapai 400 juta lembar. untuk di 
BEJ, salah satu yang volume tinggi adalah BUMI.

seperti ITMG yang cuma 1 atau 2 juta lembar jumlah segitu sangat rawan bandar 
analysis.....TA ngga jalan atau jalan cuma 40%. kalau volume tinggi TA bisa 
jalan 90% sampai 95%.

Kirim email ke