Saya setuju 100% dengan bang IAN. Pak Arief sudah pernah mendengar istilah Rights Issue, Internally source investment? Investasi sebuah perusahaan tidak melulu menggunakan dana dari bank, perusahaan dalam memakai dana dari kas - dividen yg ditahan sebagai modal investasi - pengembangan kapasitas dll, ataupun melakukan rights issue dimana para pemegang saham diminta untuk ikut memberikan sejumlah dana untuk program investasi perusahaan tentu dengan kompensasi pemberian hak atas sejumlah saham.
Sebenarnya baik investasi di perusahaan besar maupun di perusahaan kecil adalah sama saja, hanya saja istilah2 yg dipakai, birokrasi, peraturan, dll saja yg berbeda. Saya pribadi memegang investasi dibeberapa perusahaan baik dalam negeri maupun luar negeri, baik perusahaan kecil2an (toko) maupun perusahaan besar (telekomunikasi, pertambangan, konglomerasi). Saya juga berspekulasi jangka pendek melakukan swing trading di bursa yg saya bedakan dari investasi saya yg saya telah pegang sampai belasan tahun lamanya, bahkan saya turut program re-investasi dividen saya utk pembelian lebih lanjut saham dari perusahaan yg telah memberi saya dividen tersebut. On 4/11/11, Arief Prasetyo <[email protected]> wrote: > 2011/4/11 Oguds <[email protected]> > >> >> >> Sunday, April 10, 2011, 2:39:53 PM, you wrote: >> >> AP> Terkait dengan investasi di pasar modal apakah investasi ke >> AP> sektor riil, tergantung apa yang dimaksud. >> AP> Kalau untuk dampak langsung ekspansi bisnis, ya jelas tidak sama; >> AP> karena investasi untuk keperluan itu biasanya didapat dari kreditur/ >> bank atau pihak lain. >> AP> Tapi kalau terkait pengambilan keputusan yang melibatkan >> AP> pemilik.... ya berarti kita ikut andil (misalnya menentukan chairman >> of >> the board, dll.). >> >> AP> Tentu ini cukup berbeda dengan investasi bakery seperti yang >> AP> dicontohkan; kalo seperti ini adalah venture capital yang terjadi >> AP> di awal hidup perusahaan sebelum dia di-listing ke bursa; dimana >> AP> pemilik = pemodal = kreditur (yang uangnya dipakai untuk >> AP> menjalankan bisnis; dan belum ada capital gain dari "saham" nya). >> >> So, dari dua paragraf di atas, apakah anda setuju investasi di saham >> <> investasi di sektor riil? Saya sepemahaman dengan anda, uraian di >> atas benar adanya, dan ini hal lain yg menjelaskan kenapa saya >> berpendapat investasi di saham <> investasi di sektor riil. >> >> > @Pak Oguds: > Ya Pak, kalau menurut saya investasi di "bursa saham" *tidak sama* dengan > investasi langsung di sektor riil. > Kuncinya kembali tadi.... investment di internal perusahaan diambil dari > bank loans, atau sumber pinjaman lain dan BUKAN dari kapitalisasi nilai > sahamnya. > > Dengan invest di bursa saham: > Ikut memiliki perusahaan = YES > ikut berkontribusi terhadap aktivitas balance sheet atau Income statement = > NO > > > Ya... We agree to disagree... boleh2 saja kan? :) > Good discussions. > > -- > "If it jams - force it. If it breaks, it needed replacing anyway." > > http://blog.the-prasetyos.net > http://flog.the-prasetyos.net > http://www.boyaku.com > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
