http://antaranews.com/berita/253943/bei-luncurkan-indeks-syariah-bulan-ini

Selasa, 12 April 2011 23:43 WIB
Jakarta (ANTARA News)
Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meluncurkan indeks Syariah pada 27 April 2011, 
demi menjawab pertanyaan masyarakat daerah yang memiliki pemahaman halal atau 
haram tentang berinvestasi saham.

"Dengan diluncurkannya indeks syariah itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah 
investor, khususnya di daerah yang masih memiliki pemahaman halal atau haram 
berinvestasi di saham. Pada 27 April besok kita siap launching," kata Direktur 
Pengembangan BEI Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, indeks Syariah merupakan penambahan indeks sejenis yang sudah 
ada yakni Jakarta Islamic Indeks (JII). Indeks syariah itu terdiri dari 209 
saham berkatagori syariah.

Ia menyakini, dengan sertifikasi halal dalam mekanisme perdagangan tersebut, 
diharapkan lebih banyak masyarakat yang berpartisipasi sebagai investor di 
pasar modal.

Sebelumnya, BEI telah mengantongi fatwa syariah untuk Mekanisme Perdagangan 
Efek Bersifat Ekuitas di pasar reguler dari Dewan Nasional Majelis Ulama 
Indonesia (DSN MUI) pada 8 Maret lalu.

Friderica mengatakan, dengan adanya sertifikat syariah tersebut merupakan 
momentum yang positif, diharapkan dapat menambah investor baru di pasar modal.

Ia menambahkan, usai meluncurkan Indeks Syariah pada 27 April tahun ini, BEI 
bekerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) melakukan sosialisasi dan 
edukasi ke sejumlah daerah.

Direktur Utama BEI Ito Warsito menambahkan, dengan keputusan yang didapat dari 
DSN, maka masyarakat yang masih meragukan haram atau halal mekanisme 
perdagangan saham di BEI tidak perlu meragukan lagi hukumnya.

"DSN sudah memutuskan bahwa mekanisme perdagangan saham reguler di BEI halal. 
Artinya masyarakat muslimin dan muslimat yang selama ini ragu, tidak perlu ragu 
lagi," ucap dia.

Ia mengatakan, saham yang masuk dalam kategori syariah dilihat dari mekanisme 
perdagangannya. Serta, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan 
(Bapepam-LK) yang menentukan daftar efek syariah, bekerjasama dengan DSN juga.

"Saham bank konvensional nggak akan jadi saham syariah karena ada unsur riba. 
Terus multi bintang yang memeroduksi bir juga tidak mungkin," kata dia.

Ito memaparkan, ada beberapa komponen untuk saham syariah. Selain produk atau 
jasanya memenuhi unsur syariah juga harus ada rasio utang tertentu, misalnya 
usahanya tidak dibiayai oleh utang. Unsur ekuitasnya lebih banyak dibanding 
utangnya.

 

Powered by AT&T?6?4

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke