meskipun bro Ian harapannya juga sama dengan kita semua di sini tapi kenyataannya di lapangan masih lebih banyak yg gagal daripada yg berhasil dalam meraup keuntungan,meski sudah belajar TA, tentu ada yg kurang dalam hal ini ini kalau saya ibaratkan seperti nubie yg pergi belajar karate (dengan harapan bisa mempertahankan dirinya kalo berantem) setiap gerakan ngerti, teriakannya keras, nafsunya besar begitu di adu, atau turun ke jalan lawan preman, babak belur bahkan sampe koma saya pikir gak ada bedanya trading dengan menguasai bidang lain perlu belajar, tapi lebih penting lagi perlu latihan perlu mengalami kesalahan, lalu analisa kenapa salah, dan gimana nge fix semua itu dan kalau ada mentor (gak hrs punya guru, tapi sering-sering bertanya) akan lebih baik seperti juga orang yg baru belajar motor di banding yg sudah pengalaman kalo yg baru belajar, motornya mati, dia gak tau kenapa bisa mati padahal cuma gara2 bensinnya habis, atau busi kotor, atau konci saluran bensin di tutup sama anak kecil yg iseng terus pas banjir, dia gak tau musti ngapain, alhasil air masuk knalpot, dan motornya mogok di tengah banjir sementara yg udah pengalaman, cuma turunin ke gigi 1 terus jaga gas jangan sampe air masuk ke knalpot motor jadi kalo boleh saya ngomong jam terbang itu perlu gak ada jalan pintas perlu belajar dan berlatih setiap hari bertanya terus kepada senior-senior sering sering ikut pelatihan dimanapun, gratis ataupun bayar shg dapat masukan dari banyak senior semua hal kalau udah ngerti sih jadinya gampang tapi kalo masih nubie, pasti banyakan salahnya coba aja di tanya yg ngikut kemarin pasti jawabannya bisa beda-beda utk satu pertanyaan saya juga masih terus belajar makin sering kita belajar di ulang-ulang makin tau kungfu saya masih kurang dan kuda-kuda saya masih salah shg masih suka jatuh perjalanan masih panjang, sebelum bisa trading for living
di dunia saya dulu yg lama ada satu ujian profesi yg sulit, yg cuma beberapa orang bisa lulus di dunia ini itupun setelah berkali-kali mengulang dengan success rate 3x ujian baru lulus sedangkan perbandingan lulus bisa 1 banding 1000, salah satu alasan kenapa ada yg lulus dan gagal adalah yg lulus menguasai ilmunya (dengan mengulang terus dalam belajar) dan mereka punya milis dimana setiap hari orang saling komunikasi membahas soal jadi kalo ada satu topic di bahas sampe ngelotok jadi sebelum ujian mereka belajar lalu bertanya di milis itu setelah itu ujian, gagal bertanya lagi,bahas soal lagi habiskan waktu berbulan-bulan dan berjam-jam utk latihan dan milisnya sangat membantu, biarpun di pisahkan antar negara pokoknya ada kegiatan yg terstruktur/sistematis deh utk meraih keberhasilan tsb nah kalo rekan-rekan bisa meniru pola di atas saya yakin success rate akan meningkat kalau bro Ian bilang TA itu mudah mungkin krn jam terbang sudah tinggi dan di dukung kecerdasan yg mendukung sama seperti cerita di atas ada yg ujian sekali lulus tapi mostly yg lulus butuh ujian 3x dan lebih banyak lagi yg gagal dan mundur meskipun sudah ada kegiatan yg sistematis dan lingkungan yg mendukung (milis + buku soal latihan ujian) ternyata gak semuanya tahan melalui proses itu kalau kita baca teori chart gampang sih cuma di prakteknya gak 1+1=2 kenapa gak 1+1=2 ? krn mungkin banyak hal yg nubie masih belum ngerti adx-nya gak jelas kayak di buku, tapi price naik atau turun atau indicator saling gak kompak udah bulish harami 3x gak mau naik juga (kayak unvr belakangan ini) nah kayak gitu deh ok lah udah jam 5 pagi mau tidur dulu cuma pendapat dari nubie semoga bermanfaat bagi kita semua --- On Sun, 4/17/11, Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> wrote: From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Subject: Re: [saham] Re: PELATIHAN Analisa TA Sabtu 16 April 2011 (sisa 6 tempat) To: [email protected] Date: Sunday, April 17, 2011, 9:33 PM Harapan saya terhadap sepupu Bapak <[email protected]>, maupun kepada peserta pelatihan kemarin sebenarnya lebih tinggi dari yang disebutkan dibawah :) Harapan saya adalah mereka, para peserta pelatihan, bisa menjadi fund manager bagi diri sendiri dan mencapai level financial freedom, kemandirian secara finansial. Bukan kita yang mencari uang/cuan, justru uang/cuan yang diharapkan mencari kita. Dengan pengetahuan analisa TA yg benar, pemahaman konsep yg benar, dan bagaimana mengatur disiplin serta emosional kita dalam trading, dan tentunya trading plan yg benar, maka semuanya jadi senjata yg komplit untuk trading :) Pengetahuan analisa TA/grafik itu sebenarnya mudah dipelajari. Bisa didapat dengan googling saja, atau baca2 buku TA. Praktek lapangan yg sering sulit dan suka tidak sesuai dengan yg disebutkan di teori2 :) Kalau hanya sekedar pengetahuan TA saja, anak lulusan SD (12-13 tahun) bisa saya ajari tentang TA dalam seminggu saja (intensive), maka kemampuan dia tentang TA sudah bisa langsung dijabani dengan head of TA di sekuritas manapun. Bahkan kalau sekuritasnya tidak membatasi usia, bisa jadi head of TA termuda di seluruh dunia dimana usia 12 tahun sudah menjadi head of TA di sekuritas. :) Saya tulis ini bukan bermaksud untuk apa2, tapi lebih ingin menunjukkan bahwa TA itu tidak sulit, TA itu mudah, TA itu bisa dipelajari oleh siapapun baik yg usianya masih muda maupun yang sudah berumur, ibu rumah tangga ataupun karyawan kantor maupun pengusaha. Tidak butuh waktu lama untuk bisa memahami TA. Dan tentunya targetnya adalah bukan hanya untuk jadi pegawai sekuritas tapi lebih kepada kemandirian secara finansial (financial freedom). catatan: Saat ini saya masih melakukan riset khusus sambil uji lapangan untuk forex dengan menggunakan konsep baru dalam TA khusus untuk forex dan khusus untuk par eurusd). Selama 3 bulan terakhir ini, menghasilkan cuan 100-200%. Itupun saya rata2 hanya trading malam hari saja sekitar beberapa jam saja dan tidak tiap hari (apalagi kalau lagi ada american idol, saya malas trading). Walau demikian saya masih belum puas karena baru 3 bulan. Bila selama setahun ini hasilnya bisa konsisten, harapan saya setidaknya bisa 500% setahun ini untuk target pribadi (kalau untuk umum palingan saya bicaranya target 30-40% saja setahun dan jangan lupa angka itu dalam dolar), maka berarti konsep TA saya tersebut bisa dibilang layak uji. :) Setelah forex, target berikutnya yg ingin saya jinakan (tiba2 saya jadi teringat dengan matador) adalah US options. US options bagi saya lebih liar dari forex sejauh ini. Mungkin tahun depan (2012) saya akan mulai mencoba melakukan riset mendalam di US Options. Saat ini masih fokus riset di forex khusus pair eurusd. Memiliki kemampuan TA itu menyenangkan, kita menjadi tuan atas uang kita sendiri, dan memiliki waktu kerja suka2 kita saja. Tidak lagi pusingkan apa kata analis, tidak perlu menunggu stocp pick dari orang lain, ataupun hal2 lain yg membuat kita ketergantungan. Ketergantungan kita hanya pada satu hal saja, tergantung pada grafik atas hal yg kita tradingkan. Selebihnya, hanyalah hiburan saja untuk kita :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/4/17 <[email protected]> Iy cita2 sepupu saya kyknya jd kyk gitu deh... indahnya berbagi From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sun, 17 Apr 2011 08:43:47 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: PELATIHAN Analisa TA Sabtu 16 April 2011 (sisa 6 tempat) Hahaa sampe sekarang bukannya si billy masih dibawah 20? Hebat ya masih abg udah jadi head technical analist di sekuritas yg cukup punya nama :) Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sun, 17 Apr 2011 03:39:17 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: PELATIHAN Analisa TA Sabtu 16 April 2011 (sisa 6 tempat) Itu jhon vetter dan billy belajar ta ketika di bawah 20. Powered by Shortsell From: "Agus Surya" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 17 Apr 2011 03:29:53 +0000 To: saham milis<[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: PELATIHAN Analisa TA Sabtu 16 April 2011 (sisa 6 tempat) SMA udh belajar TA? Mantap.. Ntar bisa kuliah sambil cari uang :) Selesai kuliah bikin unit bisnis.. :) Salam From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Sun, 17 Apr 2011 02:51:02 +0000 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: PELATIHAN Analisa TA Sabtu 16 April 2011 (sisa 6 tempat) Yg di resto nelayan ya bang? Pancake durian itu... Ktnya sih enak, too bad saya gak doyan durian :p Ditunggu jdwal pelatihannya lagi bang, malu saya nanya2 sm sepupu yg masi SMA ehheeheheh Sukses terus, god bless indahnya berbagi From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 16 Apr 2011 20:29:48 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: PELATIHAN Analisa TA Sabtu 16 April 2011 (sisa 6 tempat) Pelatihan kali ini bisa dibilang yang terberat, karena baru kelar jam 6 sore lewat mengingat banyaknya pertanyaan. Pesertanya memiliki semangat yang tinggi untuk tahu, saya pun juga jadi semangat menjawab setiap pertanyaan walau belakangan saya baru terasa pegal kakinya, karena kelamaan berdiri. Untunglah sesi tanya2 saham, saya sudah bisa duduk :) Ingat medan jadi ingat dim sum yg ada isi durennya di sun plasa :) jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/4/16 <[email protected]> Ngiri sama adik2 sepupu saya yg skrg lg disana, mereka blg pelatihannya bagus banget haizzzz Saya stuck lg dinas di medan :( *envy* indahnya berbagi From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 15 Apr 2011 09:18:07 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: [saham] Re: PELATIHAN Analisa TA Sabtu 16 April 2011 (sisa 6 tempat) Batas waktu terakhir hari ini, Jumat, jam 12.03 PM WIB ya. Sisa 5 tempat yg tersedia. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu 2011/4/14 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Pada pelatihan saham ini, juga akan ditunjukan pemanfaatan program Amibroker dalam mencari saham-saham yang memenuhi kriteria tertentu termasuk cara agar program Amibroker bisa mengirimkan alert ke email khusus kita. Sampai hari ini sudah 24 peserta yang mendaftar. Tinggal tersedia 6 tempat lagi. Pelatihan akan dilaksanakan sesuai jadwal. Tema Pelatihan saham kali ini: “Memanfaatkan Analisa Grafik (TA) Untuk Memperkirakan Pergerakan Harga Saham.” Hari/Tanggal : Sabtu, 16 April 2011 Pukul : 9:00-16:00 WIB Lokasi : Hotel Akmani, Jalan KH. Wahid Hasyim no 91, Jakarta Pusat (belakang Gedung Sarinah Thamrin) Biaya : Rp1.000.000 / orang Biaya sudah termasuk: 2x coffee break, 1x makan siang, materi pelatihan (rencananya full color agar grafik dan indikatornya lebih jelas terlihat), sertifikat kehadiran. Pendaftaran: Melalui email: [email protected] Cantumkan: nama (sesuai nama yang ingin ditulis di sertifikat) Pembayaran: Transfer melalui rekening atas nama Irwan Ariston BCA dengan nomor rekening, 0940629136 Informasikan melalui email [email protected] setelah transfer. Promo Biaya Pelatihan: Bagi peserta yang sudah pernah mengikuti pelatihan saya dengan topik apapun, hanya membayar Rp500.000/orang. Bagi peserta yang sebelumnya pernah membeli program Amibroker melalui saya, dapat mengikuti pelatihan ini dengan membayar Rp500.000. Peserta tidak diharuskan membawa notebook/laptop. Mau dibawa silakan saja, khususnya yang telah memiliki program Amibroker Pro. Materi yang akan dibawakan adalah: 1. Pemahaman konsep dasar dari analisa grafik (hal terpenting tapi sering terabaikan oleh para trader). 2. Pemahaman dasar teori beberapa teknik analisa grafik. 3. Mengaplikasikan teori analisa grafik dengan praktek dilapangan (tingkat lanjutan). 4. Menggabungkan beberapa teknik analisa grafik untuk memprediksi pergerakan harga (tingkat lanjutan). 5. Strategi trading di beberapa situasi pasar yang berbeda. 6. Pertanyaan bebas dari peserta. Bentuk pelatihan bersifat interaktif. Peserta bebas untuk bertanya bila kurang paham selama pelatihan berlangsung. Di akhir acara, bebas tanya saham :) catatan: Bagi yg sudah mendaftar dan melakukan transferan, seperti biasa saya akan mengirimkan email pengingat/reminder ke setiap peserta satu hari sebelum hari pelaksanaan. Untuk dress code, bebas saja, apa yg nyaman dipakai. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu
