Perluas Lini Bisnis, ELSA Berpeluang Ke Level Rp 500 


ELSA akan menggandeng CGGVeritas dari Perancis untuk mengerjakan proyek seismic 
marine senilai USD 55 juta. Jika proyek ini berhasil maka ELSA akan 
meningkatkan 
pendapatannya di tahun ini sebesar 30.6% termasuk pendapatan dari jasa 
geosains, 
pengeboran serta ladang minyak. Kapal seismik tersebut nantinya digunakan 
memenuhi kebutuhan survei seismic marine di kawasan Asia-Pasifik, dengan fokus 
utama wilayah dalam negeri. Strategi kerja sama ini merupakan usaha jangka 
panjang Elnusa untuk fokus pada jasa hulu migas terintegrasi. Total hingga 
tahun 
depan, diharapkan pendapatan dari bisnis kapal seismik yang diraih bisa 
mencapai 
US$55 juta seiring dengan optimalnya utilisasi kapal. Pihak ELSA optimis akan 
keberhasilan proyek ini. 

Sekedar informasi, Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Perseroan telah 
menunjukkan implementasi pelaksanaan pekerjaan seismik di berbagai daerah 
transisi di Indonesia di antaranya di Gresik (Jawa Timur), Handil dan Tunu 
(Kalimantan Timur), Seruway (Aceh), Bontang (Kalimantan Timur) serta Selat 
Sele, 
Teluk Bintuni, dan Kaimana (Papua). Dengan ada potensi pertambahan laba dari 
proyek seismic ini, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) berpeluang untuk terkerek menuju 
Rp500.

Pada perdagangan kemarin ELSA ditutup menguat 10 poin ke level 315 dengan 
volume 
24.42 juta lembar saham senilai 7.54 milyar Rupiah.

Kirim email ke