Boleh usul sekedar saran ? Sebaiknya yang dijadikan acuan itu grafik IHSG 
(Jakarta Composite Index). Biar akurasi datanya lebih baik. Bisa tolong 
dibuatin grafiknya ??

--- On Thu, 4/28/11, sem susilo <[email protected]> wrote:

From: sem susilo <[email protected]>
Subject: [saham] SAHAM DAN PEMILU ?
To: "[email protected]" <[email protected]>, "saham 
yahoogroups" <[email protected]>, "amibroker-4-bei yohoogroups" 
<[email protected]>, "[email protected]" 
<[email protected]>, "Milis Asosiasi Analisis Teknikal 
Indonesia" <[email protected]>, "investium group" 
<[email protected]>, "[email protected]" 
<[email protected]>, "[email protected]" 
<[email protected]>
Date: Thursday, April 28, 2011, 9:09 PM















 
 



  


    
      
      
      Apa relevan menautkan ANALISA SAHAM dengan SIKLUS PEMILU ? Ini logika 
SEDERHANAnya. Election Year, kinerja pasar saham membaik karena Incumbent 
berjuang keras untuk terpilih kembali. Post Election, pasar melanjutkan 
penguatan karena Presiden
 terpilih berusaha untuk memenuhi janji-janji kampanyenya. Midterm Election, 
Mr. Presiden merasa posisinya sudah aman, agak rileks dan pasar saham cendrung 
stabil. Pre Election, saatnya bekerja keras lagi, segala sesuatu harus 
dijadikan baik sebagai bahan pencitraan untuk modal pemilu yang akan datang. 
Pak Beye sekarang posisinya di Post/Midterm Election dan  Obama posisinya di 
Pre Election. Artinya pada tahun 2011 ini, Obama Jones akan bekerja all-out 
sebagai Incumbent yang ingin terpilih lagi, dan tentu impact positif ke pasar 
saham wall street,smoga
http://www.sahampemenang.blogspot.com/

Analisa fundamental saham untuk pengaplingan KUALITAS, Analisa teknikal saham 
untuk pemilihan WAKTU, Analisa intermarket untuk pemastian MOMENTUM
 dan optimasi MENTALITAS adalah fondasi dari keseluruhan bangunan SISTEM 
investasi didirikan




    
     

    
    


 



  








Kirim email ke