Bu Rivai mungkin bisa kontak nama2 yg sudah disebutkan di milis ini. Bila
nanti belum ketemu yg cocok, barulah nanti  saya bantu.

Saya pribadi pernah memberikan hal yg serupa ke karyawan Citibank beberapa
waktu yg lalu ketika diminta bantuannya untuk memberikan pencerahan kepada
sekitar 50-100 karyawan Citibank di kantor pusat. Tema yang saya bawakan,
"Optimalisasi Gaji."

Saya mencoba merubah mindset karyawan Citibank sekaligus membuka wawasan
mereka bahwa sebenarnya banyak sekali peluang yang ada dalam mengatur gaji
yang mereka dapatkan. Bagaimana mereka mengatur gajinya agar bisa
mempersiapkan pensiun dengan baik.

Selama ini, orang hanya berpikiran bahwa resiko orang hidup itu adalah
sakit, kecelakaan sampai cacat, dan kematian. Banyak yg tidak terpikirkan
bahwa hidup terlalu lama pun sebenarnya adalah resiko yang tak tampak.
Mengapa? Ketika kita hidup terlalu lama, katakanlah hidup sampai 80 tahun,
sementara usia pensiun pekerja rata2 sekitar 55 tahun, kita tidak persiapkan
pensiun kita, maka gaji/tabungan kita akan cepat habis termakan inflasi yg
mengakibatkan biaya hidup meningkat tajam. Bayangkan, kalau dari usia
pensiun yg 55 tahun, sampai usia kematian di 80 tahun, ada 25 tahun yg harus
kita biayai untuk hidup. Bagaimana kalau setelah pensiun kita tidak ada
penghasilan lagi, sanggupkah kita bertahan selama 25 tahun menutupi biaya
hidup saja? Akhirnya, kebanyakan orang setelah pensiun 55 tahun, terpaksa
masih terus bekerja sampingan untuk sekedar bisa bertahan hidup.

Saya pribadi pemegang sertifikat CWM (Certified Wealth Manager). Bedanya CWM
dengan CFP yg saya tahu adalah kalau CWM lebih diarahkan kepada menjjadi
penasehat orang2 yg memiliki kekayaan di atas 1 juta dolar diluar rumah
pertama. Sehingga permasalahan yg bisa ditangani diharapkan mampu mengatasi
hal2 yg lebih lebih kompleks dibanding permasalahan2 individu.

Saya biasanya mengajar di MMUGM program CWM nya, baik ke public class
ataupun ke karyawan2 bank nasional dan karyawan2 bank asing. Tentunya isinya
lebih rumit karena memang saya mengajar untuk para karyawan priority banking
dimana mereka diharapkan bisa memberikan masukan kepada nasabah2 prioritas
mereka. Walau demikian, entah saya kurang beruntung, selama saya ngajar,
saya belum pernah mengajar MD yg sempat bermasalah belakangan ini :)

Eniwe, peningkatan pengetahuan pegawan tentang masalah pengaturan keuangan,
setidaknya keuangan pribadi adalah langkah yang baik agar mereka lebih
peduli dan lebih cermat dalam mengatur keuangan mereka. Pengetahuan ini
sebenarnya tidak sulit, mudah untuk dicerna bila bisa disampaikan dengan
baik. Tapi dampaknya, bisa memberikan perbedaan cukup signifikan dalam
keuangan keluarga :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/5/11 rivai nur <[email protected]>

>
>
> Dear All  milis member,
>
> Saya  sedang punya rencana untuk mengadakan  acara sharing di kantor
> tentang  Financial Planner  yang sebagian audience nya adalah perempuan.
> Mungkin ada di antara rekan rekan di sini yang bisa  membantu menjadi
> pembicara  atau merekomendasikan  nama siapa yang punya kompetensi tersebut.
>
> untuk  itu bisa  hubungi saya  JAPRI di [email protected].   Kegiatan
> akan dilaksanakan  pada tanggal 28 May 2011 , jam 11.30-13.00
>
> Bang Irwan Ariston ,  apa  bisa  bantu ?
>
> Thanks
> rivai
>
>
> 

Kirim email ke