Ah pak budi. Katanya udahan.
Beli apa senen pak?

Tp pak, yg kita kritik tuh adalah org/pejabat yg memang bertanggung jwb thd 
publik termasuk diri2 kita ini. Bkn kritik tetangga.
-----Original Message-----
From: budy darmawan <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 14 May 2011 01:31:14 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: [saham] Re: Bursa ditutup pada Senin, 16 May 2011

semua masalah tidak akan bisa diselesaikan dengan emosi
 
semua masalah yang ada menurut saya sederhana jika tidak melibatkan emosi
 
dengan contoh kasus seperti itu, saya rasa tanpa melibatkan emosi, saya tidak 
melihat ada masalah apapun disana bukankah bila kita mau punya mobil sebaiknya 
dilindungin dengan asuransi? jadi itu hanya masalah kecil (premi asuransi dan 
OR).
 
apakah dengan emosi masalah tersebut dapat diselesaikan ???
 
menurut saya, dengan melibatkan emosi, masalah sesederhana itu (asuransi dan 
OR) akan menjadi rumit, misal terjadi perkelahian akhirnya bukannya 
menyelesaikan masalah malah menambah masalah.

Menurut saya, Emosi itu semuanya ada dalam kontrol diri kita (tidak akan ada 
orang lain, siapapun orang itu yang dapat memaksa kita untuk marah jika kita 
tidak mau marah) sesederhana itu menurut saya.

ilustrasi paling sederhana yang mungkin juga udah sangat usang

Seorang bapak yang baru beli mobil yang sangat diimpi impikan (mungkin harus 
menabung sekian tahun untuk dapat membeli mobil tersebut) suatu hari anaknya 
yang masih tk mencoret coret mobil kesayangannya itu dengan paku.
Melihat anaknya mencoret coret mobilnya dengan paku yang membuat mobil 
kesayangannya baret2, meledaklah emosi bapak itu dan memukuli tangan anaknya 
hingga berdarah-darah, dan akhirnya dibawa ke rumah sakit (masalah baru pertama 
diluar masalah mobilnya yg baret) dan ternyata harus diamputasi karena tidak 
dapat diobati lagi (masalah baru kedua).

Setelah kembali dari rumah sakit, bapak itu melihat hasil coretan anaknya yang 
membuat mobilnya baret ternyata baretan itu berupa tulisan "I Love U Papa" dst 
dst...

cerita ini yang sangat menginspirasi saya untuk berusaha mengontrol emosi.

(Apakah anak itu dapat memaksa papanya utk marah2 jika papanya saat itu tidak 
marah??jadi emosi itu emang karena bapak itu sendiri yang mengijinkan dirinya 
utk marah marah).


regards,
budy darmawan,s.h.
(orang yang sedang berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan emosi)

Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Dikirim: Sabtu, 14 Mei 2011 0:03
Judul: Re: Bls: Bls: [saham] Re: Bursa ditutup pada Senin, 16 May 2011


  
Bicara memperbaiki diri saya punya cerita sedikit

Ok sekarang kita analogikan diri=mobil..

Om punya mobil d rawat baik2, d cuci tiap kena aer ujan, bawanya pelan2, 
pokoknya om sayang bgt sama mobil itu..

Kemudian suatu hari ditengah perjalanan, tiba2 ada mobil lain yg menabrak mobil 
om..padahal om udah bawanya dg sangat super extra hati2..kira2 om akan sabar 
lalu pergi atau mencak2 dan menyalahkan orng tsb??kalo saya pasti kesel sama 
orng yg nabrak itu, dan minta pertanggungjawabannya.. Kira2 tindakan saya salah 
ya om??

Nb: saya bukan bermaksud menjatuhkan siapa pun, saya cuma ingin negeri ini 
berubah menjadi lebih baik lagi..

Powered by Telkomsel BlackBerry®
. 


Kirim email ke