kalau soal membalas pertanyaan , sy mau sharing pengalaman , kebetulan sy juga sering ditanyain ketika ngeluarin TP suatu saham ...berhubung jumlah TP yg sy keluarin lumayan banyak, maka pertanyaan nya juga luar biasa banyak..sy sebisa mungkin membalas satu persatu..namun tetap saja banyak yg belum terjawab..untuk hal itu sy sering mohon maaf di milis sy, mohon pengertiannya..karena tidak bisa menjawab semua nya..
mungkin saran sy ke mr positif adalah supaya yg bersangkutan membuat blog atau situs sendiri , agar pertanyaan2 yg tidak sempat terjawab..siapa tau pembaca bisa menemukan jawabannya di situs nya.. salam cuan, herbert.s www.secondliner.wordpress.com --- In [email protected], Saptono Widhi <saptono.widhi@...> wrote: > > 2011/5/15 Tien S <tiens.s40@...> > > > > > > > He, he, he...Mas Widhi yg baik, saya paham maksud dan penjelasan sampeyan. > > Cuma yg rada kurang nyambung itu, apa ya manfaat ke-cuan-annya bagi kita dan > > relevansinya dg trading/investing, dg urusan respek, etika, > > hormat-menghormati? Sptnya trader dan investor ga ada yg ambil pusing deh > > apakah analis atau teknisi chart apalagi broker, mau menyampaikan dg cara > > bagaimana. Tentu beda antara mungkin gaya personal dan menghardik. Kl itu > > jelas bedanya, siapa saja juga tahu. Heran juga sih saya, kok sampai perlu > > seditel itu sih perhatiannya? Sampai nanya ga di-reply bikin uring2an? Saya > > juga sering nanya japri ke para pakar dan sedikit skali yg bersedia reply. > > Cuma kl saya berpikirnya terbalik, kl saya nanya maka saya tau perlunya saya > > nanya, tapi bagi yg ditanya, mana saya tahu dia merasa perlu ngejawab, he, > > he, he. Simpel kan & ga perlu digerundelin? Mungkin sampeyan sdg bosen > > ngeliatin chart melulu, atau memang bawannya feminin dari sana, jadi rada2 > > mudah sensi geto lo :d. > > > > Hehehe, sensi sih nggak, tapi style-nya terus terang mengingatkan cara > kumpeni ngomong sama inlander di film-film jaman kolonial, ya kita ada harga > diri dikit lah.. lagipula namanya orang mau 'memasarkan' stock-call ke suatu > komunitas, mestinya hormati anggota komunitas tersebut, paling tidak, hargai > dikit pertanyaan dari admin dan owner yang sudah meng-approve permohonan > membershipnya wkwkwkwk.. Di hampir semua milis, admin/owner bisa berlaku > otoriter dalam menetapkan aturan dan mengambil kebijakan, tidak perlu > demokrasi-demokrasian :D Ada milis yang gratis, tapi melarang cross-posting, > ada milis yang rame tapi memungut biaya pendaftaran. Otoriternya tentu masih > dalam batas-batas wajar, bukan asal nggak suka dikit langsung di-ban, hehehe > > > > > > > Saya juga mengerti uraian & filosofi sampeyan cuma publish list sekian > > puluh saham utk di-screening lebih lanjut. Cuma ya itu tadi, menurut saya, > > sdh cukup lihat daftar indeks yg disediakan Bursa. Mau yg sangat terbatas > > pilihannya & likuid & big caps, ada Bisnis 13, mau yg lebih luas lagi > > pilihannya ada LQ45, mau yg lebih luas cakupannya termasuk mid caps ada > > Kompas100, mau ambil untung di saham2 small caps yg mengandalkan growth, ada > > Pefindo25. Kl yg diterima oleh traders / investor apalagi newbie, cuma list > > lainnya, ya apa bedanya? Toh, mereka masih perlu screen lebih lanjut. Saya > > tdk bermaksud mengatakan bahwa list sampeyan ga bermanfaat lo, cuma memang > > tdk membantu sih menurut saya, apalagi traders dg modal 50-250 juta dan > > perlu pertimbangkan belasan / puluhan saham yg leverage untung sekian persen > > dari holding 5 juta, cuma buat ganjel bunga deposito. > > > > > > Contoh-contoh list yang bapak sebut (LQ-45, KOMPAS100) kan baru berupa > daftar/tabel saham, isinya cuma data OHLC+V ditambah mungkin PER/PBV/EPS > (CMIIW). Untuk technical trader spt saya, itu tidak cukup. WDWL saya buat > karena pada setiap perencanaan trading ada kebutuhan untuk analisa market, > analisa sektoral/group, stock picking dan portfolio monitoring. pada model > konvensional, kita perlu buka chart indeks, lalu buka chart sektoral, lalu > buka chart saham-saham dalam portfolio, kemudian lakukan explorasi untuk > mendapat 2-3 saham menarik. Ada berapa screen yang perlu dibuka? IHSG + > sektoral aja paling tidak 4-5 chart, lalu saham dalam portfolio katakanlah 2 > - 4 chart. Kemudian kalau anda pakai Bisnis13, paling tidak buka 10 chart. > Total lebih dari 15 chart/screen. Keunikan pemetaan WDWL, dengan sekilas > pandang, kita bisa mendapat 'gambaran status teknikal' semua itu dalam satu > halaman/screen. > > > > > Skg begini coba, kita2 dah denger komentar sampeyan tg positif01, sah2 saja > > sih menurut saya. Skg, sampeyan pasti penasaran dong, pengen denger komentar > > kita tg hasil kerja sampeyan. Coba beri ke kita2 stock pick 3 saham, kl 1 > > malah lebih oke tuh, yg bakal jumawa minggu ini, bukan cuma sehari dua hari. > > Nanti kita coba kasih komentar. Skaligus penasaran pengen tahu > > respon/argumen sampeyan kl meleset spt apa. > > > > > > > Berhubung WDWL bukan semata stock-pick, tapi fungsinya lebih luas, maka saya > akan coba jelaskan secara lebih komplit, biar rekan-rekan lain juga lebih > paham penggunaannya. Saya pakai versi Live WDWL yang lebih sederhana (data > penutupan 13 Mei) dan buat rekan-rekan di sini mungkin lebih familiar karena > sering diposting tiap mid-day : > > Analisa general market : > Analisa general market terutama lebih menggunakan tabel WDWL (paling kiri). > terlihat zona 1 hanya berisi 4 saham, sementara sisanya terbagi antara zona > 2 dan 3. Zona 4, yang ditandai dengan garis melintang pada angka resist > hilang dari tabel. Ini menunjukkan situasi market sedang bullish. Kita tahu > bahwa sejak pertengahan Maret, atau jika ditarik ke belakang lagi, sejak > pertengahan february, market memang sedang bullish. > > Analisa sektoral/group : > Dari tabel paling kiri, kita lihat bahwa 2 saham anggota B7 (UNSP & ELTY) > sedang berada di zone 1, sementara dari tabel tengah kita lihat ada ENRG, > DEWA, BNBR dan TRUB (ada yang menganggap ini terkait bakrie juga). Dengan > demikian, kita bisa simpulkan bahwa group Bakrie sedang bullish. Melihat > angka indeksnya yang mayoritas adalah 4, bahkan ENRG dan DEWA nilainya 5, > berarti kebangkitan group BAKRI ini mestinya sudah mulai terpantau / masuk > dalam radar sejak 4-5 hari lalu. > Di sisi lain, di bagian bawah tabel paling kiri kita lihat ada BBNI, BBRI, > BBTN, BDMN dan BJBR. Dari sini kita bisa lihat bahwa sektor perbankan sedang > 'terdiskon' (bagi yang belum punya) atau 'tertekan' (bagi yang sdg pegang > sahamnya) hehehe... > > Stock Pick : > > Medium term trading : > Pilihan saham untuk ini utamanya adalah saham-saham yang chart-nya membentuk > uptrend mid-term. Pemilihannya dilakukan dengan pengamatan visual paling > tidak seminggu sekali. Chart saham-saham yang kira-kira memenuhi kriteria > saya posting tiap weekend di milis meta-noia. Di WDWL, saham-saham tersebut > ditandai dengan ticker berlatar biru. > > Short term trading : > > Buy High Sell Higher --> "Cermati saham-saham di zone 1 dgn angka indeks 1 > yang indikatornya belum menunjukkan latar merah" > Pertanyaan : Kenapa saham dengan angka indeks lebih dari satu tidak perlu > dicermati? Karena saham-saham dengan angka indeks lebih dari 1 mestinya > sudah dicermati hari-hari sebelumnya (spt contoh group bakri di atas yang > angka indeks-nya sdh mencapai 4 dan 5). > Dengan panduan tersebut, dari tabel paling kiri kita dapat GGRM, tabel > tengah kita dapat BRPT dan BRAU, dari tabel tengah kita dapat ARNA, PTPP dan > SDRA. Saya tidak masukkan FASW karena kolom Colors-nya sudah berlatar merah. > > Buy Low Sell Higher --> "Cermati saham di bagian bawah atau zona 4 dan > indikatornya sudah menunjukkan latar hijau" > Untuk strategi ini, kita hanya mendapat 2 saham dari tabel tengah, yaitu > GREN & SMRA yang V-Rationya berlatar hijau. > > Nah, dari pembacaan peta WDWL (belum merupakan analisa), kita sudah > mengerucutkan pilihan untuk 'dicermati', dari total 465 saham/efek, menjadi > 6 saham (strategi BHSH) dan 2 saham (strategi BLSH) saja. Keuntungan > menggunakan Live WDWL yang memantau secara Live 465 saham adalah, kalau ada > saham yang berminggu-minggu tidur, kemudian tiba-tiba pada satu hari bangun > dan terbang, saham tersebut akan langsung muncul di 'radar'. Sesuai > peningkatan nilai transaksi, maka saham tersebut biasanya akan muncul di > tabel paling kanan di zona 1, dan berakhir di tabel tengah di zona 1 juga. > Dengan cara konvensional, kita hanya bisa mendeteksi 'bangun'-nya saham > tersebut jika rajin-rajin memantau running trade atau Top Rank. > > Urain stock picking di atas baru pada tahap 'membaca' peta, belum sampai > analisa. Tahap selanjutnya, yang mestinya dilakukan pengguna WDWL, adalah > review/analisa chart. Proses analisa bersifat sangat subyektif, jadi > tiap-tiap orang bisa beda pendapat. Barikut adalah view saya setelah saya > cek chart-nya satu persatu : > > GREN : saya kurang suka bentuk chartnya, saya baru akan pantau GREN kalau > tembus 113 > > SMRA : saham ini baru terkoreksi dalam, walaupun ada volume breakout, upper > shadow relatif panjang, ini juga bukan tanda yang favourable > > GGRM : setelah konsolidasi sekitar 1.5 bulan, GGRM breakout dengan voume > cukup besar > > BRPT : breakout volume setelah konsolidasi pendek, menarik > > BRAU : singkat saja, chartnya tidak menarik > > ARNA : breakout bagus, sayang upper shadow terlalu panjang > > PTPP : baru mau lepas konsolidasi, volume meningkat > > SDRA : sudah terpantau breakout sejak tanggal 6 atau 9 mei, sekarang sedang > terbang, sayang candle terakhir nampaknya kurang bagus > > Dari 8 saham di atas, 2 saham BLSH bisa disingkirkan dari pantauan karena > kurang menarik, sisanya tinggal 6 saham BHSH. Dari 6 saham BHSH, 3 saham, > BRAU, ARNA dan SDRA bisa disingkirkan, karena candle terakhir kurang bagus. > Thus, sisanya tinggal GGRM dan, BRPT dan PTPP, pas sesuai permintaan pak > tikno :D > > Kebetulan saya cenderung lebih suka strategi BHSH ketimbang BLSH. Kelemahan > strategi ini adalah sering terjadi false breakout dan jika memang false, > maka mesti cepet-cepet cut loss sesuai trading plan. Kelebihannya adalah > jika lagi hokie, maka cuannya bisa puluhan atau ratusan persen (contoh spt > ENRG yang tertangkap 'radar' sejak 20 april di harga 131, sekarang sudah > mencapai 205). > Newbie biasanya masih sulit atau nggak tega cut loss. Jadi strategi BHSH > mungkin kurang cocok. Sebenarnya sih bukan cuma newbie, mayoritas > trader/investor saya lihat lebih suka strategi BLSH / beli di harga diskon. > Ini salah satu alasan kenapa saya kurang suka posting stock-pick, karena > bisa jadi orang ngikut, padahal belum tentu style-nya cocok. Buat penganut > strategi BHSH, tidak masalah cut loss/profit taking ratio-nya 4 banding 1, > selama net modalnya masih tumbuh. Misal stop loss -5% kena 4 kali, modal > kira-kira turun 5 * 4% = 20 %, sisa 80%. Trade terakhir kebetulan profit 50% > --> 80% * 150% = 120%. Coba kalau orang yang gak biasa/gak bisa cut loss, > modal mandeg di trade pertama, maka status masih net minus...:( > > After all, tidak penting strategi favorit saya apa, WDWL toh menyediakan > pilihan saham untuk strategi BHSH, BLSH maupun medium-term trade, so > silahkan pilih-pilih sendiri :D > > Respon saya kalau stock pick salah? It's not a big deal lah, uda biasa, uda > sering, makanan sehari-hari :) Kalau stock pick bener? Itu kebetulan aja, > pas lagi hoki... gak bakal ada I TOT U deh :D > > Rgds > > > > > tiens. > > 2011/5/15 Saptono Widhi <saptono.widhi@...> > > > >> > >> > >> Pak Tikno, > >> > >> Saya coba jawab email bapak di bawah ya... > >> > >> 2011/5/15 Tien S <tiens.s40@...> > >> > >>> > >>> > >>> Wah, Suhu Katrin bijak sekali ternyata selain cuannya yg berlimpah :d. > >>> Saya sepakati dg Suhu Katrin, benar salah kalaupun ada apa parameternya > >>> ya? > >>> Apa iya parameternya yg kita pikir? Apa benar pendekatannya spt yg kita > >>> bayangkan utk nge-judge? Kl bicara salah krn harga tdk bergerak sesuai dg > >>> rekomendasi beli, wah, kl mau dikumpulin, semua broker salah semua tuh, > >>> baik > >>> dari yg kelas teri sampai kelas kakap di wall street sana. Bahkan, > >>> rekomendasi sampai lebih dari setahun juga belum diganti2. Buanyak sekali. > >>> Coba cek misalnya rekomendasi dari broker yg ada kolom khusus di Kontan. > >>> Apa > >>> benar salah, atau timing pengharapan yg menilai yg ga klop? > >>> > >> > >> Benar salah suatu stock pick memang relatif, apalagi jika dikaitkan dengan > >> jangka trading/investasi. Kalau saya berpendapat stock call positif itu > >> salah (tentunya masih dalam konteks realtif itu) alasannya saya kira ndak > >> jauh beda dengan rekan-rekan lain yang berpikiran sama (tau kan > >> contohnya).Tapi penekanan saya sebenarnya bukan di salah atau nggak, karena > >> semua orang yang mengeluarkan stock call pasti pernah dan sering melakukan > >> kesalahan. Saya 'menyentil' positif itu karena saya penasaran, kayak apa > >> sih > >> orang yang suka publish tulisan ini-itu, tapi begitu kita respon > >> tulisannya, > >> nggak pernah ada tanggapan, ditambah lagi gaya tulisannya > >> yang mengingatkan pada film jaman kolonial, mirip omongan kumpeni sama > >> inlander ( hehehe.. ), jadi kesan yang tertangkap itu dia sangat meremehkan > >> orang lain. Ini juga dikuatkan dengan kenyataan bahwa tiap kali stock > >> call-nya benar, dia suka sekali 'nembak' orang-orang yang berbeda pendapat > >> sebelumnya, sementara kalau stock-call-nya salah dan kita tanya, misalnya > >> "Pak, ELSA kok nggak jalan", bukan dengan nada menyalahkan, tapi pure > >> nanya, > >> jangan harap ada reply. In short, ini masalah etika, masalah respect > >> terhadap orang lain, hal-hal di luar masalah akurasi prediksi/stock call. > >> > >> > >>> > >>> Kl bagi saya sih, rekomendasi spesifik yg dipahami benar jangka waktu > >>> trading/investasinya masih lebih membantu, ketimbang dijejali pilihan > >>> saham > >>> sampai puluhan banyaknya, bukan begitu Mas Widhie yg list-nya nampang di > >>> Kontan? Kecuali kita fund manager yg bisa diversifikasi aset dg pegang > >>> puluhan saham, ritel yg cuma punya duit 5-10 juta, disuruh pilih satu/dua > >>> dari puluhan banyaknya yg terjaring menurut saya ga membuat kita lebih > >>> mudah > >>> disuruh milih dari semua saham yg ada di bursa. Bursa juga malah sdh punya > >>> indeks pilihan yg isinya hanya 13 saham saja. Atau yg tipe kasih list > >>> seabrek, sebenarnya ga berani kasih rekomendasi yg lebih spesifik? Sampai > >>> di > >>> sini, stock pick yg ada baik dari siapa saja termasuk idola saya Suhu > >>> Katrin, yg nyebut satu/dua itu jauh lebih membantu. Resiko toh akhirnya > >>> tanggungan penumpang sendiri. > >>> > >> > >> Saya memaklumi dengan subyektifitas bapak yang lebih suka stock pick yang > >> sebatas 1-2 saham. Mungkin mayoritas orang juga lebih suka seperti itu. > >> Sebelum berbicara tentang orang-orang yang terbantu dengan model WDWL, saya > >> ingin menyampaikan subyektifitas saya pribadi. Saya terus terang tidak > >> terlalu percaya bahwa model matematis tertentu, entah itu indikator, metode > >> analisa, elliot wave dll dapat filter-out 2-3 saham yang memberi potensi > >> keuntungan terbesar dari sekian puluh/ratus saham. Masih ada banyak faktor, > >> di luar data historical, yang perlu dipertimbangkan, sebelum kita melakukan > >> action Buy / Sell. Faktor-faktor itu tidak bisa dirumuskan secara > >> matematis, > >> sehingga proses pertimbangan akhirnya banyak berdasar personal judgment. > >> Untuk itu, saya lebih suka diberi pilihan oleh suatu indikator/metode > >> analisa, katakanlah 5 - 10 saham kemudian penajamannya biar saya tentukan > >> sendiri berdasar personal judgment itu. WDWL yang saya buat sedikit banyak > >> mencerminkan hal tersebut tersebut. Tiap hari ada saja saham-saham yang > >> muncul jadi pilihan untuk dicermati lebih lanjut. Dari sekitar 465 > >> saham+efek yang ada di BEJ, setelah melalui screening nilai transaksi dan > >> status teknikal, WDWL bisa mengerucutkan menjadi 5 - 10 saham saja > >> (tergantung kondisi market). Panduan yang ada di harian KONTAN sudah secara > >> detail menjelaskan bagaimana cara menemukan saham-saham yang menarik > >> tersebut. Tapi kenapa WDWL selalu menampilkan 35 x 2 saham sekaligus? > >> Kenapa > >> nggak 5 - 10 saham yang menarik saja tadi ? Sebelum itu, saya ingin > >> mengingatkan kembali pada pelajaran dasar trading yang dulu saya dapat. > >> Saya > >> diajarkan, bahwa sebelum menganalisa suatu saham, lihat dulu kondisi > >> sektoral dan general marketnya. Apa jadinya jika beli saham yg secara > >> teknikal sangat menarik, tapi kondisi sektoral dan general market sedang > >> overbought? Untuk itu, pada saat perencanaan trading, saya juga selalu > >> rutin > >> melihat kondisi sektoral dan terutama general market (IHSG). Di samping > >> itu, > >> mestinya kita juga perlu review status saham-saham yang ada di portfolio, > >> apakah masih aman? apakah sudah overbought? dll. Ketimbang buka chart > >> indeks, chart sektoral dan chart saham satu persatu, maka saya ingin > >> memiliki model analisis/sistem yang dalam satu tampilan/screen, bisa > >> mencakup semuanya. Berangkat dari kebutuhan itu, terciptalah WDWL. Dari > >> satu > >> halaman WDWL, saya bisa mendapat 'gambaran' status general market, status > >> sektoral, status saham dalam portofolio, sekaligus pilihan saham-saham yang > >> kira-kira menarik untuk dibeli (caranya dijelaskan di panduan harian > >> KONTAN). So, pertimbangan utamanya adalah kepraktisan. That's it. WDWL an > >> sich belum melibatkan analisa/personal judgment, itu hanyalah output dari > >> sistem otomatis yang dikerjakan oleh mesin/komputer. Saya pun lebih suka > >> menyebutnya pemetaan. Selanjutnya, kenapa saya jarang posting > >> analisa/rekomendasi spesifik? Ada beberapa alasan, pertama saya kira > >> 'sumbangan' saya ke publik sudah cukup dari WDWL yang secara gratis > >> dipublish di milis dan harian KONTAN. Kedua, saya kurang suka membuka 'isi' > >> porto saya ke publik, dan setahu saya, banyak trader/bandar yang juga > >> kurang > >> suka membuka portofolionya, so, ini bukan hal yang aneh. Posting stock pick > >> tertentu, sedikit banyak akan menunjukkan isi porto kita 'kira-kira' isinya > >> apa aja. Beberapa orang berpikir bahwa posting stock-pick ke milis-milis > >> akan membantu mendorong agar saham itu naik. Sejauh yang saya tahu, itu > >> tidak betul. Even postingan positif yang begitu panjang lebar, atau > >> kompor-kompor top lain di milis-pun, dalam banyak kejadian tidak terwujud. > >> Saham naik karena 'sesuatu', dan less likely karena komporan di milis. > >> Ketiga, saya tidak berambisi untuk dikenal sebagai sbg 'stock picker' / > >> master / analis ulung. Jadi faktor 'berani' atau tidak is out of question. > >> Portofolio tumbuh sekian kali lipat dari rate deposito sudah merupakan > >> anugerah yang besar. Kenapa saya 'memasarkan' WDWL? Sebagai suatu produk, > >> WDWL tidak berbeda dengan charting software spt metastock/amibroker dll, > >> fungsinya adalah 'membantu trader/investor dalam menganalisa saham/market > >> dan mengambil keputusan trading'. Dimuatnya WDWL di harian KONTAN dan > >> diperpanjangnya kontrak pemuatan tersebut (saat ini memasuki tahun kedua) > >> sedikit banyak menunjukkan bahwa ada segmen pelaku market yang terbantu > >> oleh > >> WDWL. > >> > >> > >>> > >>> Jadi, ya poin saya sih, I am no body to judge other people geto lo. Kaya > >>> lebih baik aja, apalagi jelas ga lebih pinter menguasai persoalan. Yg saya > >>> suka dari si positif01 itu adalah pemaparan dan argumentasi mengapa dia > >>> memberi rekomendasi. Kl cuma krn ini candle hijau, stochastic cross ini > >>> itu, > >>> saya rasa, mayoritas trader paham pelajaran dasar tg itu ya. Yg dicari itu > >>> adalah penjelasan yg lebih dalam dari itu tapi tdk disajikan secara > >>> njelimet > >>> sbg laporan riset yg puluhan/ratusan halaman. Kita kan diajarkan bhw > >>> bertransaksi saham itu juga kegiatan bisnis. Bayangkan kl bisnis cuma > >>> di-treat crossing over, break out sana sini, :d. Tapi, bukan berarti > >>> grafik > >>> tdk perlu lo ya. Fundamental dan teknikal penting. Hanya > >>> argumentasi/obrolan > >>> tg pemilihan saham yg berbobot Itu yg jarang saya temukan di milis saham. > >>> > >> > >> Minggu lalu ada rekan di milis meta-noia yang merancukan 'paparan status' > >> dengan prediksi, analisa dan rekomendasi. "ELTY breakout resistance. BUY > >> ELTY" itu bukan analisa, itu 'paparan status' dan rekomendasi. WDWL itu > >> baru > >> sebatas 'paparan status' atau saya sebut 'pemetaan'. Analisa, prediksi dan > >> rekomendasinya belum tercakup di situ. Kalau ditanya kenapa saya ndak > >> memberikan analisa, prediksi dan rekomendasinya sekalian? Jawabannya > >> seperti > >> tadi, kembali ke preferensi masing-masing. Sejauh ini saya belum membuka > >> 'layanan' untuk itu. Kalau nanti saya jadi remiser atau membuka layanan > >> stock pick, bisa jadi saya akan memberi analisa, prediksi dan rekomendasi > >> pada klien. Kalau perlu klien terima beres aja, dalam arti, saya kelola > >> dananya sekalian (hehehe). Terkait dengan indikator-indikator teknikal, > >> saya > >> pribadi tidak percaya bahwa karena terjadi golden cross, breakout > >> resistance, oscillator oversold atau munculnya sinyal bullish dari > >> indikator/analisa teknikal model apapun (buaya, elliot wave, optimisasi, > >> back test dll) maka harga saham akan naik. Dengan pemahaman itu, makanya > >> saya jarang sekali membuat prediksi apalagi target harga. Yang saya pahami > >> dari belajar TA adalah. pada setiap bullish trend, selalu didahului oleh > >> golden cross, saham-saham yang menunjukkan oversold seringkali harganya > >> akan > >> segera rebound, saham-saham yang terbang seringkali didahului oleh breakout > >> resistance. Oleh karena itu, ketika saya melihat suatu saham menunjukkan > >> sinyal teknikal yang menarik (berdasar pemetaan WDWL), dan secara > >> sektoral/group dan general market mendukung (proses analisa) maka saya > >> masuk > >> ke saham tersebut dan berharap semoga akan bergerak sesuai apa yang sudah > >> sering terjadi. Berharap dan berprediksi itu beda lho ya. Prinsip > >> 'berharap' > >> dan bukan 'prediksi' ini yang membuat saya juga 'sedikit' membuat perbedaan > >> pada penanggalan edisi WDWL. Biasanya produk-produk riset selalu > >> mencantumkan tanggal dibuat / tanggal riset tersebut mestinya dipakai, > >> misal > >> riset untuk market hari rabu depan, maka akan diberi tanggal 18 Mei 2011 > >> (forward looking), sementara WDWL selalu mencantumkan tanggal penutupan > >> terakhir, sesuai data yang EOD yang digunakan (backward looking), ibaratnya > >> mengatakan "Ini lho peta bursa berdasar data penutupan terakhir, silahkan > >> buat analisa dan prediksi masing-masing" :) > >> > >> > >> > >>> Semakin banyak yg bisa memperkaya pandangan dan pengalaman akan semakin > >>> bagus. Ayo coba kita nilai diri kita masing2 sblm nilai orang lain siapa > >>> saja selain kita. > >>> > >> > >> Beberapa waktu lalu saya nge-ban member milis meta-noia yang nampaknya > >> bukan manusia, tapi bot/mesin yang kerjanya kirim email promosi ke > >> milis-milis. Saya anggap pihak yang mengeset bot itu hanya menganggap > >> member > >> milis sebagai obyek promosi, bukan mengajak untuk berinteraksi. Seperti > >> saya > >> tulis diatas, Mr. Positif itu kelakuannya kurang lebih sama, beberapa kali > >> member merespon postingnya, nanya ini-itu (belum sampai menyalahkan > >> stock-call-nya) tidak ditanggapi, saya, sebagai pemilik milis, coba > >> colek-colek juga tidak ditanggapi. Sekalinya nanggapin malah menyerang > >> orang. Terus terang saya kurang respect sama orang seperti itu. Menurut > >> saya, begitu seseorang mempublish sesuatu ke publik, dan memang ada niatan > >> berinteraksi, maka setiap respon/pertanyaan akan dibalas. Setelah WDWL > >> dimuat di KONTAN, saya mendapat banyak email JAPRI dari sana-sini, nanya > >> ini-itu. Walau kadang telat, semuanya saya coba reply satu persatu. Itu > >> bentuk 'tanggung jawab' karena telah melempar 'statement' ke publik. > >> Merepotkan memang, tapi ya semua ada hikmahnya :D > >> Akhir kata, preferensi orang terhadap model-model analisa / stock pick > >> tentu berbeda-beda, cocok dan tidak cocok itu wajar. Tapi respek terhadap > >> orang lain itu adalah hal yang universal. Tulisan saya yang panjang lebar > >> menanggapi email bapak juga mencerminkan respek saya terhadap bapak. Hal > >> ini > >> yang tidak saya temukan dari Mr. +, paling tidak kemarin-kemarin, semoga > >> dia > >> baca ini dan besok-besok bisa sedikit berubah. > >> > >> > >> Rgds > >> > >> > >> On Sun, May 15, 2011 at 3:40 PM, katrin® <kusumok@...> wrote: > >>> > >>>> > >>>> > >>>> Bahkan sesuatu yang salah bisa diambil manfaat nya :d > >>>> Gak perlu sampai personal mungkin ? :d > >>>> > >>>> Sent With Love.......® > >>>> ------------------------------ > >>>> *From: *saham valas <sahamvalas@...> > >>>> *Sender: *[email protected] > >>>> *Date: *Fri, 13 May 2011 21:58:31 +0700 > >>>> *To: *<[email protected]> > >>>> *ReplyTo: *[email protected] > >>>> *Subject: *Re: [saham] Friday tomorrow, cashing in day? > >>>> > >>>> > >>>> > >>>> well sepertinya + salah lagi > >>>> kemana dia ? di culik Jason kale hehehe > >>>> > >>>> On Thu, May 12, 2011 at 2:53 PM, <cnbc.platinum@...> wrote: > >>>> > >>>>> > >>>>> > >>>>> When u r negative, be positive. And when u r positive, be negative. > >>>>> ------------------------------ > >>>>> *From: *saham valas <sahamvalas@...> > >>>>> *Sender: *[email protected] > >>>>> *Date: *Thu, 12 May 2011 12:57:10 +0700 > >>>>> *To: *<[email protected]> > >>>>> *ReplyTo: *[email protected] > >>>>> *Subject: *Re: [saham] Friday tomorrow, cashing in day? > >>>>> > >>>>> > >>>>> > >>>>> When There is Fear in the Street > >>>>> Be Greedy > >>>>> > >>>>> Time to BUY > >>>>> > >>>>> On Thu, May 12, 2011 at 11:30 AM, positif01 <positif01@...>wrote: > >>>>> > >>>>>> > >>>>>> > >>>>>> Friday tomorrow, cashing in day? > >>>>>> > >>>>>> cash in, > >>>>>> a. > >>>>>> to turn in and get cash for (one's chips), as in agambling casino. > >>>>>> > >>>>>> "Sell in May and go away" has yet to be over. There is one call which > >>>>>> seemingly has yet to get here. We keep it until all dust settled. We > >>>>>> like > >>>>>> Vanessa Williams in a twisted tune, "Save the Worst for the Last". > >>>>>> > >>>>>> '+' > >>>>>> > >>>>>> > >>>>> > >>>> > >>> > >>> > >>> > >> > >> > >> -- > >> http://groups.yahoo.com/group/meta-noia > >> Twit : @w_i_d_h_i > >> > >> > > > > > > > > > > > > -- > http://groups.yahoo.com/group/meta-noia > Twit : @w_i_d_h_i > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
