Sekedar berpendapat berbeda saja,
Trader yg disiplin, cenderung akan bermain di saham yang lagi uptrend.
Saham INTA sejak 29 Maret sampai hari ini saya perhatikan masih sideways.
Dalam kondisi sideways, apalagi dengan range yang sempit seperti INTA sejak
7 April s.d. 13 mei, berhati2lah mengartikan pecah support atau resistance,
karena pecah support atau pun resistance di range yg sempit, rawan terjadi
false break.

Trader disiplin, saya ya yakin dia paling tidak masuknya di bawah 3000 saat
terjadi breakout tanggal 3 Maret 2011 atau mungkin lebih rendahdan lebih lam
lagi dari itu, dan sudah keluar sejak minggu terakhir April, ketika usaha
INTA memecahkan level resistance di 3800 gagal.

Saya tidak begitu yakin ada trader yg mau masuk INTA dalam 1-2 minggu
terakhir dengan kondisi grafik mendatar seperti itu :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2011/5/19 greenhorn <[email protected]>

>
>
> *Entah benar atau tidak, katanya..."keledai tidak pernah terperosok dua
> kali dalam lubang yang sama...."
> *
> Trader yang baik adalah trader yang disiplin. Bertindak seperti mesin.
> Tanpa emosi. Kalau chart bilang cut, ya harus cut. Tidak pake nawar.
> Nah...kalau liat chart INTA di bawah ada dua kali kejadian yang mirip. Pada
> kedua kejadian itu trader yang disiplin sudah harus cut ketika harga
> menembus support.
> Namun lihatlah apa yang terjadi? Ternyata harga bukannya terus turun, tapi
> malah kembali naik bahkan semakin kuat!
>
> Grggrrgrgrgrrrrggr.....!!!
>
> Disiplin salah? Tentu saja tidak, dalam banyak kejadian tindakan disiplin
> telah menyelamatkan modal trader.
> Trader sukses adalah trader yang tidak kapok. Ketika melihat sinyal beli
> pada saham yang baru saja dilepasnya dia seharusnya disiplin juga untuk
> membeli.
>
> Salam,
> green
>
> [image: INTA-1.png]
>
>
> 

<<INTA-1.png>>

Kirim email ke