Please besok diclose ya topik ini. Thanks. Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
-----Original Message----- From: Lukman jkt <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 2 Jun 2011 21:32:59 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Re: Hidup bergantung pada saham . mungkin kah ? Apakah maksud nya . Dihitung dengan asumsi biaya hidup sebesar 5.000.000,- sebulan . Nilai inflasi di perkirakan sebesar = 10 % /tahun sedangkan nilai return nya sebesar = 26 % / tahun Lalu lama nya masa bearish di perkirakan selama : 18 bulan . Benarkah ini yang di maksud. ? Mohon tanggapan nya . Salam Lukman Tanpa ada nya data di atas , sulit menghitung kekucupan dari modal yg harus di siapkan. 2011/6/2 ladyfabia <[email protected]> > Pak Lukman, saya pikir bisa saja bergantung pada saham tapi modalnya harus > besar juga. > > Saya ambil contoh saja dengan reksadana yang saat ini terbaik yaitu Panin > Dana Maksima (RD PDM) yang performa rata-rata tahunannya sekitar 26-27% > (dengan perhitungan compound tentunya). Kalau tidak salah Bang IAN pernah > kasih tabel 12 saham yang diinvest selama beberapa tahun, kalau dirata-rata > > 30%. Saya ambil saja 26% untuk contoh perhitungan. > > Dengan perhitungan itu maka secara kasar jika butuh 1 juta rupiah per bulan > untuk biaya hidup maka perlu modal 46.154 juta. Itu kalau dirata-rata setiap > tahun pertumbuhannya konstan tanpa krisis. Masalahnya ada juga waktunya > bearish sehingga kinerjanya minus dulu. Periode ini paling lama dalam > sejarah RD PDM adalah 16 bulan dengan maximum drawdown -44.56%. Dalam > kondisi itu maka harus ada dana yang cukup besar untuk menahan drawdown tapi > tetap bisa untuk hidup. Secara kasar saya kalikan saja modal perhitungan > awal dengan 2.34 yang didapat dari (1+ (16/12)) sehingga modalnya perlu 108 > juta rupiah. > > Lalu ada juga inflasi tahunan. Gampangnya saya ambil saja inflasinya fix > 10% per tahun sehingga modalnya saya tambah 10%, jadi 118.8 juta rupiah. > > Kalau kebutuhan hidupnya 5 juta rupiah per bulan, dikalikan 5 saja jadi 594 > juta rupiah. > > Saya rasa dengan modal segitu sudah bisa mengandalkan saham untuk hidup. > Jika masih kuatir dengan periode bearish, bisa juga disiapkan dana cadangan > untuk hidup selama 24 bulan dalam deposito yaitu 120 juta. > > Apakah ini masuk akal? Saya pikir sangat masuk akal dan saya yakin sudah > ada juga yang melakukannya. Dana investasi sekitar 600-700 juta rupiah saya > yakin banyak juga yang memilikinya, apalagi bagi pengusaha uang sebesar itu > bukan lagi nilai yang tidak biasa. Perputaran uang di perusahaan saya yang > skalanya menengah saja (karyawan sekitar 200 orang) sudah > 1 milyar per > minggu. > > Bagaimana Pak Lukman, dengan perhitungan ini? Tentunya bisa disimulasikan > lebih detail lagi dengan perhitungan statistik oleh ahlinya. > > --- In [email protected], Lukman jkt <lkmjkt@...> wrote: > > > > Ada yg kurang lengkap . > > > > Misal nya kebutuhan ku sebulan nya 1.juta rp saja (nanti nya tinggal di > > hitung kelipatan nya) > > > > 1. Lalu berapa juta kah modal yg di butuhkan ? > > 2. Berapakah target profit nya dalam setahun ? (dalam persentase dari > modal > > nya) > > 3. Persiapan ilmu apakah untuk tercapainya dari target profit tersebut ? > > > > ------------------------------------ > > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL > EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK > INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > > [email protected] untuk berhenti dari milis saham > [email protected] untuk bergabung ke milis saham > Yahoo! Groups Links > > > > -- Lukman
