Wah betul, itu jawaban yg singkat dan jelasnya. :)

Beta itu systematic risk (risiko yg ga bisa diperkirakan).

Risiko menggunakan margin bisa diperkirakan jadi seharusnya ga masuk di Beta. 
:) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Edy Susilo <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 4 Jun 2011 10:41:24 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban

memang benar semakin besar beta, semakin tinggi returnnya.  

Tapi ini adalah return dari portfolio -- bukan berapa modal awal..  Dalam 
contoh 
ini portfolio ini awalnya 100 juta (bukan 50 juta).  Jadi Beta dari portfolio 
ini adalah 1.24 (bukan 2.48)  karena portfolio ini (yang nilai awalnya 100jt) 
punya korelasi 1.24 dengan market.

Masalah uang 50jt nya dari pinjaman itu adalah hal lain.   

Saya paham maksud nya dengan leverage "resiko" jadi lebih tinggi.  Tapi apakah 
itu bisa diukur sebagai Beta?  Itu yang saya ragukan.

Seingat saya pula Beta itu hanya mencakup systematic (apa unsystematic) risk.  
risk yang satu lagi tidak masuk di dalam itu. 






________________________________
From: tobeno <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, 5 June 2011 00:14:59
Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban

  

Andai kata QUIZ tadi tersedia uang Rp 100 juta sehingga tidak diperlukan dana 
pinjaman maka beta porto menjadi:

Beta p = 0.7x1.15 + 0.3x1.45 = 1.24

Beta p berada di antara beta ke-2 saham tersebut atau setengah dari beta p 
pakai 
pinjaman (2.48).

Tujuan investor/trader berhutang agar mendapatkan expected return lebih tinggi. 
 
Return lebih tinggi berarti sensitivitas porto meningkat terhadap pergerakan 
market.  Sensitivitas diukur melalui beta.

Dalam Capital Asset Pricing Model (CSPM) sangat jelas ditunjukkan hubungan beta 
dan expected return, E(R) seperti ini:

E(R) = Rf + beta x (Rm - Rf)

Semakin besar beta maka E(R) semakin tinggi.

Demikian,


"The more quantitative a model, the better the valuation."
________________________________

From:  [email protected] 
Sender:  [email protected] 
Date: Sat, 4 Jun 2011 15:34:47 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban
  
Sory maksud saya "memperbesar risiko si investor iya bener" :) 
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
________________________________

From:  [email protected] 
Sender:  [email protected] 
Date: Sat, 4 Jun 2011 15:32:34 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban
  
Iya. Logika sy juga ga ada pengaruhnya sih kita belinya pake duit sendiri atau 
ngutang dgn perhitungan Beta.

Memperbesar risiko porto iya bener, tapi ga mengaruhin Beta krn Beta adl ukuran 
sensitifitas saham terhadap pergerakan bursa..jadi disini risiko si investor 
harus dibedakan dgn risiko si saham/porto itu sendiri....bukannya gitu ya? :) 

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
________________________________

From:  "Edy Susilo" <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Sat, 4 Jun 2011 14:48:44 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban
  
Setahu dan seingat saya perhitungan beta portfolio tidak mengindahkan leverage 
apa nga deh.

Beta portfolio itu menghitung "sensitifitas" portfolio terhadap pasar.  Mau 
duitnya duit sendiri apa minjem ga ngaruh.

Mungkin saya salah?


--
Sent from my B787 DreamLiner Wireless Handheld.
Power by Rolls Royce engine
________________________________

From:  "tobeno" <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Sat, 4 Jun 2011 12:04:27 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [saham] QUIZ Beta - Jawaban
  


Saya coba jawab ya (karena emang belum dihitung).  Beberapa orang berkomentar 
bahwa ini sulit.  Wajar, karena belum pernah mengetahuinya.
Padahal ini sangat sederhana.

Cara yang ditampilkan Pak Bowo benar.  Cuma tidak terlihat peminjaman uang 
dalam 
perhitungan.  Sebenarnya, ada free asset dengan beta = 0 di sini dan penggunaan 
weigthed.

Perhitungannya adalah:

Beta portfolio (p) = w1b1 + w2b2 + w3b3

Syarat: w1 + w2 + w3 = 2

Beta p = 70/50 x 1.15 + 30/50 x 1.45 - 50/50 x 0 = 2.48 lebih tinggi 71% dari 
beta ENRG atau 116% dari BUMI.

Kesimpulan apa yang bisa ditarik dari sini:

Pastikan penggunaan debt haruslah meningkatkan beta porto melebihi aset (saham) 
yang membentuknya.

Implikasinya:  Peningkatan beta akan meningkatkan expected rate of return.

Maaf jika terasa rada serius.
Semoga ada manfaatnya.
CMIIW.



"The more quantitative a model, the better the valuation."
________________________________

From:  BK Wibowo <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Sat, 4 Jun 2011 12:20:53 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [saham] QUIZ Beta
  
Dengan asumsi pinjaman bunga 0%, pinjaman tidak mengurangi pajak, dan 
Investornya adalah orang Indonesia yang berbisnis menggunakan rupiah, maka 
leveraged beta nya jadi 2 kali lipat.
Beta BUMI = 2.3 dan Beta ENRG = 2.9
sehingga Beta portfolio = 0.7 x 2.3 + 0.3 x 2.9 = 2.48
bener ngga Om Tobeno?
sekarang bagaimana kalo ternyata Investornya orang Amrik? atau orang Libya? 
hehehe

BK


Pada 4 Juni 2011 11:41, tobeno <[email protected]> menulis:

  
>
>Quiz berikut sadar atau tidak sering terjadi secara "alamiah".  Artinya tidak 
>melalui perhitungan tertentu bagi kebanyakan orang.  Quiz ini menunjukkan 
>perhitungan tersebut sehingga terasa lebih "ilmiah".
>
>Seseorang ingin invest Rp 70 juta di BUMI dan Rp 30 juta di ENRG.  Namun uang 
>yang tersedia hanya Rp 50 juta, sehingga diperlukan dana pinjaman untuk 
>sisanya 
>guna membentuk portofolio yang diinginkan.
>
>Jika beta BUMI 1.15 sedangkan beta ENRG 1.45, berapa beta portofolio tersebut.
>
>Selamat mencoba!
>Sorry during weekend rada serious.
>
>"The more quantitative a model, the better the valuation."
>
>

 

Kirim email ke